jabar.
KOTA BANDUNG – Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bandung, Hilman Majid, menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan periode 2026–2030 bukan hanya sekadar acara seremonial. Ia menjelaskan bahwa momen ini menjadi awal dari transformasi olahraga masyarakat di kota ini.
“Ini bukan sekadar pelantikan, tetapi awal komitmen kami menggerakkan olahraga masyarakat untuk menciptakan warga yang sehat dan produktif,” ujar Hilman, dikutip Senin (20/4/2026).
Pelantikan digelar pada 18 April 2026 di Aula Dada Rosada, Gedung PMI Kota Bandung. Acara tersebut menjadi titik awal bagi KORMI dalam merancang strategi baru untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi.
Hilman mengakui bahwa partisipasi masyarakat dalam olahraga masih rendah. Jika tidak ditangani dengan serius, kondisi ini bisa berdampak pada kualitas kesehatan dan produktivitas warga. Oleh karena itu, KORMI langsung menyiapkan strategi berbasis kolaborasi dan pendekatan gaya hidup aktif.
“Kami ingin olahraga menjadi bagian dari keseharian masyarakat, bukan sekadar aktivitas sesekali,” ujarnya.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat peran Induk Organisasi Olahraga (Inorga) sebagai penggerak di tingkat komunitas. Selain itu, KORMI juga akan menggelar berbagai event olahraga yang inklusif dan mudah diakses semua kalangan.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan nyata yang bisa membuat masyarakat lebih aktif, sehat, dan bahagia,” katanya.
Dalam 100 hari pertama, KORMI akan fokus pada konsolidasi organisasi, penguatan basis data Inorga, serta penyusunan kalender kegiatan. Langkah ini dilakukan agar program berjalan terarah dan berkelanjutan.
KORMI juga menggandeng Pemerintah Kota Bandung sebagai mitra strategis. Kolaborasi dilakukan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga untuk memperluas jangkauan program. Sinergi tersebut mencakup penyelenggaraan kegiatan bersama hingga pemanfaatan ruang publik sebagai pusat aktivitas olahraga.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis bisa mewujudkan Bandung yang lebih sehat dan produktif,” tutur Hilman.
Ke depan, olahraga diharapkan tidak lagi dipandang sebagai aktivitas tambahan, melainkan bagian penting dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Hal ini menjadi visi utama KORMI dalam membangun kota yang lebih sehat dan aktif secara fisik maupun mental.
Beberapa inisiatif yang telah dirancang oleh KORMI antara lain:
- Pelaksanaan program olahraga komunitas yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat.
- Pengembangan infrastruktur olahraga yang ramah lingkungan dan mudah diakses.
- Peningkatan kesadaran masyarakat tentang manfaat olahraga dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, KORMI juga akan melakukan edukasi melalui berbagai media dan platform digital agar informasi tentang olahraga dapat menjangkau lebih banyak kalangan. Dengan pendekatan yang lebih proaktif, KORMI berharap mampu memberikan dampak positif yang signifikan dalam jangka panjang.
Pengembangan olahraga masyarakat juga akan diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. KORMI akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan pelatihan untuk membentuk tenaga pelatih dan pengurus olahraga yang kompeten. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki landasan yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah yang telah direncanakan, KORMI berkomitmen untuk menjadikan olahraga sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kota Bandung. Melalui kolaborasi dan inovasi, KORMI yakin dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan dinamis untuk seluruh warga kota.




















