Bali, Pecatu – Sesosok tubuh tanpa identitas ditemukan terdampar di pesisir Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Minggu (19/4) sore.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) pada pukul 17.10 WITA. Informasi tersebut berasal dari anggota Polsek Kuta Selatan yang melaporkan adanya kejadian tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, tiga personel Basarnas Bali segera bertindak dengan melakukan evakuasi. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Kuta Selatan, Babinsa, Linmas Desa Pecatu, ambulans Banser, serta bantuan dari masyarakat setempat.
Salah satu tantangan utama dalam proses evakuasi adalah medan yang curam dan bebatuan karang yang tajam. Petugas harus berhati-hati untuk mencapai posisi jenazah dan membawanya ke lokasi yang lebih aman.
“Jenazah dibawa secara manual dengan melewati medan curam hingga bisa dibawa naik ke atas,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, Senin (20/4).
Selain kondisi medan yang berbahaya, evakuasi juga harus dilakukan dengan hati-hati karena situasi gelap dan pencahayaan yang terbatas. Hal ini memperbesar risiko kesalahan selama proses evakuasi.
Pada pukul 19.40 WITA, tim SAR gabungan berhasil menyelesaikan proses evakuasi. Jenazah tanpa identitas tersebut kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Prof. Dr. Moch. Anwar Husain (RSUP) Ngurah Rai menggunakan ambulans Banser.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kejadian ini antara lain:
Koordinasi tim: Keberhasilan evakuasi sangat bergantung pada koordinasi yang baik antara berbagai instansi seperti Basarnas, Polsek, dan masyarakat setempat.
Kesiapan alat dan perlengkapan: Tim SAR membutuhkan peralatan yang memadai untuk menghadapi medan yang sulit dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Prosedur keselamatan:* Dalam situasi seperti ini, keselamatan petugas dan korban menjadi prioritas utama.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar dan tetap menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.



















