No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga beras dan minyak goreng melonjak, daya beli masyarakat menurun

Rizki by Rizki
23 April 2026 - 02:14
in Bisnis
0

Kenaikan Harga Pangan di Akhir April 2026

Tekanan harga pangan kembali menguat menjelang akhir April 2026. Sejumlah komoditas utama seperti beras dan minyak goreng (migor) terpantau naik pada Minggu, 19 April 2026. Di balik itu, pemerintah mengakui ada faktor non-pangan yang mulai ikut menekan harga, yakni mahalnya bahan baku plastik untuk kemasan.

Berdasarkan data Panel Harga Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI) per pukul 09.19 WIB, kenaikan harga beras terjadi hampir di seluruh segmen. Beras kualitas bawah I naik 0,69 persen menjadi Rp14.600 per kilogram, sementara kualitas bawah II stagnan di Rp14.550 per kilogram. Beras medium I dan II masing-masing naik 0,31 persen ke Rp16.100 dan Rp15.950 per kilogram.

Minyak goreng mencatat kenaikan lebih tajam. Harga minyak goreng curah naik 1 persen ke Rp20.300 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing naik 1,08 persen dan 1,34 persen menjadi Rp23.500 dan Rp22.650 per kilogram. Komoditas lain yang ikut naik antara lain gula premium sebesar 0,5 persen ke Rp20.250 per kilogram dan gula lokal 0,26 persen ke Rp19.150 per kilogram.

Daging sapi kualitas I naik tipis 0,03 persen menjadi Rp147.700 per kilogram, serta cabai merah besar naik 0,65 persen ke Rp46.300 per kilogram. Di sisi lain, sejumlah komoditas hortikultura dan protein hewani mengalami koreksi. Cabai rawit merah turun 13,9 persen ke Rp71.550 per kilogram, cabai rawit hijau turun 7,55 persen ke Rp48.950 per kilogram, dan cabai merah keriting turun 0,77 persen ke Rp45.240 per kilogram.

Bawang merah turun 2,53 persen menjadi Rp46.150 per kilogram, sementara bawang putih melemah 0,62 persen ke Rp39.950 per kilogram. Daging sapi kualitas II turun 0,07 persen menjadi Rp139.850 per kilogram. Daging ayam ras segar terkoreksi 2,65 persen ke Rp40.400 per kilogram, sementara telur ayam ras turun 0,77 persen ke Rp32.300 per kilogram.

Baca Juga  7 Pertimbangan Krusial Sebelum Resign: Jangan Terburu-buru!

Tekanan Biaya Kemasan Meningkat

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menilai pergerakan harga pangan saat ini masih relatif terkendali dan belum menunjukkan lonjakan di luar kewajaran. Hanya saja, ada tekanan biaya lain yang mulai dirasakan pedagang, terutama dari mahalnya bahan baku plastik untuk kemasan.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APPSI, Ngadiran, mengatakan kenaikan harga yang terjadi di pasar lebih banyak dipicu oleh biaya kemasan dibandingkan harga komoditas itu sendiri. “Untuk pangan tidak begitu ada kenaikan. Justru yang naik itu dari bahan baku plastik karena plastik harganya sangat mahal, itu yang memengaruhi,” ujarnya kepada Kontan, Minggu 19 April 2026.

Ia menjelaskan, kondisi ini membuat pedagang berada dalam dilema antara membebankan biaya tambahan kepada konsumen atau menanggungnya sendiri. “Kalau memberikan kantong plastik, harganya mahal. Itu berpengaruh ke biaya. Kalau disuruh beli, tidak biasa. Kalau tidak, pedagang yang menanggung,” katanya.

Ngadiran pun mengimbau masyarakat untuk mulai membawa tas belanja sendiri guna menekan penggunaan plastik sekaligus membantu pedagang mengurangi beban biaya.

Daya Beli Masyarakat Melemah

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) turut mengungkapkan dampak terhadap konsumsi masyarakat di saat perkiraan harga jual produk mengalami peningkatan. Harga jual produk diprediksi akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pasalnya, harga bahan baku utama kini sudah mulai melonjak akibat konflik geopolitik yang tak kunjung usai.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin, Erwin Aksa menjelaskan bahwa kenaikan harga barang industri saat ini, akan menyebabkan penurunan daya beli riil. Sehingga, dengan kondisi seperti ini berpotensi menekan konsumsi rumah tangga.

“Kondisi ini berpotensi menekan konsumsi rumah tangga, yang merupakan kontributor terbesar terhadap PDB Indonesia (lebih dari 50 persen),” ujar Erwin Aksa, Minggu 19 April 2026.

Baca Juga  Bisnis Pasca-Lebaran: Jebakan yang Menghancurkan

Erwin menuturkan jika kondisi seperti ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka dipastikan efeknya meluas ke perlambatan pertumbuhan ekonomi dalam negeri. “Jika tekanan harga berlangsung cukup lama, maka efeknya bisa meluas ke perlambatan pertumbuhan ekonomi,” kata dia.

Erwin menjelaskan, jika kondisi seperti ini berlangsung cukup lama, dunia usaha juga akan mengalami dampak ganda atau berlapis. Salah satunya adalah naiknya biaya produksi. “Dunia usaha juga akan terdampak ganda: di satu sisi biaya produksi naik, di sisi lain permintaan melemah. Ini dapat menyebabkan pelaku usaha menahan ekspansi, bahkan melakukan efisiensi, termasuk pada tenaga kerja,” jelas politisi Golkar.

