Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, 13 Perjalanan Dibatalkan
Kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, menyebabkan sebanyak 13 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dibatalkan. Kejadian ini berawal dari tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920, Senin (27/4/2026) malam.
Detail Kecelakaan
KA Argo Bromo Anggrek (relasi Gambir – Surabaya Pasarturi) menabrak KRL Commuter Line (relasi Cikarang) pada pukul 20.55 WIB. Dalam kecelakaan tersebut, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menerobos masuk ke gerbong bagian belakang dan gerbong khusus perempuan di KRL. Akibatnya, banyak penumpang mengalami luka-luka dan beberapa korban meninggal dunia.
Menurut informasi terbaru hingga Selasa (28/4/2026) pagi, tercatat tujuh korban meninggal dunia, jumlah ini bertambah dari sebelumnya lima korban jiwa. Sementara itu, 81 orang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, tiga orang masih terjepit di dalam kereta. Proses evakuasi masih berlangsung hingga saat ini.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) (PT KAI), Bobby Rasyidin, dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, menyampaikan bahwa sebanyak 79 orang telah dibawa ke sembilan rumah sakit untuk dilakukan perawatan. Ia juga menyebut bahwa jumlah korban meninggal bertambah menjadi tujuh orang.
Tindakan Pengamanan dan Penanganan Darurat
PT KAI membangun posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi guna membantu keluarga korban mendapatkan informasi terkait penumpang. Sementara itu, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek dipastikan selamat. Total terdapat 240 penumpang dalam kereta tersebut dan telah berhasil dievakuasi.
Sebagai respons atas kejadian ini, PT KAI membatalkan 13 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh pada Selasa (28/4/2026). Pembatalan ini dilakukan sebagai langkah penyesuaian perjalanan kereta api demi keselamatan dan mendukung proses penanganan di lokasi kejadian.
Daftar Perjalanan yang Dibatalkan
Berikut daftar 13 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang dibatalkan pada Selasa, 28 April 2026:
- KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
- KA 56F-53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
- KA 58F-59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)
- KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen)
- KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)
- KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasarsenen)
- KA 163 Gumarang (Surabaya Pasarturi – Pasarsenen)
- KA 149 Singasari (Blitar – Pasarsenen)
- KA 94-91 Jayabaya (Malang – Pasarsenen)
- KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir)
- KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasarsenen)
- KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi – Gambir)
- KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasarsenen)
Kebijakan Refund Tiket
PT KAI memberlakukan kebijakan pengembalian bea (refund) bagi pelanggan yang terdampak insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur. Berikut ketentuan refund:
- Pengembalian bea berupa refund tiket 100 persen di luar bea pesan.
- Kebijakan pengembalian bea 100 persen berlaku bagi pelanggan dengan jadwal keberangkatan pada 27–28 April 2026.
- Yang dimaksud pelanggan pada poin kedua adalah penumpang yang batal melakukan perjalanan akibat keterlambatan atau penundaan perjalanan kereta api.
- Pengembalian dana dilakukan secara tunai apabila pembatalan dilakukan di loket stasiun online, atau melalui transfer bank jika diajukan lewat Call Center 121 (021–121).
- Batas waktu proses pembatalan tiket melalui loket online dan contact center 121 adalah 7×24 jam sejak dari tanggal keberangkatan yang tercantum pada tiket.
Cara Pembatalan Tiket Melalui Call Center 121
Pelanggan dapat mengajukan pembatalan tiket melalui layanan Call Center KAI 121 yang tersedia via telepon, ponsel, atau fitur bantuan pada aplikasi Access by KAI (VoIP). Untuk memperlancar proses pengembalian dana (refund), ada beberapa data pendukung yang harus disiapkan, yakni:
- Kode pemesanan tiket
- Nama penumpang
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Nomor rekening
- Nomor telepon
- Alamat e-mail
Loket Stasiun Online
Pelanggan juga dapat melakukan pembatalan di loket stasiun online, dengan pengembalian dana nantinya bisa didapat secara tunai. Berikut daftar loket stasiun online yang bisa didatangi:
- Daerah Operasi 1 Jakarta: Jatinegara, Gambir, Pasarsenen, Bogor Paledang, Bekasi, Cikampek, Karawang, Cikarang, Sukabumi
- Daerah Operasi 2 Bandung: Bandung, Kiaracondong, Purwakarta, Tasikmalaya, Banjar
- Daerah Operasi 3 Cirebon: Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Brebes, Haurgeulis
- Daerah Operasi 4 Semarang: Tegal, Pekalongan, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Cepu
- Daerah Operasi 5 Purwokerto: Purwokerto, Kroya, Cilacap, Kutoarjo
- Daerah Operasi 6 Yogyakarta: Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Wates, Purwosari, Solo Jebres, Klaten, Sragen
- Daerah Operasi 8 Surabaya: Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Sidoarjo, Malang, Mojokerto, Bojonegoro
- Daerah Operasi 7 Madiun: Madiun, Kertosono, Kediri, Jombang, Blitar
- Daerah Operasi 9 Jember: Ketapang, Kalibaru, Jember, Probolinggo, Pasuruan, Banyuwangi Kota



















