Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan komentarnya terkait kekalahan yang dialami timnya dari Bournemouth.
Arsenal harus menerima kekalahan di laga matchweek 32 Liga Inggris 2025-2026 pada Sabtu (11/4/2026). Pertandingan berlangsung di Emirates Stadium, namun The Gunners justru kalah 1-2 dari tamu mereka, Bournemouth.
Pertandingan dimulai dengan skor imbang 1-1 di babak pertama. Arsenal tertinggal lebih dulu setelah Eli Junior Kroupi mencetak gol pada menit ke-17. Namun, tim asuhan Arteta berhasil membalas melalui tendangan penalti Viktor Gyokeres pada menit ke-35.
Di babak kedua, Arsenal terus mengancam pertahanan Bournemouth. Namun, pada menit ke-74, serangan balik cepat dari Bournemouth berhasil menghasilkan gol kemenangan yang membuat pendukung Arsenal terdiam. Skor akhir 1-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini menyebabkan Arsenal gagal menjauhi Manchester City. Meski masih berada di puncak klasemen dengan keunggulan 9 poin, posisi mereka kini dalam ancaman serius. Pasalnya, Manchester City masih memiliki dua pertandingan cadangan yang bisa membantu mereka merengkuh gelar juara.
Persaingan antara kedua tim akan memuncak pada 19 April mendatang, ketika Arsenal dan Manchester City bentrok langsung di Etihad Stadium. Laga tersebut diprediksi menjadi momen penting untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara musim ini.
Setelah laga, Mikel Arteta tampak sangat kecewa. Ia mengatakan bahwa hasil buruk ini seperti tamparan keras bagi timnya. Meskipun begitu, Arteta tidak ragu memberikan pujian kepada Bournemouth.
Arteta menyebut bahwa Bournemouth adalah tim yang tak terkalahkan dalam 11 pertandingan karena alasan yang valid. Ia menilai bahwa Bournemouth telah melakukan banyak hal dengan benar.
Saat ini, fokus utama Arsenal adalah memperbaiki mentalitas dan kesalahan yang terjadi dalam pertandingan. Arteta menegaskan bahwa kekecewaan yang dirasakan saat ini harus segera diubah menjadi motivasi untuk bangkit.
“Ini sangat mengecewakan,” ujar Arteta, dikutip dari TNT Sports.
“Ini seperti tamparan keras di wajah, dan sekarang yang terpenting adalah bagaimana kami bereaksi.”
“Mereka adalah tim yang tak terkalahkan dalam 11 pertandingan karena suatu alasan.”
“Mereka telah melakukan banyak hal dengan benar,” tambahnya.
Dengan persaingan yang semakin sengit, Arsenal perlu segera bangkit agar bisa bersaing secara maksimal dalam laga-laga mendatang.



















