• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sumatra Bencana, Ujian Akhir Bangsa

Hidayat by Hidayat
2 Januari 2026 - 07:42
in Berita Utama
0

Memasuki tahun 2026, fokus pemerintah pusat terarah pada upaya pemulihan pasca bencana hidrometeorologi dahsyat yang melanda tiga provinsi di Sumatera pada akhir November 2025. Bencana banjir bandang dan tanah longsor ini tidak hanya meninggalkan luka fisik pada infrastruktur, tetapi juga menjadi ujian ketahanan bangsa. Meskipun akses transportasi dan layanan dasar mulai berangsur pulih, serta roda ekonomi kembali berputar di beberapa titik, ribuan warga masih menanti realisasi hunian tetap, pemulihan layanan publik secara penuh, dan jaminan keamanan hidup. Pemerintah menegaskan bahwa upaya penanganan bencana terus berjalan tanpa jeda, bahkan selama libur pergantian tahun. Pemulihan akses transportasi, layanan dasar, dan rekonstruksi jangka menengah menjadi agenda prioritas utama di awal tahun ini.

Negara Tak Mengenal Libur dalam Penanganan Bencana

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menekankan bahwa tidak ada kata libur dalam agenda pemulihan bencana di tiga provinsi yang terdampak. “Negara hadir, negara tidak mengenal libur untuk bisa terus mendampingi saudara-saudara kita di kawasan terdampak bencana,” ujar Abdul dalam konferensi pers virtual pada Rabu, 31 Desember 2025.

Hingga akhir Desember 2025, pemerintah telah berhasil menyelesaikan target pemulihan jalan dan jembatan nasional yang terputus akibat bencana. Abdul menjelaskan, “Artinya semua target yang dicanangkan oleh Kementerian PU khusus untuk jalan dan jembatan nasional itu sudah terpenuhi di akhir Desember.”

Memasuki tahun 2026, fokus pemulihan bergeser ke infrastruktur yang dikelola oleh pemerintah daerah, mencakup jalan penghubung antarprovinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat kecamatan dan desa. “Nantinya aksesibilitas baik itu penghubung lintas provinsi, penghubung kabupaten/kota dalam satu provinsi, hingga jalan-jalan kecamatan dan desa bisa kita perbaiki dengan target waktu yang sudah dicanangkan oleh Kementerian PU,” papar Abdul.

Selain percepatan pemulihan fisik, pemerintah juga berupaya keras mengurangi risiko bencana susulan. Normalisasi sungai dipercepat mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih ada. “Seperti kita sampaikan bahwa meskipun operasi modifikasi cuaca terus dilakukan, tetapi masih ada potensi-potensi hujan sedang atau hujan intensitas tinggi yang biasa,” imbuh Abdul. Pendangkalan saluran air yang menjadi penyebab banjir menjadi perhatian khusus di Aceh Tengah, Aceh Selatan, dan Aceh Tenggara. Normalisasi badan sungai dan pembersihan sampah di bawah jembatan dari tingkat desa hingga kecamatan dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut ketika debit air meningkat.

Baca Juga  Denada Ungkap Kisah Ressa: Bantah Telantarkan Anak

Kunjungan Intensif Presiden di Wilayah Bencana

Penanganan bencana di Sumatera ditandai dengan intensitas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke daerah-daerah yang terdampak. Sejak 1 Desember 2025, Presiden Prabowo dilaporkan telah beberapa kali turun langsung ke lokasi bencana, sekaligus memimpin rapat terbatas di Jakarta untuk memantau perkembangan penanganan.

Pada momen pergantian tahun 2026, Presiden Prabowo menghabiskan malam di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Beliau meninjau pembangunan Jembatan Bailey di Sungai Garoga, Batang Toru, dan bermalam bersama para pengungsi di posko Batu Hula. Sebelumnya, pada 17-18 Desember 2025, Presiden Prabowo telah meninjau penanganan pascabencana di Sumatera Barat, mengunjungi posko pengungsian di Kabupaten Agam, memantau perbaikan jalan di Lembah Anai, serta mengawasi pembangunan jembatan di Padang Pariaman.

