“Agak Laen 2: Menyala Pantiku!” Lampaui “Jumbo”, Pecahkan Rekor Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa
Sebuah pencapaian monumental telah diraih oleh industri perfilman Indonesia. Film “Agak Laen 2: Menyala Pantiku!” secara resmi telah melampaui jumlah penonton film “Jumbo”, menjadikannya film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa. Hingga berita ini diturunkan, film yang digarap oleh sutradara Muhadkly Acho ini telah berhasil menarik perhatian 10.250.000 penonton. Angka ini pun masih berpotensi terus bertambah mengingat film ini masih setia diputar di berbagai bioskop di seluruh Tanah Air.
Rekor sebelumnya dipegang oleh “Jumbo” yang mencatatkan 10.218.708 penonton. Perbedaan tipis ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di puncak tangga film terlaris, namun “Agak Laen 2: Menyala Pantiku!” berhasil keluar sebagai juara baru. Film yang mulai tayang perdana pada Kamis, 27 November 2025, ini memang menunjukkan performa luar biasa sejak awal penayangannya. Terbukti, hanya dalam pekan pertama penayangan, film ini sudah berhasil menggaet 4 juta penonton, sebuah indikasi kuat akan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap karya ini.
Keberhasilan “Agak Laen 2: Menyala Pantiku!” tidak lepas dari deretan komika ternama yang menjadi tulang punggung aktingnya. Nama-nama seperti Bene Dion, Oki Rengga, Indra Jegel, dan Boris Bokir tampil sebagai pemeran utama, menghadirkan humor khas yang telah dikenal luas oleh publik. Mereka turut didukung oleh jajaran aktor dan aktris papan atas lainnya, termasuk Tissa Biani, Tika Panggabean, dan Ariyo Wahab, yang semakin memperkaya dinamika cerita.
Intrik dan Komedi di Panti Jompo: Sinopsis “Agak Laen 2: Menyala Pantiku!”
Film “Agak Laen 2: Menyala Pantiku!” menyajikan plot yang menarik dan penuh kejutan. Cerita berawal dari empat detektif kepolisian, yang diperankan oleh Bene, Boris, Jegel, dan Oki. Setelah berulang kali mengalami kegagalan dalam menjalankan misi-misi mereka, keempat detektif ini diberikan satu kesempatan terakhir untuk membuktikan kemampuan mereka.
Kesempatan emas ini datang dalam bentuk misi penyamaran yang menuntut mereka untuk menyusup ke sebuah panti jompo. Tujuan utama mereka adalah untuk mengidentifikasi dan menangkap seorang buronan yang diduga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan anak seorang pejabat penting, yaitu wali kota.
Demi kelancaran misi, keempat detektif harus beradaptasi dan berbaur dengan para penghuni panti jompo. Tantangan terbesar mereka adalah untuk tidak menimbulkan kecurigaan sedikit pun dari para penghuni maupun staf panti.
Namun, seperti yang sudah diduga, penyamaran ini tidak berjalan mulus. Di lingkungan panti jompo yang penuh dengan berbagai karakter unik, berbagai kejadian lucu, tak terduga, dan seringkali absurd mulai mewarnai perjalanan keempat detektif. Situasi yang penuh kekacauan namun tetap dibalut komedi inilah yang menjadi daya tarik utama film ini. Setiap momen di panti jompo menghadirkan tawa, namun juga menyimpan ketegangan tersendiri.
Di tengah segala kekacauan dan kelucuan yang terjadi, sebuah pertanyaan besar menggantung: akankah misi berbahaya ini berakhir dengan kesuksesan gemilang, atau justru akan menjadi rentetan kegagalan lainnya bagi tim detektif yang kurang beruntung ini? Jawabannya tersimpan dalam setiap adegan yang penuh dengan kejutan dan tawa.
Daftar Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa: Papan Rekor yang Dinamis
Pencapaian “Agak Laen 2: Menyala Pantiku!” menempatkannya di puncak daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa. Berikut adalah daftar sepuluh film Indonesia terlaris yang terus mengalami perubahan seiring dengan munculnya karya-karya baru yang berkualitas:
- Agak Laen 2: Menyala Pantiku! (2025) – 10.250.000 penonton
- Jumbo (2025) – 10.218.708 penonton
- KKN di Desa Penari (2022) – 10.061.033 penonton
- Agak Laen (2024) – 9.126.979 penonton
- Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! part 1 (2016) – 6.858.616 penonton
- Pengabdi Setan 2: Communion (2022) – 6.390.970 penonton
- Dilan 1990 (2018) – 6.315.664 penonton
- Miracle in Cell No 7 (2022) – 5.861.067 penonton
- Vina: Sebelum 7 Hari (2024) – 5.815.945 penonton
- Dilan 1991 (2019) – 5.253.411 penonton



















