No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Trump Kini Tidak Bisa Akhiri Perang dengan Iran, Presiden AS Bingung Aksi Apa Lagi

Wafaul by Wafaul
18 Mei 2026 - 00:32
in politik
0

Kehilangan Daya Tekan, Trump Dianggap Tidak Lagi Memiliki “Kartu” yang Kuat

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dinilai mulai kehilangan daya tekan terhadap Iran setelah upayanya memaksa Teheran menerima syarat perdamaian dari Washington tidak membuahkan hasil. Sejumlah analis menilai posisi tawar Trump melemah karena Iran tetap menunjukkan perlawanan meski telah kehilangan banyak petinggi militernya.

Direktur Program Timur Tengah di Center for Strategic and International Studies, Mona Yacoubian, menyebut bahwa saat ini Trump tidak memiliki banyak “kartu” atau keuntungan strategis untuk menghadapi Iran. Ia menilai, “Saya tidak melihat presiden memiliki banyak, jika memang ada, kartu bagus untuk dimainkan saat ini.”

Trump selama ini dikenal gemar menggunakan metafora “memegang kartu”, merujuk pada keyakinannya bahwa kekuatan Amerika Serikat serta kemampuan negosiasinya mampu membuat lawan tunduk. Namun, dalam konflik dengan Iran, posisi tawar tersebut dinilai tidak lagi sekuat sebelumnya.

Iran Tetap Bertahan Meski Ditekan

Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, Iran tetap menunjukkan perlawanan meski telah kehilangan banyak petinggi militernya dalam konflik yang berlangsung. Analisis menunjukkan bahwa langkah-langkah tekanan yang selama ini digunakan Washington belum mampu membuat Iran melunak. Justru, kondisi itu justru dinilai memperlihatkan keterbatasan opsi yang dimiliki Trump dalam menghadapi situasi geopolitik yang semakin rumit.

Di sisi lain, Iran disebut masih mampu mempertahankan pengaruh dan daya tahannya meski mendapat tekanan besar dari Amerika Serikat maupun sekutunya. Kondisi inilah yang membuat sejumlah pengamat menilai konflik berpotensi berlangsung lebih panjang dan sulit diprediksi arah akhirnya.

Iran Membalas Tekanan AS

Trump bergabung dengan Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dengan cepat menewaskan pemimpin tertinggi lama Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah pejabat lainnya. Namun Iran segera membalas dengan memperkuat kontrol atas Selat Hormuz, jalur sempit yang sebelumnya dilalui seperlima perdagangan minyak dunia. Iran juga meluncurkan rudal dan drone ke negara-negara monarki Arab Teluk yang bersekutu dengan AS.

Baca Juga  Ukraina Gelar Pemilu Pasca Gencatan Senjata: Keputusan Zelenskyy

Yacoubian mengatakan, Amerika Serikat memerlukan kekuatan sangat besar untuk memukul mundur Iran dari selat tersebut. Langkah itu, menurutnya, dapat memicu kekacauan baru di pasar global sekaligus meningkatkan ancaman terhadap negara-negara Teluk. Ia juga menilai pemerintahan Trump salah membaca karakter rezim Iran.

“Saya pikir pemerintahan ini pada dasarnya salah menilai karakter dan pendekatan rezim di Teheran,” ujarnya.

Trump Ingin Akhiri Perang

Trump sempat mengumumkan gencatan senjata pada 8 April dan terus memperpanjangnya tanpa batas waktu. Namun upaya negosiasi beberapa kali terganggu setelah Iran menolak hadir dalam perundingan yang direncanakan di Pakistan. Pekan lalu Trump juga mengumumkan “Project Freedom”, operasi untuk membantu kapal-kapal melintasi Selat Hormuz. Tetapi operasi itu ditangguhkan hanya dua hari kemudian setelah negara-negara Arab Teluk khawatir menjadi sasaran serangan baru.

Trump kemudian membangun ekspektasi publik terkait kemungkinan respons Iran, sebelum akhirnya menyebut proposal balasan dari Teheran sebagai sesuatu yang “sampah”.

Peneliti senior Middle East Institute Brian Katulis mengatakan, tindakan Trump menunjukkan bahwa pemimpin AS itu sangat ingin segera mengakhiri konflik. “Tindakan Trump selama sebulan terakhir menunjukkan seorang pemimpin yang sangat putus asa untuk mengakhiri konflik ini, tetapi ia terus mengancam konflik yang lebih besar jika tidak mendapatkan apa yang diinginkannya,” kata Katulis.

“Itu menunjukkan bahwa ia sama sekali tidak tahu bagaimana mendapatkan kesepakatan yang lebih baik. Ia sebenarnya bisa mendapatkan kesepakatan yang lebih baik sebelum perang dimulai,” lanjutnya.

Posisi AS Dinilai Melemah di Hadapan China

Konflik Iran juga dinilai memengaruhi posisi Amerika Serikat di tingkat global, terutama di hadapan China. Sebelum perang, Trump berulang kali menyebut China sebagai tantangan utama bagi AS. Namun menurut Katulis, Trump kini datang ke China dengan posisi yang jauh lebih lemah.

