PEKANBARU, – Penyebab kebocoran pipa gas PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang memicu ledakan dan kebakaran hebat di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, kini dalam proses penyelidikan.
Kepolisian Daerah (Polda) Riau menurunkan tim laboratorium forensik (Labfor) untuk melakukan analisis ilmiah di lokasi kejadian.
Tim Labfor diterjunkan guna menemukan penyebab pasti kebocoran pipa tanam tersebut. Selain penyelidikan, pihak kepolisian juga fokus pada penanganan dampak sosial dan material yang dialami oleh masyarakat sekitar.
“Tim labfor Polda Riau sudah tiba di lokasi untuk mengumpulkan dan memeriksa bukti fisik,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto kepada melalui pesan WhatsApp, Minggu (4/1/2026).
Tangani korban dan kerugian material
Anom menyatakan bahwa kasus ini menjadi atensi khusus Polda Riau. Pihaknya telah mendirikan posko terpadu untuk menangani warga yang terdampak, baik secara medis maupun bantuan logistik akibat kerugian harta benda.
“Kami asistensi bukan hanya masalah penyelidikan, tapi juga penanganan korban dan masyarakat terdampak serta kerugian material. Kami dirikan posko,” kata Anom.
Berdasarkan data terbaru, insiden ledakan tersebut mengakibatkan 10 orang warga terluka. Rinciannya, enam orang mengalami luka bakar serius, sementara empat orang lainnya menderita luka ringan saat berupaya menyelamatkan diri.
Selain korban luka, kerugian material meliputi lima unit truk dan lima sepeda motor yang hangus terbakar di lokasi.
Api padam setelah 14 jam
Peristiwa mencekam ini bermula pada Jumat (2/1/2026) petang saat pipa gas tanam milik PT TGI bocor dan memicu ledakan. Semburan api yang mencapai ketinggian 15 meter sempat membuat arus lalu lintas di jalan lintas timur sumatera penghubung Riau-Jambi ditutup total.
Api baru benar-benar padam setelah berkobar selama 14 jam. Padamnya api bukan karena upaya pemadaman manual, melainkan karena sisa gas di dalam pipa telah habis setelah pihak perusahaan menutup saluran utama gas tersebut.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Sementara itu, manajemen PT TGI telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi dan menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab atas seluruh kerugian yang ditimbulkan oleh insiden ini.



