Di Aceh, Presiden mengunjungi wilayah Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Bireuen untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. Di Padang Pariaman, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur dan rumah warga yang terdampak. “Jembatan sedang kita bentuk semua, insya Allah kita akan perbaiki semuanya, rumah-rumah yang rusak akan kita bantu. Jadi, di Sumut baru habis itu kondisi beberapa kabupaten masih sulit beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat tapi sudah bisa kita datangi dari udara dari helikopter, pesawat,” ujar Presiden.

Sementara itu, di Aceh Tenggara, Presiden memprioritaskan pemulihan sektor pendidikan. “Kita akan perbanyak perbaikan sekolah. Saya kira Kutacane sudah menerima layar (Interactive Flat Panel). Layar sudah?” ucap Presiden Prabowo. Meskipun demikian, tahun baru harus dimulai dengan kerja kemanusiaan yang tidak hanya sebatas simbol kehadiran, tetapi berlanjut hingga pemulihan benar-benar tuntas.

Dukungan Anggaran dan Target Pemulihan 2026

Pemerintah mengakui bahwa pemulihan Sumatera membutuhkan dukungan anggaran yang signifikan. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyarankan agar pembangunan kembali desa-desa yang rusak di Aceh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengingat keterbatasan fiskal daerah. “Karena kalau dibangunkan dari kabupaten sudah enggak kuat duluan, juga dari provinsi juga enggak kuat ini Pak, kalau untuk Aceh,” kata Tito pada Selasa, 30 Desember 2025.

Baca Juga  Richard Lee Lawan Polda: Praperadilan Status Tersangka

Dukungan politik juga datang dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menegaskan pentingnya kecepatan dalam penanganan bencana. Ia menambahkan bahwa anggaran yang dimiliki pemerintah saat ini terbilang cukup untuk penanganan pascabencana Sumatera. “Sekali lagi, kecepatan penanganan bencana menjadi kunci penting dalam penanganan bencana, kita jangan terjebak prosedur birokrasi yang berbelit. Kunci penting penanganan bencana adalah keselamatan rakyat,” ujar Said.

Saat ini, pemerintah memfokuskan agenda pemulihan pada tahun 2026 untuk layanan dasar yang menopang kehidupan warga. Terkait rumah rusak atau hancur akibat bencana, pemerintah telah mulai mempersiapkan pembangunan hunian sementara hingga hunian tetap bagi para korban.

  • Hunian Sementara: Masyarakat korban bencana banjir Sumatera ditargetkan untuk tinggal di hunian sementara selama tiga bulan.
  • Hunian Tetap: Setelah periode hunian sementara, masyarakat akan dipindahkan ke hunian tetap. Penerima hunian tetap adalah masyarakat yang mengalami kerusakan rumah berkategori berat, termasuk rumah yang hilang tersapu banjir.

Di sektor kelistrikan, Direktur Utama PLN, Darmawan, mengungkapkan bahwa skala kerusakan di Aceh kali ini jauh lebih besar dibandingkan dengan bencana tsunami tahun 2004. Dari 23 kabupaten dan kota yang terdampak, 15 kabupaten/kota telah pulih 100 persen dari sisi pemulihan di tingkat desa. Pemulihan penuh ditargetkan berlanjut sepanjang tahun 2026. “Ada 8 kabupaten yang masih belum mencapai 100 persen,” kata Darmawan.

Dalam sektor air bersih, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa pemerintah menargetkan instalasi pengolahan air bersih untuk kembali beroperasi dalam tiga hingga empat bulan ke depan. “Kami memang sedang bekerja keras agar water treatment plant ini bisa kita aktifkan secepat-cepatnya,” ujar Dody. Ia menambahkan, beberapa instalasi berkapasitas sekitar 20 liter per detik ditargetkan terbangun di sejumlah titik terdampak.

