No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal kejahatan

Mengapa Polisi Belum Tetapkan AKBP Basuki sebagai Tersangka Kematian Dosen Untag Semarang

Hidayat by Hidayat
7 Desember 2025 - 17:27
in kejahatan
0

Penyelidikan Kematian Dosen Untag Semarang Masih Berlangsung

Polda Jawa Tengah (Jateng) masih dalam proses penyelidikan terkait kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35). Hingga saat ini, AKBP Basuki belum ditetapkan sebagai tersangka karena pihak kepolisian masih menunggu hasil analisis forensik yang akan mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Proses Penyelidikan yang Masih Berlangsung

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menjelaskan bahwa penentuan tersangka tidak dapat dilakukan sebelum semua alat bukti lengkap. Menurutnya, penyidik membutuhkan tambahan bukti untuk memperkuat konstruksi hukum dalam kasus ini.

AKBP Basuki, yang merupakan kekasih dari mendiang Levi, berada di lokasi ketika korban ditemukan tak bernyawa di kamar nomor 210 sebuah kostel di Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11, Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang, pada Senin (17/11/2025).

“Penetapan tersangka AKBP Basuki menunggu hasil kesimpulan dari dokter forensik yang akan menyampaikan penyebab pasti kematian korban,” ujar Artanto kepada TribunJateng.com, Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, hasil analisis forensik belum dapat dipastikan kapan selesai karena pemeriksaan memerlukan waktu dan ketelitian.

“Sabar ya, karena ini ilmiah tidak boleh terburu-buru,” ucapnya.

Selain menunggu laporan forensik, penyidik juga tengah menyusun rangkaian alat bukti lain, termasuk rekaman CCTV, obat-obatan yang ditemukan, hingga keterangan sejumlah saksi.

“Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan, nanti tugas penyidik untuk menetapkan tersangka,” tambahnya.

Desakan dari Kuasa Hukum Keluarga Korban

Kuasa hukum keluarga Levi, Zainal Abidin Petir, mendorong Polda Jateng untuk menerapkan pasal berlapis kepada AKBP Basuki. Dorongan itu ia sampaikan usai melakukan audiensi dengan pihak kepolisian di Mapolda Jateng, Kota Semarang.

“Kami berharap jeratan pasal dalam kasus ini jangan hanya pasal 359 (tentang kelalaian).”

Baca Juga  Sabar Ya, Polda Jateng Belum Tetapkan AKBP Basuki sebagai Tersangka Kematian Dosen Untag Semarang

“Sebab, nanti kalau itu tidak sinkron dengan hasil laboratorium, AKBP Basuki bisa lepas (dari jeratan pidana),” tegasnya.

Petir menilai, sejumlah alat bukti yang sudah dikumpulkan memungkinkan penyidik menerapkan pasal lain. Meski begitu, ia menyerahkan sepenuhnya penentuan pasal tambahan kepada penyidik.

“Dalam kasus pidana ini ada kesengajaan meninggal dengan atau tidak, nanti biar mereka mencari setiap peristiwanya,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya rekaman CCTV di kostel tersebut. Dalam rekaman, menurut Petir, terlihat Levi dan AKBP Basuki masuk bersama ke kamar 210 pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu, Levi tidak pernah terlihat keluar lagi.

Sementara itu, AKBP Basuki sempat beberapa kali keluar kamar, termasuk untuk mengambil air minum di kulkas lantai dua.

Namun pada Senin (17/11/2025) pukul 05.00 WIB, Basuki terlihat mondar-mandir di lorong dengan ekspresi panik.

Petir menduga kuat bahwa Levi sudah meninggal sebelum waktu tersebut.

Laporan resmi ke kepolisian dari Basuki baru dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB.

“Kenapa AKBP Basuki panik, kalau tidak salah tentu tidak perlu panik.”

“Dan, dia kan polisi seharusnya segera melaporkan kasus itu segera ke polisi ketika korban sudah dalam kondisi seperti itu,” ungkapnya.

AKBP Basuki Dinilai Lalai

Penyidik Polda Jawa Tengah (Jateng) akhirnya menaikkan status kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, DLL (35) dari penyelidikan ke penyidikan.

Meski demikian, naiknya status ke penyidikan ini belum disertai penetapan tersangka.

AKBP Basuki, pria yang bersama DLL saat ditemukan meninggal di kamar nomor 210 kos-hotel (kostel) Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (17/11/2025), masih berstatus saksi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio memastikan ada unsur pidana dalam kasus kematian dosen DLL yakni ada tindakan kelalaian.

Baca Juga  Kronologi Penangkapan Sindikat Copet Internasional di Bali, Awalnya dari Laporan Bintang Drakor Jeon Hye Bin

Ia menyebut, pasal yang dikenakan dalam kasus ini yakni pasal 359 terkait kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya orang lain.

