Ringkasan Berita:
- Kecelakaan beruntun terjadi di Kelok Banto, Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Rabu (7/1/2026) subuh.
- Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
- Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Sosmedya, menyampaikan seluruh kendaraan telah dievakuasi dari lokasi kejadian.
, PADANG –Kecelakaan beruntun terjadi di Kelok Banto, Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Rabu (7/1/2026) subuh.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05:20 WIB itu melibatkan enam kendaraan, terdiri dari empat truk, satu minibus, dan satu sepeda motor.
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Ia mengatakan personel kepolisian masih berada di lokasi hingga sore hari untuk melakukan pengamanan dan pendataan.
“Benar, personel kami masih berada di TKP hingga sore ini,” ujar AKP Riwal saat dikonfirmasi , sekitar pukul 16:04 WIB.
Hingga sore hari, kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi.
Proses evakuasi saat itu belum dilakukan dan direncanakan menggunakan alat berat.
“Rencananya akan menggunakan alat berat. Nanti akan kami pastikan kembali,” katanya.
AKP Riwal menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Namun, satu kendaraan, yakni minibus Honda Brio berwarna hitam, sempat masuk ke jurang di Kelok Banto.
Terkait kronologi kejadian, pihak kepolisian mengaku masih melakukan pendataan hingga Rabu sore.
“Kronologinya belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses pendataan,” terangnya.
Belakangan, proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan akhirnya berhasil dilakukan.
Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Sosmedya, menyampaikan seluruh kendaraan telah dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Sudah dievakuasi menggunakan alat berat milik pengurus trailer,” ujar AKP Sosmedya saat dihubungi , Rabu malam sekitar pukul 20:11 WIB.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Kelok Banto, Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Rabu (7/1/2026) subuh.
Kecelakaan ini diduga dipicu rem blong dari sebuah trailer pengangkut alat berat.
Menurut sopir truk yang terlibat kecelakaan, Rama, peristiwa terjadi sekitar pukul 05:20 WIB.
Ia menjelaskan detik-detik kejadian secara rinci kepada di lokasi.
“Kronologinya trailer ini mengalami rem blong, lalu menabrak ekor truk saya,” ujar Rama kepada .
Ia menambahkan, truknya berada di depan trailer dan sama-sama datang dari arah Solok menuju Padang.
Sebelum kecelakaan, Rama menyebut ada tiga kendaraan dari arah yang sama, terdiri dari dua truk dan satu minibus.
Dari arah Padang menuju Solok, terdapat satu truk lain.
“Posisinya kami sempat berhenti untuk mendahului kendaraan dari arah Padang ke Solok. Setelah jalan, trailer pengangkut alat berat menabrak truk saya. Truk saya kemudian menghantam truk BBM yang ada di depan,” kata Rama.
Meski begitu, Rama berhasil mengendalikan kemudi sehingga truknya tidak masuk jurang.
Berbeda dengan minibus dan sepeda motor yang ditabrak trailer, keduanya masuk ke jurang di Kelok Banto.
Beruntung, pengemudi minibus selamat dan tidak ada korban jiwa.
“Tidak ada korban jiwa. Sopir minibus juga selamat. Sepeda motornya hanya terparkir di bahu jalan,” tambah Rama.
Rama menjelaskan truknya mengangkut batu bara dari Sarolangun, yang rencananya dibongkar di PLTU Teluk Sirih, Bungus, Kota Padang.
Namun, akibat kecelakaan, pengiriman harus tertunda.
Pantauan sejak pukul 11:05 WIB hingga 14:47 WIB, mekanik panggilan sudah tiba untuk memperbaiki truk Rama.
Bagian depan truk diperiksa dan dibuka untuk mendeteksi kerusakan.
Terlihat kaca depan truk pecah cukup besar, dan bak bagian depannya penyok karena menghantam truk BBM.
Namun, bagian badan kanan, kiri, dan belakang truk Rama masih dalam kondisi baik.

















