Terjadi perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah. Habib Ismail bin Yahya secara resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua DPW PKB Kalteng, membuka jalan bagi Rahmanto untuk menduduki posisi puncak kepemimpinan partai. Pergantian ini menandai babak baru bagi PKB Kalteng, dengan harapan membawa angin segar dan strategi baru dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
Keputusan ini dianggap sebagai bagian dari strategi regenerasi internal yang sedang digalakkan oleh PKB Kalteng. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan kader-kader potensial agar transisi kepemimpinan dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan. PKB Kalteng menyadari pentingnya memiliki pemimpin yang berkualitas dan siap untuk membawa partai ke arah yang lebih baik.
Habib Ismail menegaskan bahwa keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatan Ketua Tanfidz diambil dengan kesadaran penuh. Ia ingin memberikan kesempatan kepada Rahmanto untuk mengembangkan potensi dan memimpin PKB Kalteng.
“Rahmanto ini memang kader yang kami siapkan untuk memimpin PKB ke depan. Dia loyal terhadap partai dan terpilih sesuai dengan keinginan teman-teman,” ujar Habib Ismail.
Ia menambahkan bahwa pengunduran dirinya merupakan kunci agar Rahmanto bersedia untuk maju sebagai calon ketua. “Kalau saya tidak mundur, Rahmanto tidak mau mencalonkan diri. Itu alasan utama saya membuka jalan ini,” jelasnya.
Meskipun telah menyerahkan kepemimpinan eksekutif partai, Habib Ismail tidak sepenuhnya meninggalkan dunia politik. Atas permintaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dan Rahmanto, ia bersedia untuk mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Syuro.
“Saya sebenarnya ingin pensiun, menikmati masa tua, fokus ibadah, serta mengurus majelis taklim dan pesantren. Tapi karena masih diminta DPP dan Rahmanto, sementara ini saya iyakan dulu,” tuturnya.
Peran ini bersifat transisi, di mana Habib Ismail akan mendampingi kepengurusan baru hingga pelantikan selesai dilaksanakan. Selain itu, ia juga akan membantu dalam menyiapkan figur pengganti untuk masa depan.
Pelantikan pengurus DPW PKB se-Indonesia dijadwalkan akan berlangsung secara serentak di Jakarta pada tanggal 3 Februari mendatang. Acara ini akan menjadi momentum penting bagi PKB untuk menunjukkan soliditas dan kesiapan dalam menghadapi berbagai agenda politik nasional.
“Pelantikan serentak tanggal 3 Februari di Jakarta, untuk Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Tanfidz,” jelasnya. Sementara itu, pelantikan lengkap di tingkat daerah direncanakan akan dilaksanakan sebelum bulan Ramadan tiba.
Terkait dengan susunan pengurus harian, terutama posisi bendahara, Habib Ismail menekankan pentingnya memilih figur yang memiliki pemahaman mendalam tentang akuntansi dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dari ketua.
“Bendahara itu jangan yang bersaing dengan ketua. Harus orang yang paham keluar masuk dana dan mengerti akuntansi, supaya tidak ada masalah ke depan,” pungkasnya. Hal ini menunjukkan komitmen PKB Kalteng untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan partai.
Berikut adalah poin-poin penting terkait dengan pergantian kepemimpinan di DPW PKB Kalteng:
- Regenerasi Kepemimpinan: Pergantian ini merupakan bagian dari strategi regenerasi internal PKB Kalteng.
- Tujuannya adalah untuk mempersiapkan kader-kader potensial untuk memimpin partai di masa depan.
- Pengunduran Diri Habib Ismail: Habib Ismail mengundurkan diri dari jabatan Ketua Tanfidz untuk memberikan kesempatan kepada Rahmanto.
- Keputusan ini diambil dengan kesadaran penuh dan demi kepentingan partai.
- Penunjukan Rahmanto: Rahmanto terpilih sebagai Ketua DPW PKB Kalteng yang baru.
- Ia dianggap sebagai kader yang loyal dan memiliki potensi untuk memimpin partai ke arah yang lebih baik.
- Peran Habib Ismail sebagai Ketua Dewan Syuro: Habib Ismail bersedia mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Syuro atas permintaan DPP PKB dan Rahmanto.
- Peran ini bersifat transisi untuk mendampingi kepengurusan baru.
- Pelantikan Pengurus: Pelantikan pengurus DPW PKB se-Indonesia akan dilaksanakan serentak di Jakarta pada tanggal 3 Februari.
- Pelantikan lengkap di tingkat daerah direncanakan sebelum Ramadan.
PKB Kalteng berharap dengan adanya perubahan kepemimpinan ini, partai dapat semakin solid dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.




















