Misteri kematian Lula Lahfa, seorang selebgram yang ditemukan meninggal dunia pada Jumat malam (23/1), masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Polres Metro Jakarta Selatan telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Reza Arap Oktovian, kekasih Lula, serta beberapa saksi lainnya yang berada di lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi mengenai kehadiran Reza Arap dalam pemeriksaan tersebut.
Pemanggilan Reza Arap dan Saksi Lainnya
Kompol Iskandarsyah, Kasubdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa selain Reza Arap, polisi juga memanggil beberapa saksi lain untuk dimintai keterangan. Saksi-saksi tersebut termasuk sopir dan asisten pribadi Lula Lahfa.
“Belum ada konfirmasi mengenai kehadiran Arap untuk pemeriksaan. Kami juga memanggil saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi, termasuk sopir dan asisten pribadi,” ujar Kompol Iskandarsyah.
Ketidakpastian Kehadiran Reza Arap
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, juga mengkonfirmasi adanya jadwal pemeriksaan terhadap Reza Arap. Menurutnya, pemeriksaan seharusnya dimulai pada pukul 10.00 WIB. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian apakah musisi tersebut akan memenuhi panggilan polisi.
“Benar, ada jadwal pemeriksaan terhadap Arap. Tapi, kami masih menunggu konfirmasi kehadirannya,” kata Kombes Budi Hermanto.
Kronologi Penemuan Jenazah Lula Lahfa
Informasi mengenai meninggalnya Lula Lahfa pertama kali beredar di media sosial. Pihak kepolisian kemudian mengkonfirmasi bahwa mereka menerima laporan dari pihak apartemen tempat Lula tinggal.
Riwayat Kesehatan Lula Lahfa
Berdasarkan keterangan dari beberapa orang dekat Lula yang disampaikan kepada pihak kepolisian, diketahui bahwa perempuan berusia 26 tahun itu meninggal dunia dalam keadaan sakit. Lula baru saja menjalani operasi dan sempat berobat ke salah satu rumah sakit di Jakarta.
Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa Lula baru saja menjalani operasi batu ginjal dan memiliki riwayat asam lambung akut. “Korban, almarhumah, baru saja menjalani operasi batu ginjal. Kami masih mengecek tanggalnya ke RSPI. Selain itu, almarhumah juga memiliki riwayat asam lambung akut,” jelas Budi.
Pendalaman Penyakit yang Diderita Lula Lahfa
Polres Metro Jakarta Selatan akan mendalami riwayat penyakit yang diderita oleh Lula Lahfa sebelum ditemukan meninggal dunia. Untuk keperluan tersebut, keterangan dari beberapa saksi, termasuk Reza Arap, sangat dibutuhkan.
Beberapa poin penting yang menjadi fokus penyelidikan adalah:
Riwayat Operasi Batu Ginjal: Pihak kepolisian akan mencari tahu detail mengenai operasi batu ginjal yang dijalani oleh Lula, termasuk tanggal operasi, rumah sakit tempat operasi dilakukan, dan kondisi Lula setelah operasi.
- Informasi ini penting untuk mengetahui apakah ada komplikasi pasca-operasi yang mungkin berkontribusi pada kematian Lula.
Riwayat Asam Lambung Akut: Polisi juga akan menggali informasi mengenai riwayat asam lambung akut yang diderita Lula.
- Seberapa sering Lula mengalami serangan asam lambung?
- Obat-obatan apa yang dikonsumsi untuk mengatasi asam lambung?
- Apakah ada faktor lain yang memicu asam lambung Lula?
Keterangan Saksi: Keterangan dari Reza Arap dan saksi-saksi lain yang berada di lokasi kejadian sangat penting untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi Lula sebelum meninggal dunia.
- Apakah Lula menunjukkan gejala-gejala yang mengkhawatirkan sebelum meninggal?
- Apakah ada hal-hal mencurigakan yang terjadi sebelum kematian Lula?
Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kematian Lula Lahfa. Pihak kepolisian berharap dapat segera mendapatkan titik terang dalam kasus ini.



















