JAKARTA – Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-77 dirayakan dengan meriah di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Rabu malam, 10 Desember 2025. Acara akbar ini diselenggarakan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting negara, pejabat tinggi dari berbagai kementerian dan lembaga, para kepala daerah, serta perwakilan dari seluruh Kantor Wilayah Kementerian HAM di seluruh pelosok Indonesia. Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Tengah, Mustafa Beleng, beserta jajaran pejabat struktural dan pegawai turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai wujud dukungan penuh terhadap agenda nasional ini.
Acara puncak ini dihadiri langsung oleh Menteri HAM RI, Wakil Menteri HAM RI, Wakil Menteri Dalam Negeri, Menteri Bappenas, serta para pimpinan tinggi madya dan pratama. Tak ketinggalan, para kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota juga turut hadir, bersama dengan para tokoh undangan dan perwakilan dari negara-negara sahabat.
Peringatan Hari HAM Sedunia ke-77 ini merupakan kulminasi dari serangkaian tiga agenda besar yang diselenggarakan oleh Kementerian HAM, yaitu Musyawarah Perencanaan Pembangunan HAM (Musrenbang HAM), Puncak Peringatan Hari HAM Sedunia ke-77, dan Refleksi Akhir Tahun. Keterlibatan Kanwil KemenHAM Jawa Tengah menjadi bagian integral dalam mendukung proses perencanaan, evaluasi, dan penguatan kebijakan HAM di wilayah tersebut.
Arah Kebijakan HAM Nasional
Acara dibuka secara resmi oleh Menteri HAM Republik Indonesia, Natalius Pigai, yang menyampaikan pidato utama di hadapan ribuan peserta yang hadir. Dalam pidatonya, Menteri Natalius Pigai menyampaikan beberapa poin penting terkait arah kebijakan HAM nasional:
- Komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang secara konsisten menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia.
- Tekad yang kuat untuk menciptakan rekam jejak positif dan progresif dalam penegakan HAM di tingkat global.
- Harapan agar Indonesia dapat menduduki posisi strategis sebagai pemimpin di Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Beliau menekankan bahwa Indonesia memiliki kapasitas, pengalaman, dan legitimasi moral yang kuat untuk tampil sebagai pemimpin dunia dalam isu-isu Hak Asasi Manusia. Sambutan tersebut disampaikan dengan penuh semangat dan mendapatkan respons positif dari seluruh peserta yang hadir.
Suasana Meriah dan Pemberian Penghargaan
Suasana perayaan semakin meriah dengan penataan panggung yang megah, penampilan seni yang memukau, serta antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pemberian penghargaan kepada para tokoh demokrasi dan HAM, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.
Selain itu, para pemenang lomba dalam rangkaian kegiatan Hari HAM Sedunia ke-77 juga diumumkan dan menerima penghargaan, termasuk kategori Juara Pertama dari berbagai jenis perlombaan yang diadakan.
Berikut adalah beberapa kategori penghargaan yang diberikan:
- Penghargaan Tokoh Demokrasi
- Penghargaan Tokoh HAM
- Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah
- Juara Lomba Debat HAM
- Juara Lomba Video Pendek HAM
Komitmen Jawa Tengah dalam Memajukan HAM
Kehadiran Kepala Kanwil KemenHAM Jawa Tengah beserta jajaran menjadi bukti nyata komitmen kuat dalam mendukung upaya nasional untuk memajukan Hak Asasi Manusia. Momentum ini juga menjadi sarana yang berharga untuk memperoleh arahan strategis, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan motivasi dalam penguatan pelayanan publik yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia.
Peringatan Hari HAM Sedunia ke-77 ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Kanwil KemenHAM Jawa Tengah untuk semakin aktif mewujudkan pelayanan publik yang humanis, responsif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tugas dan fungsi yang diemban. Dengan demikian, diharapkan implementasi HAM di Jawa Tengah dapat semakin optimal dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat.


















