Langkah Strategis Pemegang Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI): Penjualan Saham Demi Likuiditas Pasar
Sebuah manuver penting dilakukan oleh salah satu pemegang saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI), yaitu Batubara Development Pte Ltd. Perusahaan yang terafiliasi dengan nama Happy Hapsoro ini, yang dikenal bergerak dalam sektor pertambangan batubara dan industri kayu, telah melaksanakan serangkaian transaksi penjualan saham SINI. Tindakan ini dilaporkan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 15 Januari 2026, dengan tujuan utama untuk meningkatkan jumlah saham yang beredar di kalangan masyarakat.
Secara keseluruhan, Batubara Development Pte Ltd melepas sebanyak 3,5 juta lembar saham SINI melalui tiga tahapan transaksi yang berbeda. Langkah ini mencerminkan strategi perusahaan untuk mengoptimalkan portofolio investasinya sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi investor publik untuk berpartisipasi dalam kepemilikan saham perusahaan.
Detail Transaksi Penjualan Saham
Rincian dari ketiga transaksi penjualan saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) oleh Batubara Development Pte Ltd adalah sebagai berikut:
Transaksi Pertama: Dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2026. Dalam transaksi ini, Batubara Development Pte Ltd menjual sebanyak 1 juta lembar saham SINI dengan harga per saham Rp 13.200. Nilai total dari transaksi pertama ini mencapai Rp 13,2 miliar. Penjualan pada harga ini menunjukkan upaya awal untuk memfasilitasi masuknya investor baru ke dalam pasar saham SINI.
Transaksi Kedua: Berlangsung pada tanggal 13 Januari 2026. Batubara Development Pte Ltd kembali melakukan penjualan, kali ini sebanyak 1,5 juta lembar saham SINI. Harga yang ditetapkan pada transaksi kedua ini adalah Rp 14.500 per saham. Dengan volume yang lebih besar dan harga yang sedikit lebih tinggi, nilai transaksi pada tanggal ini mencapai Rp 21,75 miliar. Peningkatan harga ini bisa jadi mencerminkan sentimen pasar yang positif atau penyesuaian berdasarkan permintaan.
Transaksi Ketiga: Merupakan transaksi terakhir dalam rangkaian penjualan ini, yang dilakukan pada tanggal 14 Januari 2026. Batubara Development Pte Ltd melepas 1 juta lembar saham SINI dengan harga jual Rp 15.800 per saham. Transaksi ketiga ini menghasilkan dana sebesar Rp 15,8 miliar. Dengan harga per saham yang terus meningkat, penjualan ini menandakan bahwa permintaan pasar terhadap saham SINI cukup kuat.
Secara kumulatif, dari ketiga transaksi tersebut, Batubara Development Pte Ltd berhasil mengumpulkan dana segar senilai Rp 50,75 miliar. Dana ini diperoleh dari penjualan total 3,5 juta lembar saham SINI.
Dampak Penjualan terhadap Kepemilikan Saham
Pelaksanaan penjualan saham ini tentu saja berdampak pada struktur kepemilikan Batubara Development Pte Ltd di PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Setelah selesainya ketiga transaksi tersebut, kepemilikan saham Batubara Development Pte Ltd kini menyusut menjadi 74,53 juta lembar saham. Jika dikonversikan ke dalam persentase, jumlah ini setara dengan 15,49% dari total saham yang beredar.
Sebelumnya, Batubara Development Pte Ltd memegang sebanyak 78,03 juta lembar saham SINI, yang mewakili 16,22% dari total saham. Penurunan kepemilikan ini adalah konsekuensi langsung dari strategi pelepasan saham yang bertujuan untuk meningkatkan likuiditas.
Pergerakan Saham SINI di Pasar
Menariknya, di tengah pelaksanaan transaksi penjualan saham oleh pemegang saham utamanya, saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menunjukkan performa yang positif di lantai bursa. Pada hari Kamis, tanggal 15 Januari 2026, saham SINI terpantau mengalami kenaikan signifikan sebesar 9,91%.
Harga saham SINI pada penutupan perdagangan hari itu mencapai Rp 17.475 per lembar. Performa impresif ini tidak hanya terjadi dalam satu hari. Dalam kurun waktu lima hari terakhir, saham perusahaan yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro ini telah melonjak sebesar 32,39%. Kenaikan ini mengindikasikan adanya minat investor yang kuat terhadap saham SINI, yang mungkin didorong oleh prospek bisnis perusahaan atau sentimen pasar yang positif secara umum.
Langkah strategis Batubara Development Pte Ltd dalam menjual sebagian kepemilikannya, meski mengurangi porsi kepemilikan, justru berpotensi memperkuat posisi saham SINI di pasar dengan meningkatkan jumlah saham yang diperdagangkan secara bebas. Hal ini dapat menarik lebih banyak investor institusional maupun ritel, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada stabilitas dan apresiasi harga saham dalam jangka panjang.
















