Tragis, Rencana Liburan Berakhir Petaka di Tol Cipali: Bus Wisatawan Terlibat Kecelakaan Maut
Sebuah rencana liburan yang seharusnya penuh keceriaan berubah menjadi tragedi mengerikan bagi puluhan wisatawan asal Banten. Perjalanan mereka menuju kawasan wisata Ciater, Subang, Jawa Barat, terhenti secara mendadak akibat kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa dan melukai banyak penumpang. Insiden nahas ini terjadi pada Senin (16/2/2026) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB, di Kilometer 78A Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), tepatnya di wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Bus yang membawa total 65 penumpang ini diduga kuat menabrak pembatas jalan. Akibat benturan keras tersebut, sopir bus dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sebanyak 28 penumpang lainnya mengalami luka-luka, mulai dari ringan hingga yang memerlukan perawatan intensif.
Kesaksian Mencekam di Tengah Kepanikan
Salah satu penumpang yang selamat, Eti Yanti (37 tahun), menceritakan detik-detik mengerikan yang dialaminya. Ia mengaku duduk di sisi kanan bus saat kejadian berlangsung. Tanpa peringatan, bus yang ditumpanginya tiba-tiba oleng ke arah kiri sebelum akhirnya menghantam pembatas jalan. Suasana seketika berubah menjadi mencekam.
“Engga tahu apa-apa, tahu-tahu sudah nabrak aja. Darah sudah keluar,” ujar Eti dengan suara bergetar saat ditemui di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Abdul Radjak, Purwakarta, pada Senin pagi.
Eti menggambarkan bagaimana kepanikan melanda seluruh penumpang di dalam bus. Teriakan histeris dan lantunan doa terdengar bersahutan ketika benturan tak terhindarkan itu terjadi. “Busnya oleng, ke kiri, nabrak pembatas jalan. Di dalam semua teriak-teriak, pada nyebut sama istigfar juga,” tuturnya, menggambarkan suasana kacau balau yang dialaminya.
Bus tersebut diketahui berangkat dari Kota Cilegon, Banten, dengan tujuan akhir kawasan wisata Ciater yang terkenal dengan pemandian air panasnya. Rencana untuk menikmati liburan di alam pegunungan seketika sirna, berganti dengan kepedihan dan trauma mendalam.
Kronologi Awal dan Upaya Pengejaran Truk Misterius
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, memberikan keterangan awal mengenai kronologi kejadian. Menurutnya, dugaan sementara bus tersebut menabrak sebuah truk yang melaju di depannya. Akibat tabrakan itu, bus terpental ke kiri dan akhirnya menghantam pembatas jalan.
“Setelah ditabrak, bus membentur pembatas jalan. Truk yang terlibat sementara melarikan diri dan masih kami lakukan pengejaran,” ujar AKP Enggar kepada awak media di RS Abdul Radjak Purwakarta. Pihak kepolisian saat ini tengah berupaya keras untuk mengidentifikasi dan menemukan truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.
Akibat insiden ini, sopir bus dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Seluruh korban, baik yang luka ringan maupun yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut, segera dievakuasi dan dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta. Pihak rumah sakit pun segera memberikan perawatan medis intensif kepada para korban.
Penanganan Korban dan Proses Evakuasi
Pantauan di RS Abdul Radjak menunjukkan kondisi IGD yang dipenuhi oleh para korban kecelakaan. Sejumlah pasien terlihat menjalani perawatan akibat luka robek dan memar di berbagai bagian tubuh. Petugas medis dan para relawan bekerja tanpa lelah untuk memberikan penanganan yang terbaik bagi mereka yang terluka.
Setelah kondisi para korban dinyatakan stabil dan memungkinkan untuk melakukan perjalanan, mereka dijadwalkan akan dijemput oleh pihak keluarga masing-masing dari Banten untuk dipulangkan.
Sementara itu, di lokasi kecelakaan, proses evakuasi bangkai bus masih berlangsung. Petugas kepolisian juga terus melakukan pengumpulan keterangan dari para saksi mata untuk melengkapi data penyelidikan. Upaya pengejaran terhadap truk yang melarikan diri juga terus dilakukan secara intensif. Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian saat berkendara, terutama di jalan tol yang memiliki batas kecepatan tinggi.



















