• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Fakta Longsor di Pacitan: Warga Diminta Pindah Tanpa Lahan, DPRD Jatim Usulkan Relokasi Permanen

Rizki by Rizki
26 April 2026 - 12:37
in Lokal
0

Penanganan Bencana Longsor di Pacitan Masih Menghadapi Tantangan

Bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Pacitan kembali menjadi perhatian masyarakat setelah anggota DPRD Jawa Timur menemukan pola berulang dalam penanganannya. Fakta-fakta tersebut terkuak saat anggota DPRD Jatim, Diana Sasa, melakukan tinjauan langsung ke Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan.

“Saya menemukan pola yang berulang. Rumah rusak, warga diminta pindah, tetapi imbauan mandeg ketika warga tak memiliki lahan untuk pindah. Saya dorong skema relokasinya,” ujar Diana Sasa, Senin (20/4/2026).

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan menyebutkan bahwa ada 5 rumah yang terkena dampak longsor di Desa Pakis Baru. Dari jumlah tersebut, 3 di antaranya rusak total dan penghuninya harus mengungsi karena tidak lagi memiliki tempat berlindung.

Warga Terjebak Tanpa Solusi Relokasi

Legislator asal PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa longsor yang melanda Kabupaten Pacitan bukan sekadar bencana tahunan. Namun, ia menilai kejadian ini menjadi alarm yang harus dijawab dengan solusi jangka panjang.

“Faktanya adalah kebutuhan relokasi tanpa ketersediaan lahan dan kecukupan anggaran daerah yang minim memang sangat sulit,” tegasnya.

Dia mengaku bahwa saat meninjau longsor di Desa Pakis Baru, dirinya menemukan pola yang berulang. Rumah rusak, warga diminta pindah, tetapi imbauan mandeg ketika warga tak memiliki lahan untuk pindah. Juga biaya membangun rumah lagi yang tidak sedikit.

Kisah Warga Terdampak Longsor

Contohnya adalah di Dusun Tempel. Di lokasi tersebut, rumah keluarga Dito retak dan tertimbun longsoran. Istrinya tengah hamil tua. Keluarga memilih bertahan sambil memindahkan aktivitas ke bagian depan rumah yang dianggap lebih aman dari tebing.

Tidak hanya itu, rumah Bibit sudah 2 tahun sejak rumahnya terdampak longsor, sudah disurvey beberapa kali, namun tak juga kunjung mendapat bantuan. Hingga akhirnya sekarang rumah sederhana berdiri atas upaya mandiri.

Baca Juga  Ratusan Warga Gondang Terima Bantuan dari Pemkab Pasca Banjir dan Longsor

Di Dusun Katosan RT 1 RW 13, kondisi lebih parah. Rumah Mbah Jeprik separuh runtuh karena berada tepat di bawah tebing curam. Longsor membawa material air tanah dan pohon bambu.

Pemerintah desa telah menyarankan relokasi, dan keluarga menyatakan bersedia. Namun persoalan muncul: biaya membangun kembali.

Masalah menjadi lebih kompleks pada kasus Mbah Puji. Rumahnya rusak, tetapi ia tidak memiliki tanah untuk pindah. “Ini yang sering terjadi. Warga diminta relokasi, tapi lahannya tidak disiapkan,” kata Diana di lokasi.

Akses ke Korban Longsor Terputus

Akses ke korban longsor di Desa Sempu masih terputus hingga Minggu siang. Pemerintah kabupaten belum dapat masuk ke wilayah tersebut. Alat berat baru tiba untuk membuka jalur.

Sementara di Desa Penggung, sebuah rumah tertimpa batu besar yang membutuhkan alat berat jenis breaker, yang tidak tersedia di lokasi dan harus didatangkan dari luar daerah.

Sementara, pemerintah desa mesti melakukan upaya-upaya cepat untuk membiayai penanganan sementara agar warga segera merasa aman. Pemkab mendatangkan peralatan berat, namun tidak menyediakan truck dum untuk mengangkut material longsor. Pemdes yang fiskalnya sudah cukup berat tahun ini, terpaksa mengambil alih pembiayaan truck dump.

Solusi yang Diumumkan oleh DPRD Jatim

Menurut Diana, kondisi ini menunjukkan penanganan bencana di daerah rawan masih bersifat reaktif. Diana menilai perlu perubahan pendekatan, terutama untuk wilayah pegunungan yang memiliki risiko longsor berulang.

