• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Rumi, Pemikir dan Pejuang Politik

Hendra by Hendra
24 April 2026 - 01:57
in Nasional
0

Kajian Teks Islam Klasik di UIN Antasari Banjarmasin

Sejak akhir April 2025 lalu, setiap Sabtu pagi, saya dan beberapa teman dosen, mahasiswa, serta alumni rutin mengadakan kajian teks Islam klasik di Masjid Abdurrahman Ismail, Kampus 1 UIN Antasari. Kajian ini menjadi ajang diskusi mendalam tentang berbagai karya sastra dan filosofis dalam tradisi keislaman. Setelah selesai membahas otobiografi al-Ghazali, al-Munqidz min al-Dhalal, kami melanjutkan kajian terhadap karya Jalaluddin Rumi, Fihi Ma Fihi.

Kitab ini awalnya merupakan catatan yang dibuat oleh murid Rumi, yang aslinya ditulis dalam bahasa Persia. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa seperti Inggris, Arab, dan Indonesia. Dalam kajian ini, kami menggunakan versi berbahasa Arab.

Wacana paling awal dalam kitab tersebut adalah uraian Rumi terhadap sabda Nabi Muhammad SAW, “Seburuk-buruk ulama adalah yang mengunjungi penguasa, dan sebaik-baik penguasa adalah yang mengunjungi ulama. Sebaik-baik penguasa adalah yang berada di depan pintu si papa, dan seburuk-buruk si papa adalah yang berada di depan pintu penguasa.” Sebelum membaca lebih lanjut uraian Rumi terhadap hadis ini, saya berkomentar, “Kalau dipahami secara harfiah, hadis ini ngeri-ngeri sedap buat kita”. Kawan-kawan pun tertawa lepas.

Menurut Rumi, maksud hadis tersebut tidak dalam arti fisik, yakni bahwa si ulama secara fisik datang berkunjung ke istana penguasa atau sebaliknya, melainkan seberapa besar posisi tawar si ulama itu. Jadi, “mengunjungi penguasa” artinya adalah hidup dan karier si ulama tunduk dan tergantung pada si penguasa. Inilah yang menjadikannya seburuk-buruk ulama.

Sebaliknya, sebaik-baik ulama adalah yang independen, dan penguasa mau mendengari nasihatnya, meskipun secara fisik kadang si ulama itu yang mendatangi penguasa. Ulama seperti ini, kata Rumi, wataknya memberi, tidak meminta.

Baca Juga  Persiapan Mudik Lebaran 2026: Menko AHY Fokus Waktu & Rest Area Layak

Entah mengapa, Rumi tidak melanjutkan uraiannya terhadap sambungan hadis di atas. Mungkin dia menganggap, uraiannya atas bagian awal hadis itu sudah cukup untuk dianalogikan. Jika demikian, maka maksud hadis bahwa penguasa yang paling baik adalah yang “berada di pintu si papa” tidak berarti secara fisik si penguasa datang berkunjung ke si papa, tetapi secara hakiki dia sangat melayani dan melindungi rakyat yang papa itu. Begitu pula, si papa yang berada “di pintu penguasa” bukan berarti dia datang ke istana, tetapi dia yang lemah dan menyerah kepada penguasa yang zalim.

Patut ditegaskan di sini bahwa kata ‘ulama’ dalam hadis tersebut, dan dalam khazanah bahasa Arab, tidak hanya berarti seorang ahli agama dan tokoh agama, melainkan mencakup semua kaum terpelajar. Dalam istilah modern, kata ‘ulama’ dalam bahasa Arab itu mungkin sinonim dengan ‘intelektual’, ‘inteligensia’ atau ‘cendekiawan’.

Peran Cendekiawan dalam Masyarakat

Secara normatif, orang yang terpelajar, yang berilmu, terampil dan berakhlak, merupakan bagian amat penting dalam struktur masyarakat. Ibarat tubuh, mereka adalah bagian kepala yang mengandung otak, dan karena itu sangat berpengaruh.

