Dampak Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi terhadap Industri dan Masyarakat
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya solar industri, telah memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha di Kota Batam. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Batam menilai bahwa kebijakan ini berpotensi menambah beban industri, sekaligus memicu kenaikan biaya logistik yang berdampak pada harga kebutuhan pokok.
Ketua APINDO Batam, Rafki Rasyid, menjelaskan bahwa sektor industri yang bergantung pada BBM industri akan menjadi pihak yang paling terdampak. Menurutnya, kenaikan harga energi akan langsung berimbas pada biaya operasional perusahaan.
“Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini pasti berdampak langsung ke industri. Biaya logistik hampir dipastikan ikut naik,” kata Rafki, Minggu (19/4/2026).
Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi juga memengaruhi masyarakat secara langsung. Di beberapa wilayah seperti Tanjungpinang, warga mulai cemas dengan kemungkinan kenaikan harga Pertalite, meskipun saat ini masih stabil di angka Rp10.000 per liter. Namun, harga BBM nonsubsidi lainnya seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite mengalami kenaikan signifikan.
Harga Pertamax Turbo naik dari Rp13.650 menjadi Rp20.250 per liter. Pertamina Dex, semula Rp15.100, kini menjadi Rp24.950, sedangkan Dexlite naik dari Rp14.800 menjadi Rp24.650 per liter. Sementara itu, Pertamax 92 tetap dijual dengan harga Rp12.900 per liter.
Masalah Monyet di Perumahan Citra Onyx
Di Bintan, warga Perumahan Citra Onyx, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, akhir-akhir ini dibuat resah oleh seekor monyet. Monyet tersebut kerap kali menghantui warga yang berdomisili di wilayah tersebut. Tak hanya berkeliaran di permukiman, monyet juga masuk ke dalam rumah warga dan mengacak-acak isi rumah.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, menyampaikan bahwa monyet itu mulanya kerap diberi makan oleh warga. Kebiasaan itu diduga membuat monyet terbiasa mendatangi permukiman dan tak takut masuk ke dalam rumah warga.
Berita Lain yang Ramai Dibahas
Selain isu kenaikan harga BBM dan masalah monyet, beberapa berita lain juga menjadi sorotan. Salah satunya adalah kematian seorang bocah SD di Kundur Barat Karimun akibat tenggelam di danau belakang Kantor Desa Gemuruh, Minggu (19/4). Korban diketahui bernama M (12), siswa kelas 6 di Sekolah Dasar Negeri 005 Kundur. Saat kejadian, korban sedang berenang bersama lima orang temannya di lokasi. Diduga korban mengalami kesulitan saat berenang, lalu tak muncul lagi ke permukaan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Sementara itu, seorang pria di Deli Serdang nekat membakar dua rumah milik orang tuanya. Agus, pelaku pembakaran, sengaja membakar bantal dan kasur di kamar kedua orang tuanya sebelum duduk beberapa meter di depan rumah sambil menonton api membakar kedua rumah.
Penindakan Polisi terhadap Balap Liar
Di Batam, polisi kembali melakukan razia terhadap balap liar dan penggunaan knalpot brong. Dalam patroli gabungan yang digelar, puluhan kendaraan langsung ditindak, pada Sabtu (18/4/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan oleh jajaran Polresta Barelang bersama polsek jajaran di wilayah hukum Polresta Barelang. Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan kegiatan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat.
Dukungan untuk Kontestan Indonesian Idol
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad juga memberikan dukungan kepada Meidra Aljuwi Shaputri, salah satu kontestan Indonesian Idol 2026. Ia mengajak masyarakat di Kepri memberikan dukungan penuh terhadap talenta muda Kepri tersebut. Wanita 25 tahun itu saat ini masih berkompetisi di season 14 Indonesian Idol di Jakarta.
Ajang Indonesian Idol musim ini semakin memanas. Kini tersisa delapan peserta yang berkompetisi di babak spektakuler show untuk memperebutkan gelar juara Indonesian Idol tahun 2026, termasuk Meidra dari Kepri.


























