jateng.
, BANDUNG – Persaingan di papan atas BRI Super League semakin sengit. Persib Bandung tidak memiliki banyak ruang untuk terpeleset saat bertandang ke markas Dewa United FC di Banten International Stadium, Senin (20/4).
Maung Bandung datang dengan tekanan yang tidak berasal dari dalam tim, melainkan dari hasil pesaing. Borneo FC Samarinda dan Persija Jakarta masing-masing meraih kemenangan penting pekan ini, dengan menumbangkan PSM Makassar dan PSBS Biak. Selisih poin kini semakin tipis. Pesut Etam bahkan hanya terpaut satu angka dari Persib.
Namun, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih untuk tetap tenang. Ia menegaskan bahwa tekanan justru ada di pihak lawan.
“Kami masih berada di posisi pertama. Mereka yang akan lebih tertekan karena harus terus mengejar kami,” ujar Hodak.
Menurutnya, laga kontra Dewa United bukanlah penentu segalanya. Persib masih memegang kendali di puncak klasemen dengan 64 poin. Bahkan jika poin disamakan oleh Borneo FC, Persib tetap unggul secara head to head, fakta yang menjadi bantalan psikologis penting.
Hodak juga meminta anak asuhnya untuk tidak terjebak dalam situasi tersebut. Fokus utamanya adalah turun ke lapangan dan bermain maksimal.
“Kami hanya perlu turun dan memberikan yang terbaik,” tegas pelatih asal Kroasia itu.
Sorotan besar memang mengarah ke laga ini. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya media yang mengikuti sesi konferensi pers. Sayangnya, duel panas ini harus digelar tanpa penonton.
Dari sisi skuad, Persib datang dengan kekuatan hampir penuh. Hanya satu nama yang absen, yakni bek asal Argentina Patricio Matricardi akibat kartu merah.




