“Militer AS telah menghabiskan banyak persenjataan dan amunisi hanya dalam waktu 1,5 bulan, dan China mengetahui hal itu,” ujarnya. Trump dan para pejabat seniornya sebelumnya mengatakan, fase ofensif perang telah berakhir karena pemerintah membutuhkan persetujuan Kongres bila ingin melanjutkan operasi militer lebih jauh.

Baca Juga  Ketua BEM UGM: Bocoran Intelijen Incar Nyawa Saya

Meski begitu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam wawancara dengan program 60 Minutes di CBS mengatakan, perang belum selesai karena masih ada kebutuhan merebut uranium dari program nuklir Iran yang diperselisihkan.

Jalan Keluar Hanya Melalui Negosiasi

Pakar kebijakan luar negeri dari American University, Garret Martin, mengatakan bahwa jalan keluar bagi Trump kemungkinan hanya melalui kesepakatan negosiasi. Menurut Martin, hasil akhirnya bahkan bisa lebih longgar dibanding kesepakatan nuklir tahun 2015 pada era Presiden Barack Obama yang dulu dikecam Trump sebagai “kesepakatan terburuk yang pernah ada”.

Martin menilai kekuatan militer Amerika Serikat saja tidak cukup untuk menghadapi Iran. “Tidak ada yang meragukan bahwa militer Amerika lebih kuat dibanding Iran,” kata Martin. “Namun itu tidak cukup ketika lawannya bertempur dalam konflik yang mereka anggap sebagai perang eksistensial.”

Tags: akhiribingungdenganperangpolitikpresiden,
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Kronologi Jawaban Regu B dan C Berbeda, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf
politik

Kronologi Jawaban Regu B dan C Berbeda, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf

18 Mei 2026 - 02:02
Siapa Dalang Korupsi Nanas Sulsel? Bahtiar Baharuddin Akui Hanya Jalankan Perintah
politik

Siapa Dalang Korupsi Nanas Sulsel? Bahtiar Baharuddin Akui Hanya Jalankan Perintah

17 Mei 2026 - 19:43
KontraS: ‘Pesta Babi’ Dilindungi Konstitusi
politik

KontraS: ‘Pesta Babi’ Dilindungi Konstitusi

17 Mei 2026 - 18:49
Pemeriksaan Plt Wali Kota Madiun, KPK Selidiki Pemerasan Dengan Dana CSR dan Izin Usaha
politik

Pemeriksaan Plt Wali Kota Madiun, KPK Selidiki Pemerasan Dengan Dana CSR dan Izin Usaha

17 Mei 2026 - 13:06
Kedaulatan dan Ancaman Demokrasi
politik

Kedaulatan dan Ancaman Demokrasi

17 Mei 2026 - 11:36
Proposal damai Iran yang ditolak Trump, dianggap tidak dapat diterima
politik

Proposal damai Iran yang ditolak Trump, dianggap tidak dapat diterima

17 Mei 2026 - 09:30
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Kronologi Jawaban Regu B dan C Berbeda, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf

Kronologi Jawaban Regu B dan C Berbeda, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf

18 Mei 2026 - 02:02
Menjelajah Keindahan Bawah Laut di Pulau Abang: Tips dan Biaya yang Perlu Diketahui

Menjelajah Keindahan Bawah Laut di Pulau Abang: Tips dan Biaya yang Perlu Diketahui

18 Mei 2026 - 01:57
BRI Kotamobagu dan Yonarmed 15/Bogani Kuatkan Persaudaraan Melalui Pertandingan Sepak Bola Amal

BRI Kotamobagu dan Yonarmed 15/Bogani Kuatkan Persaudaraan Melalui Pertandingan Sepak Bola Amal

18 Mei 2026 - 01:44
5 Anak Muda Makassar Terlibat Grup WA Radikal DP3A, Didesak Buat Bom

5 Anak Muda Makassar Terlibat Grup WA Radikal DP3A, Didesak Buat Bom

18 Mei 2026 - 01:26
Strategi licik wanita Surabaya bobol tabungan Rp2 miliar dan emas 1 kg

Strategi licik wanita Surabaya bobol tabungan Rp2 miliar dan emas 1 kg

18 Mei 2026 - 01:08

Pilihan Redaksi

Kronologi Jawaban Regu B dan C Berbeda, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf

Kronologi Jawaban Regu B dan C Berbeda, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf

18 Mei 2026 - 02:02
Menjelajah Keindahan Bawah Laut di Pulau Abang: Tips dan Biaya yang Perlu Diketahui

Menjelajah Keindahan Bawah Laut di Pulau Abang: Tips dan Biaya yang Perlu Diketahui

18 Mei 2026 - 01:57
BRI Kotamobagu dan Yonarmed 15/Bogani Kuatkan Persaudaraan Melalui Pertandingan Sepak Bola Amal

BRI Kotamobagu dan Yonarmed 15/Bogani Kuatkan Persaudaraan Melalui Pertandingan Sepak Bola Amal

18 Mei 2026 - 01:44
5 Anak Muda Makassar Terlibat Grup WA Radikal DP3A, Didesak Buat Bom

5 Anak Muda Makassar Terlibat Grup WA Radikal DP3A, Didesak Buat Bom

18 Mei 2026 - 01:26
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.