Kecelakaan Maut di Ring Road Tuban, Pengendara Motor Kritis
Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Ring Road Desa Kembangbilo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Kecelakaan melibatkan truk tronton dan sepeda motor yang menewaskan seorang pengendara motor dengan kondisi kritis.
Informasi Korban dan Kondisi Kecelakaan
Korban kecelakaan adalah Abdul Majid (40), seorang petani asal Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Saat kejadian, Abdul Majid sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-6143-FA dari arah selatan menuju utara. Ia hendak menyeberang jalan saat kecelakaan terjadi.
Pada saat yang sama, sebuah truk tronton Hino bernomor polisi L-8357-UY dikemudikan oleh Bambang Sugeng (67), warga Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, melaju dari arah timur ke barat. Diduga kecelakaan terjadi karena kurangnya kewaspadaan korban saat menyeberang jalan.
Penjelasan dari Pihak Berwenang
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga disebabkan oleh ketidakwaspadan pengendara sepeda motor. “Pengendara sepeda motor kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah depan maupun belakang, sehingga terjadi kecelakaan dengan truk tronton yang melintas,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Abdul Majid mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RSUD dr R Koesma Tuban. Hingga saat ini, korban masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak kepolisian masih terus memantau perkembangan kondisi korban.
Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan
Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan sopir truk dan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk penyelidikan lebih lanjut. Sopir truk dan kendaraan sudah diamankan oleh pihak Satlantas Polres Tuban.
Petugas juga mengamankan beberapa dokumen seperti STNK dan SIM dari kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp 5 juta.
Permasalahan Jalur yang Ditutup
Menyikapi isu tentang jalur sebelah selatan yang sebenarnya ditutup namun masih dilalui kendaraan truk, Eko menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan konfirmasi kepada unit patroli. Sebab, benar bahwa jalur tersebut sebelumnya diberlakukan satu arah akibat kondisi jalan yang rusak.
Kesimpulan
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengendara untuk lebih waspada saat berlalu lintas, terutama saat menyeberang jalan. Dengan adanya tindakan dari pihak kepolisian, diharapkan kecelakaan serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.



















