PT Dharma Lautan Utama Gelar Khitan Massal, Wujud Kepedulian Sosial Berkelanjutan
PT Dharma Lautan Utama (DLU) kembali menunjukkan komitmennya dalam program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dengan menggelar kegiatan khitan massal. Acara yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu ini dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Desember. Kegiatan sosial ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan dua kali dalam setahun, khususnya menjelang periode libur sekolah, sebagai upaya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bambang Haryo Soekartono, selaku penasihat sekaligus pemilik PT DLU, menyatakan bahwa penyelenggaraan khitan massal ini merupakan kelanjutan dari rangkaian bakti sosial yang telah dilakukan sebelumnya oleh DLU, termasuk bantuan bagi korban banjir di Sumatera dan Aceh. Hal ini menegaskan konsistensi perusahaan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Program CSR ini sudah menjadi agenda rutin Dharma Lautan Utama. Tahun ini kami kembali melaksanakannya di beberapa daerah, dan saya minta jumlah peserta terus ditambah ke depannya karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bambang Haryo, menekankan pentingnya perluasan jangkauan program agar semakin banyak anak yang dapat terbantu.
Beliau mengapresiasi DLU Holding atas dedikasinya dalam menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. Salah satu keunggulan yang disoroti dalam kegiatan khitan massal ini adalah penggunaan teknologi smart klamp.
Keunggulan Teknologi Smart Klamp dalam Khitan Massal
Penggunaan teknologi smart klamp menjadi nilai tambah signifikan dalam pelaksanaan khitan massal ini. Teknologi ini dirancang untuk meminimalkan risiko komplikasi dan mempercepat proses penyembuhan pasca-khitan.
- Proses Penyembuhan Cepat: Smart klamp memfasilitasi penyembuhan luka yang lebih efisien, memungkinkan anak-anak yang dikhitan untuk segera kembali beraktivitas.
- Minim Risiko Infeksi: Desain dan metode aplikasi smart klamp secara efektif mengurangi potensi terjadinya infeksi, menjaga kesehatan dan keselamatan peserta.
- Harapan untuk Masa Depan: Bambang Haryo menyampaikan harapannya agar anak-anak yang telah menjalani khitan dapat segera pulih, tumbuh menjadi pribadi yang saleh, dan kelak memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Pemberian Sertifikat Khitan
Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga menerima sertifikat khitan. Sertifikat ini memiliki makna ganda, yaitu sebagai kenang-kenangan atas momen penting dalam perjalanan spiritual mereka dan sebagai simbol pengingat akan kewajiban agama yang telah ditunaikan.
“Selain sebagai pengingat, sertifikat ini juga menjadi tanda bahwa anak tersebut sudah menunaikan sunnah dan menjadi pribadi yang saleh,” jelasnya, menekankan nilai religius dari kegiatan ini.
Pelaksanaan Serentak dan Peningkatan Jumlah Peserta
Direktur Utama PT DLU, Erwin H. Poedjono, menambahkan bahwa kegiatan sosial ini dilaksanakan secara serentak di beberapa cabang DLU, mencakup wilayah Surabaya dan Gresik. Hal ini menunjukkan skala dan jangkauan program yang lebih luas.
“Ini kegiatan tahunan yang sudah berjalan rutin dua kali setahun, tiap liburan sekolah. Kalau tahun lalu ada 100 peserta, tahun ini meningkat menjadi 122 anak,” ujar Erwin, bangga dengan peningkatan jumlah peserta yang menunjukkan antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap program ini.
Erwin berharap agar jumlah peserta dapat terus meningkat di masa mendatang. Peningkatan ini diharapkan sejalan dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi anak-anak, serta penguatan nilai-nilai religius.
“Program khitan massal ini merupakan bagian dari komitmen PT DLU Holding untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan,” pungkasnya, menegaskan kembali visi dan misi perusahaan dalam menjalankan program CSR yang berdampak jangka panjang.



