Baca Juga  Mantan Istri Artis: Wajah Cantik di Balik Sindikat Love Scam Rp41,1 Miliar

Di bidang pendidikan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Abdul Mu’ti, mencatat bahwa 4.149 sekolah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 3.508 sekolah atau 85 persen telah kembali beroperasi. Sebanyak 54 sekolah yang mengalami kerusakan berat masih menjalankan kegiatan belajar-mengajar di tenda darurat. “Meskipun memang karena kondisi yang berbeda-beda, maka mereka tidak harus belajar sebagaimana yang normal,” ujar Mu’ti. Pemerintah menargetkan anak-anak di wilayah terdampak tetap mendapatkan akses pendidikan pada tahun ajaran baru yang dimulai pada 5 Januari 2026. BNPB juga berupaya agar sekolah dan madrasah yang terdampak lumpur dapat kembali difungsikan pada minggu pertama Januari.

Dalam sektor infrastruktur darurat, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengungkapkan pengerahan 22 jembatan Bailey ke wilayah terdampak, ditambah 14 jembatan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan 39 jembatan Armco di Aceh. Beliau memastikan pembangunan akan terus dilanjutkan di titik-titik jembatan yang belum tersambung. “Saya meyakinkan ini akan terus kita kerjakan,” ujar Jenderal Maruli.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Dampak Nota Keuangan Kuartal II 2026: Analisis Menteri Keuangan dan Prediksi Ekonomi Yogyakarta
Berita Utama

Dampak Nota Keuangan Kuartal II 2026: Analisis Menteri Keuangan dan Prediksi Ekonomi Yogyakarta

15 Juni 2026 - 04:14
Regina Dewanti Wakili UAJY di AACM 2026 Asia
Berita Utama

Regina Dewanti Wakili UAJY di AACM 2026 Asia

15 Juni 2026 - 00:38
Momen Bersejarah: NASA Sukses Mendaratkan Rover Terbaru di Mars Selatan, Ini Dampaknya Bagi Kita
berita

Momen Bersejarah: NASA Sukses Mendaratkan Rover Terbaru di Mars Selatan, Ini Dampaknya Bagi Kita

13 Juni 2026 - 19:45
NASA Berhasil Daratkan Robot Penjelajah Terbaru di Sektor Selatan Mars: Menjadi Sorotan
Aktual

NASA Berhasil Daratkan Robot Penjelajah Terbaru di Sektor Selatan Mars: Menjadi Sorotan

13 Juni 2026 - 14:07
Lebam Wajah Anton Kurniawan: Misteri Kematian Eks Polisi di Lapas Palangka Raya
Berita Utama

Lebam Wajah Anton Kurniawan: Misteri Kematian Eks Polisi di Lapas Palangka Raya

13 Juni 2026 - 13:11
Pengacara: Sarwendah Tak Terpengaruh Giorgio Antonio
Berita Utama

Pengacara: Sarwendah Tak Terpengaruh Giorgio Antonio

13 Juni 2026 - 07:08
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Jejak Spektakuler Konser Band Legendaris Dunia di Jakarta: Analisis Mendalam dan Reaksi Penggemar

Jejak Spektakuler Konser Band Legendaris Dunia di Jakarta: Analisis Mendalam dan Reaksi Penggemar

15 Juni 2026 - 21:10
Kinerja Logistik Menguat, BP Batam Sebut Batam sebagai Motor Ekonomi Kawasan

Aparat Tingkatkan Pengawasan Jalur Laut untuk Cegah Penyelundupan: Strategi, Tantangan, dan Dampaknya

15 Juni 2026 - 20:59
Iran Balas Gempur Kapal AS dengan Rudal Jelajah

Iran Balas Gempur Kapal AS dengan Rudal Jelajah

15 Juni 2026 - 20:58
Wise Faces £2bn Slump Amid Belgian Money Laundering Probe

Wise Faces £2bn Slump Amid Belgian Money Laundering Probe

15 Juni 2026 - 20:45
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.