Aksi Penyiraman Air Keras oleh Kurir Ekspedisi di Tasikmalaya
Seorang kurir ekspedisi nekat melakukan aksi penyiraman air keras terhadap sembilan buruh konveksi di Kabupaten Tasikmalaya. Akibat insiden tersebut, para korban mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini terjadi di sebuah gudang konveksi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku diketahui berinisial D, warga asal Tasikmalaya.
Berdasarkan keterangan kepolisian, aksi nekat tersebut diduga dipicu rasa sakit hati pelaku terhadap pemilik konveksi. Namun, para pekerja yang berada di lokasi justru ikut menjadi korban penyiraman air keras itu.
Kronologi Kejadian
Salah satu saksi berinisial B mengaku sempat mendengar ancaman pelaku yang berniat menyiram air keras karena emosi terhadap pasangan suami istri pemilik konveksi, QS dan L. Pelaku disebut kesal setelah dirinya dilaporkan ke kantor tempatnya bekerja terkait kesalahan saat mengangkut dan membereskan barang. Diketahui, pelaku memang kerap datang ke gudang konveksi tersebut untuk mengambil paket yang akan dikirim kepada konsumen.
“Sebelum kejadian, pelaku sempat berniat akan bertemu dengan pemilik konveksi ini. Namun, mungkin pelaku sudah nekat dan bertindak begitu.”
“Kami di sini bahkan sempat mengingatkan dan mencegah pelaku, tetapi kejadiannya malah malam, tidak menyangka,” kata dia, Selasa (5/5/2026).
Saat kejadian berlangsung, pelaku datang ke lokasi usai waktu Maghrib dengan membawa dua botol plastik berwarna putih. Ketika para pekerja masih berkumpul di area gudang, pelaku langsung menyiramkan cairan diduga air keras ke arah korban, termasuk beberapa pekerja perempuan. Korban yang terkena cairan itu langsung berteriak histeris kesakitan. Warga sekitar yang mendengar keributan segera mendatangi lokasi dan membantu mengevakuasi para korban ke puskesmas serta rumah sakit terdekat karena mengalami luka bakar cukup serius.
Motif Pelaku Diungkap Polisi
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, mengatakan pelaku kini telah diamankan pihak kepolisian. Polisi juga mengungkap motif sementara di balik aksi tersebut. “Pelaku sudah ditangkap. Pelaku merupakan kurir di salah satu ekspedisi yang biasa mengambil barang di gudang tersebut.”
“Pelaku merasa sakit hati ke salah satu korban sehingga melakukan penyiraman air keras,” jelas Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, di kantornya pada Selasa (5/5/2026). Menurut Herman, pelaku datang sambil berteriak emosional sebelum akhirnya menyiramkan cairan dari dalam botol plastik ke arah para korban. Para pekerja disebut tidak mengetahui persoalan yang sebenarnya terjadi antara pelaku dan pemilik konveksi.
“Akibat kejadian tersebut, sembilan korban mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit serta puskesmas,” kata dia. Warga yang berada di sekitar lokasi juga sempat mengamankan pelaku agar tidak kembali melukai orang lain.
“Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Dugaan sementara motif pelaku diduga sakit hati ke salah satu korban,” kata dia. Saat ini, polisi masih terus melakukan pendalaman terkait kasus penyiraman air keras tersebut.


