Tak syak lagi, sepanjang sejarah pun diakui, ilmu dan orang yang berilmu itu sangat penting. Kata orang Arab, “Ilmu itu cahaya”, maksudnya ilmu itu laksana cahaya dalam memberikan petunjuk bagi hidup manusia. Tanpa bimbingan ilmu, hidup manusia akan tersesat jalan.

Seorang penguasa yang mengabaikan petunjuk-petunjuk ilmu, pasti akan salah langkah dan akibatnya akan merugikan seluruh rakyat. Tugas utama seorang cendekiawan adalah mengingatkan penguasa dan masyarakat tentang apa yang baik, benar, dan adil berdasarkan ilmu yang dikuasainya.

Status dan hubungan timbal-balik antara cendekiawan dan penguasa memang tidak pernah hitam-putih. Kadangkala, seorang cendekiawan menduduki satu jabatan sehingga dia menjadi penguasa. Di lain waktu, seseorang yang sudah pensiun dari jabatannya kemudian terjun menekuni ilmu dan mengamati dinamika sosial sehingga dia menjadi cendekiawan.

Baca Juga  Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Jadi 5 Orang

Namun, posisi yang dapat silih berganti ini tidaklah masalah selama fungsi masing-masing dijalankan. Cendekiawan mengingatkan, penguasa mendengarkan. Titik temu bagi keduanya adalah menjadikan ilmu sebagai petunjuk.

Ilmu sebagai Cahaya dan Ancaman

Ilmu artinya tahu. Tahu akan realitas, kenyataan yang sebenarnya, sebagaimana adanya. Tahu bahwa sesuatu itu bisa diterima atau ditolak oleh akal sehat, oleh nalar yang rasional. Tahu bahwa suatu kenyataan itu sejalan atau bertentangan dengan nilai-nilai moral ataupun agama. Jika segala “tahu” ini dapat difungsikan dalam kehidupan pribadi dan masyarakat, maka manusia akan hidup sejahtera, lahir dan batin. Inilah yang disebut “ilmu yang bermanfaat”, yakni ilmu yang mendatangkan kebaikan bagi manusia, dirinya, keluarganya, masyarakat dan alam lingkungan.

Sebaliknya, ilmu bisa pula mendatangkan laknat. Sebuah hadis mengatakan, “Orang yang paling berat siksanya kelak di akhirat adalah orang yang berilmu tetapi ilmunya itu tidak mendatangkan manfaat baginya”.

Seorang cendekiawan yang ahli ilmu politik bisa saja menjadi pembisik penguasa untuk memanipulasi regulasi dan informasi atau merekayasa kekuatan-kekuatan sosial untuk kepentingan pribadi si penguasa dan merugikan rakyat banyak. Seorang ahli sains dan teknologi bisa saja menciptakan senjata kimia atau nuklir, lalu diberikan kepada penguasa yang zalim.

Demikianlah, kuasa dan ilmu itu saling terkait, dan kadangkala identik. Yang pasti, baik kuasa ataupun ilmu, keduanya merupakan keistimewaan. Tak semua orang bisa berkuasa, dan tak semua orang bisa menjadi cendekiawan.

Mereka kaum elit di masyarakat. Dalam hidup bersama, keistimewaan tidak hanya mengandung hak, tetapi juga kewajiban. Hak istimewa mengandung kewajiban istimewa. Kewajiban penguasa dan cendekiawan adalah melayani, melindungi dan mengangkat si papa, berdasarkan petunjuk-petunjuk ilmu tentang yang baik, benar dan adil.

