Rizky Ridho Sandang Ban Kapten Timnas Indonesia dalam FIFA Match Day Juni
Tim Nasional Indonesia akan mengarungi dua pertandingan penting dalam kalender FIFA Match Day Juni 2026 dengan wajah baru di posisi pemimpin lapangan. Bek tangguh Persija Jakarta, Rizky Ridho, akan dipercaya mengenakan ban kapten untuk menggantikan Jay Idzes yang terpaksa absen akibat cedera. Kepastian ini diumumkan langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, usai memimpin sesi latihan skuad Garuda di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada hari Senin (2/6).
Herdman menekankan bahwa pemilihan kapten bukanlah keputusan tunggal pelatih, melainkan hasil musyawarah dan kesepakatan para pemain di dalam tim. “Tim yang memilihnya. Dan tim memilih Rizky Ridho sebagai kapten,” ujar Herdman, menegaskan kembali filosofinya untuk tidak mencampuri proses penentuan kapten. Ia menambahkan, “Para pemain selalu memilih kapten mereka sendiri. Itu bukan keputusan pelatih. Tugas saya memilih taktik, menentukan pemain, mengurus disiplin, dan berbicara kepada media.”
Penunjukan Rizky Ridho sebagai kapten mempertegas posisinya sebagai salah satu figur sentral dan pemimpin di skuad Garuda. Bek berusia 24 tahun ini bukan sosok baru dengan ban kapten. Selain telah memimpin Persija Jakarta dalam dua musim terakhir, Ridho juga memiliki pengalaman sebelumnya memimpin Timnas Indonesia.
Berdasarkan catatan Transfermarkt, Rizky Ridho telah dua kali dipercaya memegang amanah sebagai kapten tim Merah Putih:
Pertama: Saat Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 1-0 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 21 Maret 2024. Menariknya, pertandingan tersebut juga menandai debut Jay Idzes bersama Timnas Indonesia.
Kedua: Kesempatan berikutnya datang saat Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 6-0 atas Taiwan dalam sebuah laga uji coba yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada bulan September tahun lalu.
Kini, Ridho kembali mendapatkan kepercayaan penuh untuk memimpin skuad Garuda dalam dua pertandingan internasional krusial melawan Oman dan Mozambik.
Kehilangan Jay Idzes dan Peran Pentingnya
Meskipun demikian, John Herdman mengakui bahwa absennya Jay Idzes merupakan kehilangan yang sangat signifikan bagi tim. Bek yang bermain di klub Sassuolo tersebut harus mengesampingkan sejenak kiprahnya bersama timnas untuk fokus pada proses pemulihan cedera yang dialaminya pada pekan terakhir Liga Italia. Kondisi ini membuat Idzes untuk pertama kalinya tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda sejak ia resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia pada Desember 2023.
Sejak menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia melawan Vietnam pada Maret 2024, Jay Idzes telah menjelma menjadi bagian tak terpisahkan dari kekuatan skuad Garuda. Hingga saat ini, pemain berusia 25 tahun itu telah mengumpulkan total 18 penampilan gemilang bersama Timnas Indonesia.
Bagi pelatih John Herdman, peran Jay Idzes tidak hanya terbatas pada kontribusinya di atas lapangan hijau, tetapi juga sangat terasa di balik layar. “Saya rasa Anda tidak bisa menggantikan Jay Idzes. Sesederhana itu. Apa yang dia lakukan di balik layar untuk tim ini luar biasa. Dia pemimpin sejati yang benar-benar peduli pada misi membawa Indonesia lolos dan naik ke level berikutnya,” ungkap mantan pelatih Timnas Kanada tersebut dengan penuh keyakinan.
Harapan dan Optimisme di Bawah Kepemimpinan Rizky Ridho
Kini, tugas berat untuk memimpin Garuda di medan laga berada di pundak Rizky Ridho. Kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekannya di dalam tim menjadi modal berharga bagi bek kelahiran Surabaya itu. Ia diharapkan dapat membawa Timnas Indonesia meraih hasil positif dalam dua pertandingan mendatang, yaitu melawan Oman pada tanggal 5 Juni dan menghadapi Mozambik pada tanggal 9 Juni, yang keduanya akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Para pendukung berharap di bawah kepemimpinan Ridho, skuad Garuda dapat menampilkan performa terbaik dan meraih kemenangan.












