Ribuan warga Kalimantan Barat tumpah ruah mengikuti jalan sehat yang diselenggarakan Universitas OSO dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-6. Acara yang berlangsung meriah ini diadakan di halaman Kampus Universitas OSO pada hari Minggu, 26 Januari 2026.
Acara jalan sehat ini terbuka untuk umum dan menarik partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari civitas akademika Universitas OSO, pelajar, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, komunitas olahraga, hingga keluarga turut serta memeriahkan acara ini. Dengan rute sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer, jalan sehat ini tidak hanya menjadi ajang olahraga ringan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga Kalimantan Barat.
Daya Tarik Hadiah Utama yang Fantastis
Salah satu daya tarik utama dari acara jalan sehat ini adalah hadiah-hadiah yang sangat menarik. Hadiah utama berupa satu unit mobil berhasil dimenangkan oleh Tiwira, seorang mahasiswa dari Program Studi Kimia Universitas OSO. Selain itu, paket umrah juga menjadi hadiah yang sangat diidam-idamkan oleh para peserta.
Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik lainnya, termasuk belasan sepeda motor, kulkas dua pintu, sepeda gunung, rice cooker, kipas angin, voucher menginap di Hotel Mahkota, dan berbagai hadiah hiburan lainnya. Keberagaman hadiah ini semakin menambah antusiasme para peserta untuk mengikuti jalan sehat hingga akhir acara.
Kehadiran Tokoh Penting
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan. Di antaranya adalah Bupati Kayong Utara, Rommy Wijaya; Ketua Yayasan Universitas OSO yang juga merupakan mantan Duta Besar LBBP RI untuk Republik Azerbaijan, Hildi Hamid; Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito; serta Rektor Universitas Tanjungpura, Garuda Wiko. Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol dukungan nyata terhadap peran dan kontribusi Universitas OSO dalam pembangunan di Kalimantan Barat.
Wujud Syukur dan Kedekatan dengan Masyarakat
Ketua Pelaksana Jalan Santai Dies Natalis ke-6 Universitas OSO, Raja Sapta Ervian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan enam tahun Universitas OSO. Selain itu, acara ini juga menjadi bentuk kedekatan kampus dengan masyarakat luas.
“Ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun Universitas OSO, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan. Kami ingin Universitas OSO benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Raja Sapta Ervian.
Ia juga menjelaskan bahwa jalan santai ini merupakan bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-6 Universitas OSO yang mengusung semangat kebersamaan, kesehatan, dan kepedulian sosial. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa Universitas OSO semakin diterima dan mendapatkan tempat di hati warga Kalimantan Barat.
Permohonan Maaf dari Oesman Sapta Odang
Dalam kesempatan tersebut, Raja Sapta Ervian juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Pembina Yayasan Pendidikan OSO, Dr. (HC) H. Oesman Sapta Odang (OSO), yang berhalangan hadir secara langsung. Meskipun demikian, OSO tetap memberikan perhatian penuh terhadap kegiatan ini.
“Bapak OSO menitipkan permohonan maaf karena tidak bisa hadir hari ini. Namun, beliau menitipkan banyak hadiah untuk kita semua. Hadiah utama yang kita undi hari ini adalah bentuk kepedulian beliau kepada masyarakat dan civitas Universitas OSO,” jelasnya.
Secara spontan, Raja Sapta Ervian juga menambahkan hadiah berupa paket umrah dan sepeda motor, yang langsung disambut dengan gemuruh tepuk tangan dan sorak sorai dari ribuan peserta.
Universitas OSO sebagai Ruang Bersama
Sementara itu, Rektor Universitas OSO, Dr. Yarlina Yacoub, S.E., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan jalan santai ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan simbol keterbukaan kampus terhadap masyarakat.
“Kami ingin kampus ini menjadi ruang bersama, tempat tumbuhnya harapan, kesehatan, dan masa depan generasi Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, memasuki usia enam tahun, Universitas OSO terus berbenah dan berkembang, baik dari sisi akademik maupun pengabdian kepada masyarakat. Saat ini, Universitas OSO mengelola delapan program studi sarjana (S1) yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah.
Berikut adalah daftar program studi yang ada di Universitas OSO:
- Program Studi Manajemen
- Program Studi Akuntansi
- Program Studi Ilmu Hukum
- Program Studi Teknik Sipil
- Program Studi Teknik Pertambangan
- Program Studi Agroteknologi
- Program Studi Kimia
- Program Studi Sistem Informasi
Universitas OSO resmi berdiri pada tanggal 31 Januari 2020 setelah memperoleh izin operasional dari pemerintah. Sejak awal pendiriannya, kampus ini memiliki komitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, relevan, dan berpihak pada pembangunan Kalimantan Barat.
Dengan kemasan acara yang meriah, hadiah bernilai besar, serta semangat kebersamaan yang kuat, Jalan Santai Dies Natalis ke-6 Universitas OSO sukses menjadi magnet bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi Universitas OSO sebagai kampus muda yang terus bertumbuh, terbuka, dan berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia Kalimantan Barat.



















