Kisah Asmara Ammar Zoni dan Dokter Kamelia Berakhir Tragis di Tengah Jeruji Besi
Hubungan asmara yang terjalin antara aktor Ammar Zoni dan sang kekasih, Dokter Kamelia, kini telah resmi berakhir. Perpisahan ini terjadi pada momen yang sangat krusial, yakni di saat Ammar Zoni, yang juga mantan suami Irish Bella, tengah menanti agenda penting dalam sidang kasus narkoba yang menjeratnya.
Kisah kandasnya hubungan ini bermula ketika sidang Ammar Zoni memasuki babak krusial. Dokter Kamelia, yang selama ini telah dipercaya untuk mengurus segala keperluan Ammar dari luar tahanan, memiliki tugas penting untuk memastikan kehadiran seorang saksi kunci. Saksi ini disebut-sebut memegang bukti kuat yang dapat menunjukkan bahwa Ammar Zoni sempat mengalami intimidasi.
Namun, takdir berkata lain. Pada hari yang telah ditentukan untuk persidangan, saksi yang dinanti-nantikan tersebut tidak hadir. Ketidakhadiran saksi ini sontak memicu kemarahan dan kekecewaan yang mendalam dari Ammar Zoni.
“Sebenarnya ribut-ribut itu bukan gara-gara komitmen, tapi gara-gara saksi. Mana saya tahu itu saksi nggak datang? Kan saya nggak jagain tuh saksi,” ungkap Dokter Kamelia saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/3/2026).
Ammar Zoni, yang saat itu berada dalam kondisi panik dan emosi karena bukti intimidasi yang krusial terancam tidak dapat dihadirkan di persidangan, melampiaskan kekesalannya kepada sang kekasih.
“Bang Ammar kecewanya itu, ‘Kenapa kok lo ngurusin saksi nggak bener’ gitu loh, ‘Nggak becus’ lah kasarnya gitu,” beber sang dokter, menceritakan ungkapan kekecewaan Ammar.
Puncak dari ketegangan ini terjadi pada tanggal 5 Maret 2026. Alih-alih menyelesaikan persoalan ini melalui percakapan tatap muka, Ammar Zoni justru memilih untuk menyampaikan keputusannya melalui surat. Surat pemutusan hubungan dan larangan bagi Dokter Kamelia untuk ikut campur lebih lanjut dalam urusan hukumnya ini dititipkan melalui adiknya, Aditya Zoni, dan kuasa hukumnya.
Tantangan Hubungan Jarak Jauh di Balik Jeruji Besi
Selain persoalan krusial terkait saksi, Dokter Kamelia juga mengakui bahwa hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR) yang terjalin di balik jeruji besi ini secara signifikan menguras mental kedua belah pihak. Keterbatasan ruang gerak dan komunikasi membuat mereka tidak bisa menjalani hubungan layaknya pasangan pada umumnya.
“Kita miskomunikasi, tidak bisa komunikasi dengan baik dengan Bang Ammar selama ini. Cuma bisa surat-suratan kayak zaman dulu, yang kadang-kadang salah tangkap dengan tulisan kita atau tulisan Bang Ammar. Jadi mungkin Bang Ammar capek, aku capek,” jelasnya, menggambarkan betapa beratnya menjaga hubungan dalam kondisi tersebut.
Rencana Pernikahan yang Kandas
Kandasnya hubungan asmara ini secara otomatis mengubur dalam-dalam rencana pernikahan yang sempat mereka impikan. Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Dokter Kamelia dan Ammar Zoni berencana untuk mengikat janji suci di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Namun, Dokter Lia dengan tegas membantah kabar tersebut.
Meskipun keluarga dan orang tua Dokter Kamelia memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang dijalani Ammar Zoni, mereka memiliki penolakan keras terhadap gagasan pernikahan yang dilaksanakan di dalam penjara.
“Kalau untuk nikah di Lapas, no. Tapi kalau seandainya kemarin sebelum ada surat ini Bang Ammar bebas atau diputus rehab, tidak menutup kemungkinan orang tuaku setuju,” terang Dokter Kamelia. Keputusan ini menunjukkan adanya batasan yang jelas dari pihak keluarga mengenai kondisi pernikahan yang mereka harapkan untuk putri mereka.
Harapan untuk Masa Depan Ammar Zoni
Meskipun hubungan asmara telah berakhir, Dokter Kamelia menyatakan bahwa ia masih memiliki kepedulian yang mendalam terhadap nasib mantan kekasihnya. Ia secara khusus memohon kepada pihak pemerintah agar Ammar Zoni tidak dipindahkan ke Nusakambangan terkait kasus yang sedang menjeratnya.
“Kalau aku lebih ke… jangan dibalikin ke NK (Nusakambangan). Karena Bang Ammar sangat-sangat trauma. Dia bukan penjahat besar, mudah-mudahan Pak Menteri Imigrasi bisa melihat ini semua. Harapan aku ya tetap dia direhab, namanya orang sakit (pecandu) ya harus diobati,” pungkas Dokter Kamelia, menyuarakan harapannya agar Ammar Zoni mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisinya.
Perlu diketahui, nasib Ammar Zoni saat ini memang tengah berada di persimpangan jalan. Ia didakwa atas kasus dugaan jual-beli dan peredaran narkotika jenis sabu yang diduga terjadi di dalam Rutan Salemba sejak Desember 2024. Sidang tuntutan atas kasus tersebut dijadwalkan digelar pada Kamis (12/3/2026).


