“Saya mengusulkan relokasi berbasis klaster di lahan aman, bukan pemindahan sporadis per rumah,” tegasnya. Skema ini mencakup penyediaan lahan, pembangunan hunian sederhana, serta infrastruktur dasar dalam satu kawasan terpadu.

Model serupa, kata dia, telah diterapkan di lereng Merapi di Sleman pascaerupsi, dengan pendekatan hunian tetap berbasis komunitas. Selain itu, dia mendorong pemanfaatan skema konsolidasi lahan desa (land pooling) untuk mengatasi keterbatasan lahan warga.

Baca Juga  Mudik Cirebon: Rekayasa Lalin Pantura-Tol Trans Jawa Siap

Tanah kas desa atau aset pemerintah dapat diintegrasikan sebagai lokasi relokasi, sehingga warga tidak terbebani mencari lahan sendiri.

Keterbatasan Anggaran dan Peran Pemerintah

Di sisi lain, Diana menyoroti keterbatasan fiskal daerah dalam merespons bencana. Belanja Tidak Terduga (BTT) Kabupaten Pacitan dinilai tidak cukup untuk menangani banyaknya kejadian.

Dia menyebut kondisi ini dipengaruhi oleh pengetatan fiskal dan berkurangnya ruang transfer pusat ke daerah, yang membuat kapasitas respons pemerintah kabupaten semakin terbatas.

“Kalau kejadian banyak sementara BTT kecil, daerah pasti kewalahan. Tidak bisa dibiarkan kabupaten bekerja sendiri,” ujarnya. Dia menekankan perlunya pembagian peran yang lebih tegas antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Kabupaten bertugas pada penanganan awal dan pendataan, sementara provinsi masuk untuk dukungan alat berat, bantuan keuangan, hingga intervensi teknis untuk relokasi permanen.

Jika provinsi tidak mampu, mesti dibuat rasionalisasi agar program bisa diusulkan ke pemerintah pusat.

“Kalau tidak ada perubahan pendekatan, kita hanya akan mengulang siklus yang sama: longsor, rusak, dibersihkan, lalu menunggu longsor berikutnya,” pungkas Diana.

Tags: dimintalahan,longsorpacitan:permanenpindahrelokasiusulkan
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Jamban Pengantin Amuntai: Pawai Kocak Menuju Pelaminan
Lokal

Jamban Pengantin Amuntai: Pawai Kocak Menuju Pelaminan

15 Juni 2026 - 23:34
Mertua Rizky Billar Terekam Pikul Petai, Kehidupan Ayah Lesti di Kampung Kembali Disorot
Lokal

Mertua Rizky Billar Terekam Pikul Petai, Kehidupan Ayah Lesti di Kampung Kembali Disorot

15 Juni 2026 - 22:16
berita

Konser Legendaris Dunia di Jakarta: Fakta Spektakuler yang Terlewatkan di Makassar

15 Juni 2026 - 21:52
Jadwal SIM Keliling & Corner Jogja Hari Ini: Juni 2026
Lokal

Jadwal SIM Keliling & Corner Jogja Hari Ini: Juni 2026

15 Juni 2026 - 20:32
Peohala: Sapi & Rp 25 Juta Akhiri Kasus ART di Rumah Bupati Konawe Selatan
Lokal

Peohala: Sapi & Rp 25 Juta Akhiri Kasus ART di Rumah Bupati Konawe Selatan

15 Juni 2026 - 20:06
Jumi: Perjuangan Hidup di Kosan, Jualan Mangga di Tanjungpinang
Lokal

Jumi: Perjuangan Hidup di Kosan, Jualan Mangga di Tanjungpinang

15 Juni 2026 - 19:40
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Aktivitas Logistik Internasional Meningkat, Posisi Batam Makin Strategis sebagai Pusat Distribusi di Indonesia

Aktivitas Logistik Internasional Meningkat, Posisi Batam Makin Strategis sebagai Pusat Distribusi di Indonesia

15 Juni 2026 - 23:59
Konser Band Legendaris Dunia di Jakarta: Fakta Menarik dan Momen Tak Terlupakan

Reviu Lengkap Konser Legendaris Dunia di Jakarta: Momen Tak Terlupakan dan Viral di Media Sosial

15 Juni 2026 - 23:59
Taylor Swift’s Toy Story Anthem: Unhinged Announcement Unpacked

Taylor Swift’s Toy Story Anthem: Unhinged Announcement Unpacked

15 Juni 2026 - 23:59
Keliki Mandiri: Energi Bersih, Pangan Lestari

Keliki Mandiri: Energi Bersih, Pangan Lestari

15 Juni 2026 - 23:59
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.