Dua Guru Besar Baru di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep
Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Pangkep) kembali memperkuat jajaran akademisi yang memiliki gelar profesor. Dalam upacara pengukuhan yang berlangsung di Hotel Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, pada Sabtu (18/4/2026), dua dosen baru resmi diangkat sebagai guru besar. Mereka masing-masing memiliki bidang keilmuan yang berbeda, sehingga memberikan kontribusi signifikan dalam perkembangan pendidikan dan penelitian di institusi tersebut.
Prof Arham Rusli: Ahli dalam Pengolahan Hasil Perikanan
Prof Arham Rusli menjadi profesor ke-7 yang dikukuhkan di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Ia mengabdikan dirinya dalam bidang Ilmu Pengolahan Hasil Perikanan. Penelitiannya telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan industri perikanan di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. Dengan pengalaman bertahun-tahun di bidang ini, ia tidak hanya menjadi mentor bagi mahasiswa, tetapi juga aktif dalam pelatihan dan kerja sama dengan sektor swasta serta pemerintah.
Kehadiran Prof Arham Rusli di jajaran akademisi membuka peluang baru untuk inovasi dalam pengolahan hasil perikanan. Ini juga menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan pasar global yang semakin kompetitif.
Prof Sitti Nurmiah: Pakar dalam Pengembangan Produk Pangan Inovatif
Di sisi lain, Prof Sitti Nurmiah menjadi guru besar ke-8 di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Ia berkontribusi dalam bidang Ilmu Pengembangan dan Optimasi Produk Pangan Inovatif. Penelitiannya fokus pada pengembangan produk pangan yang ramah lingkungan, bernutrisi tinggi, dan sesuai dengan tren konsumen modern.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman luas di bidang pangan, Prof Sitti Nurmiah telah menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda. Ia juga aktif dalam berbagai program pengembangan komunitas, khususnya di daerah pedesaan, yang sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap bahan pangan berkualitas.
Pentingnya Pengukuhan Guru Besar
Pengukuhan guru besar di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep tidak hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga simbol kemajuan institusi dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Dengan adanya dua nama baru dalam jajaran profesor, politeknik ini semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan dan penelitian unggulan di Indonesia.
Selain itu, kedua profesor ini akan menjadi mitra strategis dalam berbagai proyek penelitian dan pengembangan teknologi pertanian. Mereka juga akan berperan dalam menciptakan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meski pengukuhan ini merupakan langkah penting, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas riset dan kolaborasi lintas sektor. Dengan dukungan dari pemerintah dan dunia usaha, institusi ini dapat lebih cepat menyesuaikan diri dengan perubahan global.
Selain itu, pengembangan infrastruktur dan fasilitas penunjang juga menjadi prioritas. Dengan fasilitas yang memadai, para dosen dan mahasiswa dapat lebih optimal dalam menjalankan aktivitas akademik dan penelitian.
Kesimpulan
Pengukuhan dua profesor baru di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep menandai sebuah perjalanan panjang dalam pembangunan sumber daya manusia di bidang pertanian dan pangan. Dengan dedikasi dan kompetensi yang dimiliki oleh Prof Arham Rusli dan Prof Sitti Nurmiah, institusi ini siap menjadi bagian dari solusi untuk tantangan pangan dan lingkungan di masa depan.



















