Peningkatan Mobilitas Selama Libur Panjang Paskah 2026
Selama momentum libur panjang Paskah 2026, tercatat ratusan ribu orang dan puluhan ribu unit kendaraan menggunakan jasa lintas Ketapang-Gilimanuk atau di perairan Selat Bali. Jumlah pengguna jasa pada periode ini meningkat sekitar 14 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data yang diperoleh dari ASDP Cabang Ketapang, di lintasan Ketapang–Gilimanuk pada periode Kamis-Sabtu kemarin tercatat total pergerakan mencapai 112.635 penumpang dan 31.195 kendaraan. Dari jumlah tersebut, kendaraan roda dua mendominasi dengan 14.785 unit, disusul oleh mobil pribadi sebanyak 8.863 unit.
Sementara itu, arus balik Gilimanuk–Ketapang mencatat 59.834 penumpang dan 17.157 kendaraan. Kendaraan yang mendominasi adalah truk logistik dengan 5.904 unit dan mobil pribadi sebanyak 5.335 unit.
Tren pertumbuhan dari Kamis ke Jumat juga terlihat, dengan kenaikan penumpang sebesar 14,3 persen dan kendaraan 8,7 persen. Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam mobilitas masyarakat selama libur panjang.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menegaskan bahwa kesiapan layanan telah dirancang secara menyeluruh untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama periode libur panjang. Menurutnya, pengalaman pada periode libur sebelumnya menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat sistem operasional dan pelayanan.
“Momentum long weekend Paskah membawa potensi peningkatan mobilitas yang signifikan. Karena itu, kami memastikan seluruh aspek operasional—mulai dari kesiapan armada hingga layanan di pelabuhan—berjalan optimal, tertib, dan lancar,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko menjelaskan bahwa antrean yang terjadi akibat tingginya antusiasme kendaraan logistik pasca-pembatasan angkutan barang pada arus mudik dan balik Lebaran. Pada Rabu 1 April 2026, pukul 09.55 WIB, kondisi antrean mengular hingga belasan kilometer. Namun, saat ini antrean tersebut telah terurai.
Dilaporkan pada Sabtu 4 April 2026, hingga pukul 13.30 WIB, antrean kendaraan tersisa di area parkir Bulusan. Berbagai upaya sudah dilakukan mulai dari optimalisasi pengaturan muatan di dermaga hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami juga mengapresiasi dukungan dan sinergi para regulator yang turut berperan aktif dalam mempercepat penguraian antrean,” ujar Arief.
Guna menjaga kelancaran layanan, kata dia, ASDP terus memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi armada, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam memastikan stabilitas layanan di tengah dinamika lonjakan pengguna jasa.
Strategi Pengelolaan Lalu Lintas
ASDP melakukan beberapa strategi untuk mengelola lalu lintas selama libur panjang:
- Optimalisasi Armada: Memastikan semua armada siap beroperasi untuk melayani penumpang dan kendaraan.
- Kesiapsiagaan Personel: Melibatkan personel yang terlatih dan siap bekerja 24 jam untuk memastikan kelancaran operasional.
- Koordinasi dengan Pemangku Kepentingan: Bekerja sama dengan pihak terkait seperti pemerintah daerah dan instansi lainnya untuk mempercepat proses penguraian antrean.
Tantangan dan Solusi
Meskipun terdapat tantangan dalam pengelolaan lalu lintas, ASDP berhasil menyelesaikan masalah dengan berbagai solusi yang diterapkan. Beberapa di antaranya adalah:
- Pengaturan Muatan di Dermaga: Memastikan pengaturan muatan berjalan efisien sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.
- Pemanfaatan Buffer Zone: Menggunakan buffer zone untuk mengurangi antrean dan mempercepat proses pelayanan.
- Dukungan Regulator: Sinergi dengan regulator membantu mempercepat penguraian antrean dan memastikan keamanan serta keselamatan pengguna jasa.



















