🔥 TERKINI

Catatan buruk Arsenal justru jadi kebalikan Man City, tanda-tanda gelar The Gunners kembali hilang?

Luna Oleh: Luna
6 dilihat
Selasa, 28 April 2026 - 18:28 WIB • Waktu baca: 4 menit
Iklan Atas Artikel (Before Content)

Penurunan Performa Arsenal dan Momentum Manchester City di Premier League

Arsenal, yang sebelumnya tampil stabil di awal musim, kini menghadapi penurunan drastis dalam performa. Dalam enam pertandingan terakhir, tim asuhan Mikel Arteta hanya mampu meraih satu kemenangan, sementara empat kekalahan menghiasi jalannya laga. Hal ini menjadi kontras yang jelas dengan hasil positif yang mereka peroleh di fase awal musim.

Sebaliknya, Manchester City semakin menunjukkan konsistensi yang luar biasa, terutama di momen-momen penting. Tim asuhan Pep Guardiola kini berada hanya tiga poin di belakang Arsenal, dengan peluang besar untuk mengambil alih posisi puncak klasemen. Kekuatan utama mereka datang dari ketajaman Erling Haaland, yang menjadi penentu kemenangan dalam beberapa pertandingan krusial.

Hasil Kekalahan Terbaru Arsenal

Kekalahan 1-2 dari Manchester City menjadi pukulan telak bagi Arsenal dalam perburuan gelar Premier League musim 2025/2026. Bukan hanya kehilangan tiga poin, hasil ini juga memperlihatkan perbedaan signifikan antara performa kedua tim di fase akhir musim. Meski dalam laga tersebut Arsenal mampu mengimbangi City secara permainan, keunggulan City justru ditentukan oleh momen kecil, seperti gol kemenangan Haaland di babak kedua.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Arsenal. Untuk pertama kalinya musim ini, tim asuhan Arteta menelan dua kekalahan beruntun di liga. Sebelumnya, mereka juga kalah 1-2 dari Bournemouth saat bermain di Emirates Stadium. Lebih mengkhawatirkan lagi, Arsenal kini mencatat empat kekalahan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi—angka yang sangat kontras dibandingkan performa sebelumnya.

Perbandingan Fase Musim

Fakta paling mencolok adalah perbandingan antara fase awal dan akhir musim. Dalam 49 pertandingan pertama, Arsenal hanya kalah tiga kali. Namun dalam enam laga terakhir, mereka sudah menelan empat kekalahan. Penurunan drastis ini memunculkan pertanyaan besar tentang konsistensi dan mental juara.

Catatan buruk itu semakin diperparah dengan rekor negatif lain: Arsenal kini mencatat empat kekalahan beruntun di ajang domestik (liga dan piala). Ini sesuatu yang belum pernah terjadi di era Arteta, bahkan terakhir kali dialami klub pada Maret 2018, seperti dicatat Opta.

Rekor 6 Laga Terakhir Arsenal

Berikut adalah daftar 6 laga terakhir Arsenal:

  • Kalah Final Carabao Cup: 2-0 vs Man City
  • Kalah 8 Besar Piala FA: 2-1 vs Southampton
  • Menang Leg 1 8 Besar UCL: 0-1 vs Sporting CP
  • Kalah Liga Inggris: 1-2 vs Bournemouth
  • Imbang Leg 2 8 Besar UCL: 0-0 vs Sporting CP
  • Kalah Liga Inggris: 2-1 vs Man City

Di sisi lain, Manchester City justru menunjukkan tren sebaliknya. Tim asuhan Pep Guardiola semakin solid di momen penentuan. Mereka kini berada hanya tiga poin di belakang Arsenal (70 poin) dan masih memiliki satu laga tunda melawan Burnley—yang berpotensi membawa mereka ke puncak klasemen dalam hitungan hari.

Performa Erling Haaland dan Dominasi Manchester City

Momentum apik Man City di akhir musim ini juga didukung oleh performa individu luar biasa, terutama Erling Haaland. Striker asal Norwegia ini telah terlibat langsung dalam 30 gol di Premier League musim ini, menjadikannya pemain pertama yang mencapai angka tersebut musim ini. Ia juga terus menunjukkan dominasi atas Arsenal, dengan kini telah mencetak enam gol dalam delapan pertemuan liga.

Data dari Squawka menyebutkan bahwa Manchester City dikenal sangat kuat di fase akhir musim. Di bawah Guardiola, bulan April menjadi periode terbaik mereka dengan rata-rata poin tertinggi dan persentase kemenangan mencapai 80 persen.

Statistik dan Catatan Penting

Statistik lain semakin memperkuat narasi tersebut. Dalam sembilan pertemuan antara tim peringkat pertama dan kedua sejak 2020, tim peringkat kedua justru lebih sering menang. Pep Guardiola sendiri mengukir catatan apik. Ia memiliki rekor sempurna saat menghadapi tim pemuncak klasemen di Liga Inggris, ketika timnya Manchester City memulai laga di posisi kedua.

Guardiola menang 4 kali dari 4 pertandingan dalam situasi tersebut. Rekor itu menyamai legenda Alex Ferguson sebagai yang terbanyak dalam sejarah kompetisi (manajer posisi 2 mengalahkan posisi 1).

Tabel Klasemen Premier League

Berikut adalah tabel klasemen Premier League:

KlubMSKGMGK+/-P
Arsenal332175632637
Man. City322075652936
Manchester United3316107584513
Aston Villa33177947416
Liverpool3316710544311
Chelsea3313911534211
Brentford331391148444
Bournemouth331115750500
Brighton3312111045396
Everton331381240391
Sunderland331210113640-4
Fulham33136144346-3
Crystal Palace31119113536-1
Newcastle33126154649-3
Leeds United33912124249-7
Nottm Forest3399153645-9
West Ham3288164057-17
Tottenham33710164253-11
Burnley3348213467-33
Wolves3338222461-37

Kesimpulan

Meski secara keseluruhan Arsenal baru kalah tujuh kali dari 55 pertandingan musim ini, tren terbaru jelas mengkhawatirkan. Dalam perburuan gelar, konsistensi di akhir musim adalah segalanya—dan saat ini, keunggulan itu tampaknya berada di tangan Manchester City.

Dengan lima laga tersisa, persaingan belum selesai. Namun jika melihat arah momentum, Arsenal kini menghadapi ancaman nyata kehilangan trofi. Ya, trofi yang sudah di depan mata bisa kembali melayang gegara rentetan hasil buruk, sementara Manchester City bersiap mengulang cerita lama—menyalip di tikungan terakhir.

Tinggalkan Tanggapan

Indeks Berita →