DENPASAR – Angin puting beliung yang menerjang beberapa wilayah di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu meninggalkan duka mendalam bagi warganya. Banyak rumah yang rusak parah, bahkan rata dengan tanah, membuat para korban kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Pemerintah Kota Denpasar bergerak cepat memberikan bantuan kepada para korban, mulai dari tempat tinggal sementara hingga kebutuhan dasar sehari-hari.
Salah satu korban yang menerima bantuan adalah Nyoman Murni, seorang warga Kesiman yang rumahnya hancur akibat terjangan puting beliung. Akibat kejadian tersebut, Murni terpaksa mengungsi ke sebuah kos yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Rumahnya yang terletak di Jalan Pakisaji Gang Buaji Indah masih dalam kondisi berantakan dan belum bisa dibersihkan.
“Sekarang masih seperti semula berantakan, belum diberesin, masih menata hati,” ujar Murni saat menerima bantuan di Jalan Akasia XVI Gang Celoring. Bantuan yang diterimanya berupa peralatan memasak dan kompor, yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Murni mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Bersyukur banget, saya langsung direspon sama Pemerintah Kota dan kaling-kaling,” katanya. Murni, yang berasal dari Nusa Penida dan kini sudah ber-KTP Denpasar, merasa sangat terbantu dengan perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan masyarakat.
Bantuan Tempat Tinggal Sementara dan Peralatan Memasak
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, menjelaskan bahwa 13 kepala keluarga (KK) korban puting beliung di Kesiman masih tinggal di kos-kosan yang telah disiapkan oleh pemerintah kota. “Mereka kami carikan kos-kosan sampai dapat bantuan perbaikan rumah dari BPBD. Satu kos seharga Rp 1 juta,” ungkapnya.
Dari 13 KK tersebut, terdapat 31 jiwa yang terdampak parah. Pemerintah Kota Denpasar memilih untuk mencarikan tempat tinggal sementara berupa kos-kosan daripada mendirikan posko pengungsian. Hal ini dilakukan untuk menjaga privasi dan kenyamanan para korban. “Kalau dibukakan posko rasanya bukan sesuatu yang baik, termasuk untuk privasi sendiri, sehingga kami carikan kos,” imbuh Laxmy.
Selain tempat tinggal sementara, Pemerintah Kota Denpasar juga memberikan bantuan berupa peralatan memasak dan kompor kepada keluarga yang membutuhkan. Laxmy menyebutkan bahwa ada dua KK yang membutuhkan bantuan tersebut. Satu KK telah menerima bantuan pada hari Kamis sebelumnya, dan Ibu Murni menjadi penerima bantuan selanjutnya.
“Ibu Murni ini yang paling parah dan paling hancur, kami dapat pengaduan dari Kaling di sini,” paparnya. Bantuan peralatan masak tersebut berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos), sedangkan kompor berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Dampak Puting Beliung di Denpasar
Perlu diketahui, angin puting beliung menerjang beberapa wilayah di Denpasar pada Rabu, 21 Januari 2026. Wilayah-wilayah yang terdampak antara lain Sidakarya, Kesiman, Kesiman Petilan, Sanur Kauh, hingga Sesetan. Bencana ini menyebabkan kerusakan yang signifikan pada rumah-rumah warga dan infrastruktur lainnya.
Upaya Pemulihan dan Bantuan Berkelanjutan
Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya untuk memberikan bantuan kepada para korban puting beliung. Selain bantuan tempat tinggal sementara dan peralatan memasak, pemerintah juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberikan bantuan perbaikan rumah.
Berikut adalah beberapa upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Denpasar dalam membantu para korban puting beliung:
Penyediaan Tempat Tinggal Sementara: Pemerintah Kota Denpasar menyediakan kos-kosan bagi para korban yang rumahnya rusak parah atau tidak layak huni.
Bantuan Logistik: Pemerintah Kota Denpasar memberikan bantuan logistik berupa makanan, minuman, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya kepada para korban.
Bantuan Peralatan Memasak: Pemerintah Kota Denpasar memberikan bantuan peralatan memasak dan kompor kepada keluarga yang membutuhkan.
Bantuan Perbaikan Rumah: Pemerintah Kota Denpasar berkoordinasi dengan BPBD untuk memberikan bantuan perbaikan rumah kepada para korban.
Dukungan Psikologis: Pemerintah Kota Denpasar memberikan dukungan psikologis kepada para korban untuk membantu mereka mengatasi trauma akibat bencana.
Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban puting beliung hingga mereka dapat kembali hidup нормаль. Diharapkan dengan adanya bantuan ini, para korban dapat segera bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka.



















