• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pengusaha Logam Tolak Impor Pikap Agrinas

Hidayat by Hidayat
28 Februari 2026 - 00:56
in Bisnis
0

JAKARTA — Keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk mengimpor 105.000 unit kendaraan niaga senilai Rp24,66 triliun menuai kritik tajam dari kalangan industri. Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) menilai langkah ini bertentangan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat industri dalam negeri dan meningkatkan kemandirian.

Kontradiksi dengan Agenda Nasional

Ketua Umum Gamma, Dadang Asikin, menyatakan kekecewaannya atas kebijakan impor tersebut. Menurutnya, langkah ini tidak sejalan dengan prioritas pemerintah yang tengah gencar mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), substitusi impor, dan keberpihakan pada produk-produk buatan anak bangsa.

“Di saat pemerintah mendorong penguatan TKDN, substitusi impor, serta keberpihakan terhadap produk dalam negeri, justru BUMN mengambil langkah yang berlawanan dengan arah kebijakan strategis nasional,” ujar Dadang.

Lebih lanjut, Dadang menyoroti inkonsistensi kebijakan ini dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang telah mendorong penggunaan kendaraan nasional, termasuk Maung produksi PT Pindad, di lingkungan pejabat dan institusi pemerintah. Ia berpendapat bahwa ketidakseragaman kebijakan semacam ini dapat mengikis semangat substitusi impor dan melemahkan upaya penguatan TKDN.

Dampak Terhadap Kepercayaan dan Daya Saing

Kebijakan impor kendaraan niaga ini juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam mendukung industri nasional. Selain itu, langkah ini dapat menurunkan daya saing sektor otomotif dan manufaktur dalam negeri. Industri otomotif sendiri memegang peranan penting sebagai salah satu pemicu pertumbuhan industri pengerjaan logam dan mesin, yang merupakan tulang punggung dari rantai pasok manufaktur.

Dadang menekankan pentingnya transparansi dalam pengambilan keputusan semacam ini. Jika alasan impor didasarkan pada keunggulan spesifikasi teknis, PT Agrinas seharusnya membuka kajian teknis dan pertimbangan ekonomi secara transparan kepada publik. Tanpa keterbukaan tersebut, keputusan ini patut dipertanyakan dan berisiko mencederai semangat nasionalisme industri.

Baca Juga  Semen Tonasa Lepas 60 Karyawan, 35+ Tahun Pengabdian

Industri Permesinan: Jantung Industrialisasi

Industri permesinan memiliki efek pengganda ekonomi yang sangat luas. Dampaknya merambah ke berbagai sektor, mulai dari industri baja dan logam dasar, produsen komponen kecil dan menengah, sektor pendidikan vokasi dan teknik, hingga penyerapan tenaga kerja terampil.

“Industri permesinan adalah jantung industrialisasi otomotif nasional. Sehingga jika ada situasi atau kebijakan untuk melemahkan industri otomotif akan berdampak langsung pada penguatan industri penyokongnya seperti industri pengerjaan logam dan mesin,” tegas Dadang.

Latar Belakang Program Kopdes Merah Putih

Sebagai informasi, PT Agrinas Pangan Nusantara ditunjuk oleh pemerintah sebagai pelaksana pembangunan fisik program Kopdes Merah Putih. Penunjukan ini dilakukan melalui Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan dan pengembangan koperasi tersebut.

Dalam rangka menjalankan program ini, PT Agrinas Pangan Nusantara merealisasikan impor 105.000 unit kendaraan dari India. Rincian impor tersebut meliputi:

  • 35.000 unit pikap 4×4 produksi Mahindra & Mahindra Ltd.
  • 35.000 unit pikap 4×4 dari Tata Motors.
  • 35.000 unit truk roda enam dari produsen yang sama.

Pengiriman kendaraan ini dijadwalkan akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Sebanyak 200 unit pikap Mahindra dilaporkan telah tiba di Indonesia.

Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara menyebutkan beberapa pertimbangan dalam mengambil keputusan impor ini, di antaranya adalah:

  • Kapasitas produksi pikap domestik yang diperkirakan sekitar 70.000 unit per tahun.
  • Potensi gangguan terhadap kebutuhan logistik lain jika seluruh kebutuhan diserap dari pasar lokal.
  • Aspek harga dan spesifikasi yang dinilai lebih kompetitif dari kendaraan impor.

Meskipun demikian, kritik dari Gamma menunjukkan adanya kekhawatiran mendalam mengenai dampak jangka panjang dari kebijakan impor ini terhadap kemandirian dan daya saing industri otomotif serta sektor pendukungnya di Indonesia.

Baca Juga  Pemilik Samudra Supermarket: Ritel Bojonegoro di BG Junction Surabaya
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Ancaman Krisis Properti Global: Bagaimana Dampaknya ke Pasar Saham Asia dan Investor?
Bisnis

Ancaman Krisis Properti Global: Bagaimana Dampaknya ke Pasar Saham Asia dan Investor?

15 Juni 2026 - 16:56
Krisis Properti Global Mulai Berdampak pada Pasar Saham Asia Tenggara, Simak Selengkapnya
Bisnis

Dampak Krisis Properti Global Terhadap Pasar Saham Asia Tenggara: Prediksi dan Analisis Waktu

15 Juni 2026 - 16:14
Dampak Krisis Properti Global: Analisis Terkini Pasar Saham Asia Tenggara
Bisnis

Dampak Krisis Properti Global: Analisis Terkini Pasar Saham Asia Tenggara

15 Juni 2026 - 14:49
Bisnis

Dampak Krisis Properti Global: Analisis Mendalam Pengaruhnya pada Pasar Saham Asia

15 Juni 2026 - 13:24
Ancaman Krisis Properti Global: Dampak Terbaru dan Prediksi Pasar Saham Asia
Bisnis

Ancaman Krisis Properti Global: Dampak Terbaru dan Prediksi Pasar Saham Asia

15 Juni 2026 - 12:42
Krisis Properti Global Mulai Berdampak pada Pasar Saham Asia: Ini Penjelasannya
Bisnis

Krisis Properti Global Mulai Berdampak pada Pasar Saham Asia: Ini Penjelasannya

15 Juni 2026 - 11:59
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Prediksi Arus Investasi Asing ke Batam Semakin Menguat Hingga Akhir Tahun: Faktor Pendorong, Dampak Ekonomi, dan Peluang Investasi

Prediksi Arus Investasi Asing ke Batam Semakin Menguat Hingga Akhir Tahun: Faktor Pendorong, Dampak Ekonomi, dan Peluang Investasi

15 Juni 2026 - 17:59
Gemini: 8 Sifat Negatif yang Menguji Kesabaran

Gemini: 8 Sifat Negatif yang Menguji Kesabaran

15 Juni 2026 - 17:56
Krisis Properti Global Mulai Berdampak pada Pasar Saham Asia: Analisis Mendalam & Prediksi

Krisis Properti Global Mulai Berdampak pada Pasar Saham Asia: Analisis Mendalam & Prediksi

15 Juni 2026 - 17:38
Rob Schneider Cheers Spencer Pratt’s LA Mayor Bid

Rob Schneider Cheers Spencer Pratt’s LA Mayor Bid

15 Juni 2026 - 17:30
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.