“Iya kasus ini naik ke tahap penyidikan kemarin (Selasa,25 November), tapi status AKBP B (Basuki) masih saksi, belum ada penetapan tersangka,” ungkapnya kepada Tribunjateng, di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Rabu (26/11/2025).

Polisi mengendus tindakan kelalaian yang dilakukan oleh AKBP Basuki berupa tidak bertindak cepat saat korban meninggal dunia.

Selain itu, AKBP Basuki juga telah mengetahui bahwa dosen DLL sakit.

“Semua yang terkait dengan unsur kelalaian itu terkait pada saat dia berada di lokasi sampai dengan membawa korban ke rumah sakit,” ujar Dwi.

Untuk membuktikan dugaan pidana itu, polisi kini sedang mengidentifikasi sejumlah alat bukti pendukung yang telah dikumpulkan dari tiga kali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) meliputi di hotel dua kali dan satu kali menyasar mobil pribadi AKBP Basuki.

Menurut Dwi, sejumlah barang bukti yang ditemukan dari hasil olah TKP tersebut meliputi handphone AKBP Basuki dan korban, laptop korban, rekaman CCTV, seprei, pakaian korban dan AKBP Basuki, obat-obatan dan lainnya.

Pihaknya juga telah memeriksa beberapa saksi mulai dari penjaga kostel, keluarga korban, keluarga AKBP Basuki dan teman Basuki.

“Barang bukti lumayan banyak di antaranya sedang dikirim sampelnya ke labfor baik di Jateng maupun di Mabes Polri. Ini untuk memperkuat peristiwa pidana atau mungkin ada pidana lain,” jelasnya.

Dwi menegaskan, pihaknya memang tidak hanya berfokus pada pasal kelalaian dalam kasus ini.

Ia menyebut, masih mencari dugaan pidana lain terutama dari alat bukti hasil autopsi.

Hasil autopsi itu akan menguak potensi masalah patologi, toksikologi maupun masalah lain yang dialami korban.

Baca Juga  Skandal Purwokerto 2025: APBD Bocor, Susu BBPTU Dijual Ilegal!

[NAMA-0]

“Nanti selepas autopsi keluar baru kami tindak lanjut dengan pidana lain. Jadi nanti bisa dikenakan Pasal berlapis,” terangnya.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Terungkap: Pembunuh Cucu Mpok Nori, Duka Akhiri Polemik Rumah Tangga
kejahatan

Terungkap: Pembunuh Cucu Mpok Nori, Duka Akhiri Polemik Rumah Tangga

24 Maret 2026 - 12:58
Cucu Mpok Nori Tewas: Kronologi Pembunuhan oleh Mantan Suami di Cipayung
kejahatan

Cucu Mpok Nori Tewas: Kronologi Pembunuhan oleh Mantan Suami di Cipayung

24 Maret 2026 - 04:24
Wanita Tanpa Identitas di Mamuju Diamankan, Diserahkan ke Dinsos
kejahatan

Wanita Tanpa Identitas di Mamuju Diamankan, Diserahkan ke Dinsos

24 Maret 2026 - 03:40
RX King Maut: Mabuk, Tabrak Dump Truck, Farihin Tewas di Kendal
kejahatan

RX King Maut: Mabuk, Tabrak Dump Truck, Farihin Tewas di Kendal

16 Desember 2025 - 17:12
Sherly Hilang Misterius: Gelagat Aneh Sebelum Sidang & Kunjungan Tak Terduga
kejahatan

Sherly Hilang Misterius: Gelagat Aneh Sebelum Sidang & Kunjungan Tak Terduga

15 Desember 2025 - 07:08
Pesta Sabu Berakhir: Pemuda Paser Dicokok di Muara Rapak
kejahatan

Pesta Sabu Berakhir: Pemuda Paser Dicokok di Muara Rapak

14 Desember 2025 - 21:49
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
Inside Djokovic’s family: A tennis star’s heartfelt home life

Inside Djokovic’s family: A tennis star’s heartfelt home life

16 April 2026 - 02:53

Review Oppo Reno 14 5G: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 14:26
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

2 Mei 2026 - 11:00
Review Lengkap POCO F6 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap POCO F6 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 08:04
Review dan Spesifikasi POCO F6: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

Review dan Spesifikasi POCO F6: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

2 Mei 2026 - 01:42
Kasus Daycare Little Aresha: Sultan Kaget Ibu-ibu Lakukan Kekerasan

Kasus Daycare Little Aresha: Sultan Kaget Ibu-ibu Lakukan Kekerasan

1 Mei 2026 - 23:59

Pilihan Redaksi

Review Oppo Reno 14 5G: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 14:26
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

2 Mei 2026 - 11:00
Review Lengkap POCO F6 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap POCO F6 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 08:04
Review dan Spesifikasi POCO F6: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

Review dan Spesifikasi POCO F6: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

2 Mei 2026 - 01:42
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.