Pembukaan MTQ XXI Kabupaten Nunukan 2026
Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXI Kabupaten Nunukan 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Nunukan, H Irwan Sabri. Acara ini berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, dengan suasana yang khidmat dan meriah. Ratusan peserta dari berbagai kecamatan hadir dalam acara pembukaan tersebut.
Acara MTQ kali ini diikuti oleh total 776 peserta yang berasal dari 13 kecamatan. Mereka akan berlaga dalam berbagai cabang lomba seperti tilawah, qira’at, tahfidz, tafsir, hingga kaligrafi dan karya tulis ilmiah Al-Quran. MTQ ini akan berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 25 hingga 30 April 2026.
Tujuan utama dari MTQ adalah untuk membentuk generasi Qurani yang cerdas dan berakhlak. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat persatuan dan nilai keagamaan di Kabupaten Nunukan. Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan Al-Quran.
“Melalui MTQ ini, kita ingin melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” ujar Irwan Sabri.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan spiritual. Menurutnya, penguatan literasi keagamaan, budaya, serta karakter harus berjalan seiring untuk menciptakan masyarakat yang unggul dan berdaya saing.
Ratusan Peserta Unjuk Kemampuan
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Sawaludin, mengungkapkan bahwa MTQ XXI tahun ini diikuti oleh 13 kecamatan dengan total 776 peserta. Para peserta akan berlaga dalam berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, qira’at, tahfidz, tafsir, hingga kaligrafi dan karya tulis ilmiah Al-Quran.
“MTQ ini berlangsung selama enam hari, mulai 25 hingga 30 April 2026. Ini juga menjadi ajang penjaringan peserta terbaik untuk mewakili Nunukan di tingkat Provinsi Kalimantan Utara,” jelasnya.
Tema yang diangkat tahun ini adalah penguatan pemahaman kalam Ilahi dalam membangun generasi Qurani guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Nunukan, Irwan Sabri, sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian perlombaan.
Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan yang hadir, mulai dari unsur Forkopimcam, DPRD, tokoh agama, hingga masyarakat setempat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan umat di wilayah perbatasan.
Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap MTQ XXI ini berjalan lancar dan mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam membaca dan memahami Al-Quran, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan yang terlihat sejak pembukaan, MTQ XXI diyakini menjadi energi baru bagi masyarakat Kabupaten Nunukan dalam membangun kehidupan religius yang lebih kuat.



















