Keputusan pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, untuk memanggil puluhan pemain dalam agenda “Garuda Calling” perdananya disambut baik oleh jajaran PSSI. Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, menyatakan bahwa langkah ini merupakan hal yang wajar dan strategis mengingat tujuan sang pelatih untuk mengenal lebih dalam potensi seluruh pemain yang pernah menjadi bagian dari timnas.
Herdman secara resmi memasukkan 41 nama ke dalam skuad sementara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 pemain akan dipilih untuk menjadi skuad inti yang akan mewakili Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Komposisi 41 pemain ini terbagi menjadi dua kelompok besar: 24 pemain yang saat ini berkompetisi di BRI Liga 1 (kasta tertinggi sepak bola Indonesia) dan 17 pemain yang memiliki pengalaman bermain di luar negeri atau dikenal sebagai pemain “abroad”.
“Wajar sekali. Karena beliau ingin mengenal semua pemain timnas yang pernah dipanggil. Ini adalah kesempatan baginya untuk mengevaluasi dan melihat potensi semua pemain,” ujar Arya Sinulingga. Beliau menambahkan bahwa keinginan Herdman untuk mencoba semua pemain adalah langkah yang logis dalam membangun tim yang solid dan kompetitif.
Alasan di Balik Pemilihan Pemain Domestik yang Banyak
Ketika ditanya mengenai banyaknya pemain dari liga domestik yang menarik perhatian John Herdman, Arya Sinulingga menjelaskan bahwa hal ini tidak terlepas dari upaya sang pelatih untuk aktif memantau perkembangan sepak bola di tanah air. Sejak resmi menjabat, Herdman dikabarkan rajin menyaksikan langsung berbagai pertandingan liga, termasuk laga-laga dari klub-klub besar seperti Persija, Persib, Persita, dan tim-tim lainnya.
“Beliau datang, menonton pertandingan, dan dari sana beliau mulai tertarik. Nantinya, beliau akan membandingkan dan menyatukan pandangannya terhadap kualitas masing-masing pemain. Ini akan memberinya gambaran komparatif yang jelas mengenai kemampuan para pemain,” jelas Arya. Pendekatan proaktif ini menunjukkan keseriusan Herdman dalam menggali bakat terbaik yang dimiliki Indonesia, baik dari dalam maupun luar negeri.
FIFA Series 2026: Panggung Internasional di Jakarta
Ajang FIFA Series 2026 dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada tanggal 27 hingga 30 Maret 2026. Turnamen ini menjadi sebuah platform penting bagi Timnas Indonesia untuk menguji kemampuan melawan tim-tim dari konfederasi yang berbeda.
Peserta FIFA Series 2026 terdiri dari empat negara yang mewakili empat konfederasi sepak bola dunia:
* Indonesia (AFC – Asia)
* Bulgaria (UEFA – Eropa)
* Kepulauan Solomon (OFC – Oseania)
* St. Kitts and Nevis (CONCACAF – Amerika Utara, Tengah, dan Karibia)
Format turnamen ini akan menggunakan sistem gugur dengan setiap tim akan saling berhadapan sebanyak dua kali, baik dalam pertandingan semi-final maupun perebutan posisi ketiga dan final.
Jadwal Pertandingan FIFA Series 2026
Berikut adalah jadwal lengkap pertandingan yang akan digelar di SUGBK:
Jumat, 27 Maret 2026:
- Pukul 15.30 WIB: Bulgaria vs Kepulauan Solomon
- Pukul 20.00 WIB: Indonesia vs St. Kitts and Nevis
Senin, 30 Maret 2026:
- Pukul 15.30 WIB: Pertandingan perebutan tempat ketiga (antara tim yang kalah di semi-final)
- Pukul 20.00 WIB: Pertandingan final (antara tim yang menang di semi-final)
Partisipasi dalam FIFA Series 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan performa Timnas Indonesia, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para pemain dalam menghadapi lawan-lawan dari berbagai belahan dunia. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari masyarakat, skuad Garuda diharapkan dapat tampil maksimal di ajang bergengsi ini.



















