No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Opini

Pilih Lingkaran Konstruktif, Jangan Tertipu Eksklusivitas

Hidayat by Hidayat
7 April 2026 - 00:14
in Opini
0



Oleh: Nurmalasari, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pengajaran (LPPP), Universitas Nusa Mandiri

Banyak mahasiswa menganggap lingkaran pertemanan hanya sebatas pada siapa yang sering duduk bersama di kelas atau makan siang bersama di kantin. Padahal, lingkaran pertemanan adalah ruang strategis yang sangat memengaruhi stabilitas emosional, perkembangan sosial, bahkan prestasi akademik.

Teman tepercaya menjadi tempat pertama untuk berbagi cerita, mengurai stres, dan mencari dukungan moral saat tekanan akademik datang bertubi-tubi. Kesamaan fase kehidupan membuat mahasiswa lebih nyaman berbagi dengan teman sebaya. Di titik inilah lingkaran pertemanan menjadi jangkar keseimbangan mental selama masa pendidikan. Namun, saya ingin mengingatkan satu hal penting: lingkaran pertemanan yang sehat adalah yang inklusif, bukan eksklusif.

Lingkaran pertemanan memang membantu mahasiswa membangun identitas diri dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus. Interaksi yang intens memperluas pengalaman sosial dan memperkaya cara berpikir. Kelompok yang suportif bahkan mampu meningkatkan keaktifan, kepercayaan diri, serta kedisiplinan dalam menyelesaikan tugas. Namun, saat lingkaran pertemanan berubah menjadi kelompok tertutup, dampaknya berbeda.

Fokus pada satu kelompok saja dapat membatasi ragam perspektif. Mahasiswa kehilangan kesempatan berdiskusi dengan orang baru, mempelajari strategi belajar berbeda, dan memperluas wawasan akademik. Eksklusivitas yang berlebihan justru dapat menghambat pertumbuhan. Mahasiswa yang enggan berinteraksi di luar kelompoknya cenderung kesulitan mengasah kemampuan adaptasi, problem solving, dan kreativitas. Padahal, dunia kerja terlebih di era digital bisnis, menuntut kolaborasi lintas karakter, lintas budaya, dan lintas disiplin.

Sebagai Ketua LPPP di Universitas Nusa Mandiri (UNM), Kampus Digital Bisnis, saya memandang pentingnya membangun budaya pertemanan yang empatik dan inklusif. Lingkungan yang penuh pengertian membuat mahasiswa merasa diterima dan dihargai. Dari situlah iklim akademik yang kondusif tumbuh.

Baca Juga  Mengapa Cuti Mempengaruhi Kinerja Kerja?

Mahasiswa yang merasa aman secara emosional akan lebih berani bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat tanpa takut dihakimi. Empati memperkuat relasi sosial sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Tentu, konflik dalam pertemanan tidak bisa dihindari. Perbedaan pendapat kerap memicu gesekan. Namun justru di sanalah mahasiswa belajar mengelola konflik secara dewasa, bersaing secara sehat, dan menjaga hubungan tetap profesional.

Sahabat yang solid bisa menjadi penyangga stres akademik. Kehadiran mereka membantu meringankan beban emosional dan membuat proses belajar terasa lebih ringan. Lingkaran pertemanan yang sehat bukan yang menutup diri, melainkan membuka ruang kolaborasi lebih luas.

Di era Kampus Digital Bisnis, mahasiswa dituntut adaptif dan kolaboratif. Kemampuan membangun jejaring sosial yang sehat adalah bagian dari kompetensi masa depan. Maka, pilihlah lingkaran pertemanan yang mendorongmu berkembang, bukan membatasi langkahmu. Bangun pertemanan yang inklusif, perluas jejaring, dan tumbuh bersama di lingkungan kampus yang sehat dan produktif.

Tags: eksklusivitasjangankonstruktif,lingkarantertipu
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Menata Ulang Wacana “Haji Tanpa Tiket”
Opini

Menata Ulang Wacana “Haji Tanpa Tiket”

16 April 2026 - 04:07
Sosok Ini Jadi Sorotan, Ini Alasannya: Mengapa Dia Menarik Perhatian Publik?
Opini

Sosok Ini Jadi Sorotan, Ini Alasannya: Mengapa Dia Menarik Perhatian Publik?

15 April 2026 - 04:35
Penanganan Kasus TNI yang Jadi Sorotan Nasional: Analisis dan Perkembangan Terkini
berita

Penanganan Kasus TNI yang Jadi Sorotan Nasional: Analisis dan Perkembangan Terkini

14 April 2026 - 05:23
Kapan Waktu Tepat Menggunakan Lip Balm, Lip Oil, dan Lip Gloss?
Opini

Kapan Waktu Tepat Menggunakan Lip Balm, Lip Oil, dan Lip Gloss?

13 April 2026 - 22:52
Ramalan Karier Zodiak Besok 13 April 2026: Taurus Beruntung, Leo Menghadapi Tekanan
Opini

Ramalan Karier Zodiak Besok 13 April 2026: Taurus Beruntung, Leo Menghadapi Tekanan

13 April 2026 - 19:07
Persiraja Banda Aceh Gagal Pertahankan Rekor di Kandang PSMS, Kalah 0-1
Opini

Opini: Es Menipis HIV di NTT – Stigma Lebih Berbahaya daripada Virus

13 April 2026 - 18:13
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

23 April 2026 - 04:48
Gorontalo Viral: BBM Tak Pengaruhi, 2 Siswa Tewas Tabrak Truk, Bocah Hanyut Jadi Perhatian

Gorontalo Viral: BBM Tak Pengaruhi, 2 Siswa Tewas Tabrak Truk, Bocah Hanyut Jadi Perhatian

23 April 2026 - 04:29
Sekjen PDIP Hasto Kritik Kadernya, Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kepala Dinas LH

Sekjen PDIP Hasto Kritik Kadernya, Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kepala Dinas LH

23 April 2026 - 04:18
Jawaban PDIP soal Klaim Jusuf Kalla, Sebut Pengkhianatan di Balik Kemenangan Jokowi

Jawaban PDIP soal Klaim Jusuf Kalla, Sebut Pengkhianatan di Balik Kemenangan Jokowi

23 April 2026 - 04:10
IHSG Melaju Kencang, 7 Saham Ini Wajib Diperhatikan

IHSG Melaju Kencang, 7 Saham Ini Wajib Diperhatikan

23 April 2026 - 03:50

Pilihan Redaksi

Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

23 April 2026 - 04:48
Gorontalo Viral: BBM Tak Pengaruhi, 2 Siswa Tewas Tabrak Truk, Bocah Hanyut Jadi Perhatian

Gorontalo Viral: BBM Tak Pengaruhi, 2 Siswa Tewas Tabrak Truk, Bocah Hanyut Jadi Perhatian

23 April 2026 - 04:29
Sekjen PDIP Hasto Kritik Kadernya, Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kepala Dinas LH

Sekjen PDIP Hasto Kritik Kadernya, Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kepala Dinas LH

23 April 2026 - 04:18
Jawaban PDIP soal Klaim Jusuf Kalla, Sebut Pengkhianatan di Balik Kemenangan Jokowi

Jawaban PDIP soal Klaim Jusuf Kalla, Sebut Pengkhianatan di Balik Kemenangan Jokowi

23 April 2026 - 04:10
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.