Baca Juga  Jazuli Juwaini Pimpin PB Mathla'ul Anwar 2026-2031, Gantikan KH Embay Mulya Syarief

Begitulah yang seharusnya. Karena itu, sangat disayangkan jika penguasa menganggap cendekiawan sebagai ancaman, atau sebaliknya, cendekiawan menganggap penguasa sebagai musuh. Lebih buruk lagi jika cendekiawan dan penguasa bersekongkol menipu rakyat!


Tags: nasionalpejuangpemikirpolitik
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Operasi Pembebasan Sandera MT Pematang Jadi Film, Kisah Heroik Letkol Taufiqoerrochman
Nasional

Pemerintah Siapkan Langkah Baru untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

11 Juni 2026 - 23:59
Cinta di Balik Penjara Taliban – Kehidupan Perkawinan Muslim dan Yahudi
Investasi

Presiden Tegaskan Komitmen Percepatan Hilirisasi Industri: Dampak, Tantangan, serta Peluang Investasi

10 Juni 2026 - 20:59
Transformasi Digital Jadi Prioritas Pembangunan Nasional di Tahun Ini: Kebijakan, Implementasi, dan Dampaknya
Nasional

Transformasi Digital Jadi Prioritas Pembangunan Nasional di Tahun Ini: Kebijakan, Implementasi, dan Dampaknya

10 Juni 2026 - 08:59
Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Turnamen Internasional: Strategi, Pemain Kunci, dan Rencana Pelatihan
Nasional

Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Turnamen Internasional: Strategi, Pemain Kunci, dan Rencana Pelatihan

10 Juni 2026 - 05:59
Tren Investasi 2026 di Batam: Mengapa Batam Masih Jadi Primadona Investor Nasional
Investasi

Tren Investasi 2026 di Batam: Mengapa Batam Masih Jadi Primadona Investor Nasional

10 Juni 2026 - 02:59
Update Terbaru: Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Trans-Sumatera Hari Ini – Apa yang Presiden Tinjau?
berita

Update Terbaru: Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Trans-Sumatera Hari Ini – Apa yang Presiden Tinjau?

9 Juni 2026 - 07:45
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
KM Tri Samudra Jaya 69 Terbakar: 3 Jam Melalap, Api Akhirnya Padam

KM Tri Samudra Jaya 69 Terbakar: 3 Jam Melalap, Api Akhirnya Padam

12 Juni 2026 - 13:50
MasterChef Australia: All Eliminated Contestants So Far

MasterChef Australia: All Eliminated Contestants

12 Juni 2026 - 13:37
Perjuangan Heroik: Perjalanan Pembalap Indonesia Raih Podium Bersejarah di Formula 2 Monaco

Perjuangan Heroik: Perjalanan Pembalap Indonesia Raih Podium Bersejarah di Formula 2 Monaco

12 Juni 2026 - 13:24
Gen Z Safety Riding: Bahasa Gaul Remaja

Gen Z Safety Riding: Bahasa Gaul Remaja

12 Juni 2026 - 13:24
MasterChef Australia: All Eliminated Contestants So Far

MasterChef Australia: All Eliminated Contestants So Far

12 Juni 2026 - 12:58

Pilihan Redaksi

KM Tri Samudra Jaya 69 Terbakar: 3 Jam Melalap, Api Akhirnya Padam

KM Tri Samudra Jaya 69 Terbakar: 3 Jam Melalap, Api Akhirnya Padam

12 Juni 2026 - 13:50
MasterChef Australia: All Eliminated Contestants So Far

MasterChef Australia: All Eliminated Contestants

12 Juni 2026 - 13:37
Perjuangan Heroik: Perjalanan Pembalap Indonesia Raih Podium Bersejarah di Formula 2 Monaco

Perjuangan Heroik: Perjalanan Pembalap Indonesia Raih Podium Bersejarah di Formula 2 Monaco

12 Juni 2026 - 13:24
Gen Z Safety Riding: Bahasa Gaul Remaja

Gen Z Safety Riding: Bahasa Gaul Remaja

12 Juni 2026 - 13:24
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.