Kader Teruji Partai Golkar Dinilai Layak Mendapatkan Jabatan Strategis
Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dianggap sebagai kader yang telah teruji dan memiliki rekam jejak yang mumpuni dalam dunia politik. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam sebuah acara Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut). Acara tersebut berlangsung di Ballroom Grand Kawanua Novotel, Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, pada Sabtu (11/4/2026) malam.
Bahlil menyatakan bahwa CEP layak mendapatkan jabatan strategis atau posisi yang lebih tinggi di internal partai. Ia menekankan bahwa pengalaman dan dedikasi CEP tidak perlu diragukan lagi. Menurutnya, sosok seperti CEP adalah contoh dari kader yang matang dan visioner, yang akan mendapatkan tempat yang layak di Partai Golkar.
“CEP adalah kader yang sudah teruji. Pengalaman dan dedikasinya tidak perlu diragukan lagi. Sudah tentu di Golkar, kader yang matang, kader yang visioner akan mendapatkan tempat yang lebih layak,” ujar Bahlil.
Pemilihan Jabatan Berdasarkan Kapasitas dan Loyalitas
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menjelaskan bahwa Partai Golkar selalu memberikan ruang bagi kader-kader terbaik untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar, baik dalam struktur partai maupun pemerintahan. Ia menegaskan bahwa penempatan kader pada posisi strategis harus didasarkan pada kapasitas, loyalitas, serta kemampuan dalam membesarkan partai.
“Yang kita dorong adalah kader-kader yang punya kapasitas dan bisa membawa Golkar semakin kuat, khususnya di Sulawesi Utara,” tambahnya.
Peran CEP dalam Partai Golkar telah terbukti melalui berbagai kontribusi yang ia berikan. Meskipun saat ini ia telah melepaskan jabatannya sebagai ketua Golkar Sulut, ia tetap dianggap sebagai sosok penting dalam dinamika partai.
Pergantian Pemimpin di Sulawesi Utara
CEP akan digantikan oleh MEP, yang terpilih dalam Musda Golkar Sulut. Proses pergantian ini menjadi momen penting dalam konsolidasi partai di daerah. Penempatan MEP diharapkan dapat membawa arah baru yang lebih kuat dan efektif dalam menjalankan program-partai di wilayah Sulawesi Utara.
Pernyataan Bahlil tentang potensi CEP untuk menduduki posisi strategis diinternal partai mendapat respons positif. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki kepercayaan dan dukungan dari banyak anggota partai. Senyuman yang ditunjukkan oleh CEP saat mendengar pernyataan Bahlil menggambarkan bahwa ia merasa dihargai dan diakui perannya sebagai kader partai.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Dengan perubahan kepemimpinan di Sulawesi Utara, Partai Golkar dihadapkan pada tantangan untuk menjaga konsistensi dan keberlanjutan kerja sama antara kader-kader yang ada. Kepemimpinan baru harus mampu membangun kembali kepercayaan dan soliditas partai, sekaligus memperkuat basis dukungan di tingkat daerah.
Kehadiran kader-kader seperti CEP dan MEP menjadi bagian dari strategi partai untuk memastikan bahwa semua elemen dalam organisasi saling mendukung dan bekerja secara sinergis. Dengan demikian, Partai Golkar dapat terus tumbuh dan berkembang, baik secara nasional maupun regional.



