Langkah yang Harus Dilakukan Pemerintah

Kadin meminta pemerintah melakukan sejumlah upaya yang cepat dan terukur demi menjaga keseimbangan stabilitas harga dengan keberlangsungan usaha. “Kadin memandang diperlukan langkah cepat dan terukur untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan keberlangsungan usaha,” ujar Erwin.

Erwin menuturkan salah satu langkah yang mesti diambil pemerintah adalah menjaga stabilitas harga energi. Terutama BBM dan listrik, karena ini menjadi komponen utama biaya produksi. “Memperkuat daya beli masyarakat, melalui bantuan yang lebih tepat sasaran dan stimulus konsumsi,” kata Erwin.

Pun, Kadin meminta kepada pemerintah memberikan insentif bagi industri, khususnya sektor padat karya. Tujuannya, agar tidak terjadi gelombang pengurangan tenaga kerja. Lebih lanjut, kata Erwin, pemerintah juga mesti menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, untuk meredam tekanan harga bahan baku impor.

Kemudian, Erwin menilai harus ada upaya dalam memastikan kelancaran distribusi dan logistik, agar tidak terjadi tambahan biaya yang memperburuk harga di pasar. “Kadin menilai bahwa kunci utama saat ini adalah menjaga konsumsi domestik tetap kuat, karena itu merupakan penopang utama ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global,” jelas Erwin.

Baca Juga  Daihatsu Rocky 2026 hadir lebih matang, gagah, canggih, dan modern dengan harga bersahabat

Efek Domino Harga Plastik

Pemerintah pun mengonfirmasi adanya efek rambatan dari sektor plastik ke harga pangan. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menyebut gangguan pasokan bahan baku plastik mulai berdampak pada pelaku usaha beras dan gula.

“Dengan adanya gejolak geopolitik, memang ada beberapa yang mengalami kenaikan. Salah satunya plastik karena biji plastik merupakan turunan dari pengolahan minyak bumi dan banyak bersumber dari Timur Tengah,” kata Astawa.

Menurutnya, hasil perhitungan bersama pelaku usaha menunjukkan dampak biaya plastik cukup terasa di tingkat produksi. “Pelaku usaha menyampaikan untuk beras sekitar Rp350 per kilogram, sementara gula sekitar Rp150 per kilogram,” ujarnya.

Kendati demikian, Bapanas menilai fluktuasi harga beras dan gula dalam sebulan terakhir masih terkendali dan belum menunjukkan lonjakan signifikan. Pergerakan harga masih berada dalam kisaran wajar dan tidak menembus kenaikan tinggi.

Astawa menegaskan pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk menjaga pasokan plastik agar tidak semakin menekan harga pangan. “Kalau tidak dijaga, harga bisa terkoreksi naik karena dampak Rp 350 per kilo itu terlihat kecil, tapi tetap berpengaruh,” kata dia.

Tags: bisnisgorengmasyarakatmelonjak,menurunminyak:
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

IHSG Melaju Kencang, 7 Saham Ini Wajib Diperhatikan
Bisnis

IHSG Melaju Kencang, 7 Saham Ini Wajib Diperhatikan

23 April 2026 - 03:50
Rupiah melemah, cek kurs dolar hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI
Bisnis

Rupiah melemah, cek kurs dolar hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI

23 April 2026 - 01:16
5 ciri produk Eiger asli, jangan sampai tertipu!
Bisnis

5 ciri produk Eiger asli, jangan sampai tertipu!

23 April 2026 - 00:00
5 jenis aset ideal untuk dana pensiun
Bisnis

5 jenis aset ideal untuk dana pensiun

22 April 2026 - 23:06
Bank Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Dini
Bisnis

Bank Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Dini

22 April 2026 - 17:46
Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online
Bisnis

Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online

22 April 2026 - 16:26
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Aksi Horor Fadly Alberto di Piala Dunia U-17 2025 Ancam Hukuman Seumur Hidup PSSI

Aksi Horor Fadly Alberto di Piala Dunia U-17 2025 Ancam Hukuman Seumur Hidup PSSI

23 April 2026 - 05:32
Kabin Truk Hancur, Muatan Baja Jatuh, Sopir Selamat Tak Terduga

Kabin Truk Hancur, Muatan Baja Jatuh, Sopir Selamat Tak Terduga

23 April 2026 - 05:26
Herman Deru Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI dalam Lomba Video Ketahanan Pangan

Herman Deru Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI dalam Lomba Video Ketahanan Pangan

23 April 2026 - 05:07
Hoaks Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos

Hoaks Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos

23 April 2026 - 04:55
Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

23 April 2026 - 04:48

Pilihan Redaksi

Aksi Horor Fadly Alberto di Piala Dunia U-17 2025 Ancam Hukuman Seumur Hidup PSSI

Aksi Horor Fadly Alberto di Piala Dunia U-17 2025 Ancam Hukuman Seumur Hidup PSSI

23 April 2026 - 05:32
Kabin Truk Hancur, Muatan Baja Jatuh, Sopir Selamat Tak Terduga

Kabin Truk Hancur, Muatan Baja Jatuh, Sopir Selamat Tak Terduga

23 April 2026 - 05:26
Herman Deru Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI dalam Lomba Video Ketahanan Pangan

Herman Deru Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI dalam Lomba Video Ketahanan Pangan

23 April 2026 - 05:07
Hoaks Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos

Hoaks Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos

23 April 2026 - 04:55
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.