Pohon Raksasa Tumbang, Landmark Taman Sport Center Polewali Hancur Lebur
Polewali Mandar, Sulawesi Barat – Sebuah peristiwa alam yang cukup mengagetkan terjadi di Taman Sport Center Polewali, Kelurahan Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sebuah pohon berukuran raksasa dengan diameter batang diperkirakan mencapai 180 sentimeter dilaporkan tumbang pada hari Senin, 23 Februari 2026. Pohon yang tumbang ini menghantam dan menyebabkan kerusakan parah pada Landmark Taman Sport Center yang menjadi ikon kebanggaan warga Polman.
Kejadian nahas ini terjadi di tengah guyuran hujan deras yang disertai angin kencang. Kekuatan alam yang dahsyat membuat pohon tua tersebut tidak mampu bertahan, akarnya tercabut dari dalam tanah, dan batang besarnya melintang dari tepi jalan hingga merangsek masuk ke area taman.
Dampak Kerusakan yang Signifikan
Dampak dari tumbangnya pohon raksasa ini sangat terlihat jelas. Landmark Taman Sport Center yang terbuat dari material besi dan memiliki panjang sekitar empat meter, mengalami kerusakan hingga hancur lebur. Struktur bangunan yang sebelumnya kokoh kini hanya menyisakan puing-puing.
Selain merusak landmark, batang pohon yang besar juga menghantam pagar besi di sekeliling area taman, menyebabkan pagar tersebut bengkok dan rusak parah. Tak hanya itu, kekuatan akar yang tercabut dari bumi juga turut merobek dan membongkar lapisan aspal di sisi jalan yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Aspal jalan tampak terangkat bersama tanah, meninggalkan lubang yang cukup menganga.
Keberuntungan di Tengah Bencana
Meskipun kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, sebuah kabar baik menyertai kejadian ini. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tumbangnya pohon tersebut. Hal ini dikarenakan saat kejadian berlangsung, area Taman Sport Center sedang tidak ramai oleh aktivitas warga.
Taman Sport Center yang berlokasi di Jalan Stadion, Kelurahan Pekkabata, ini biasanya menjadi salah satu tempat favorit warga untuk beraktivitas, terutama di sore hari. Namun, pada saat pohon tersebut tumbang, tampaknya belum banyak pengunjung yang hadir, sehingga potensi kecelakaan dapat dihindari.
Kronologi dan Penanganan
Menurut penuturan Adrian, salah seorang petugas lingkungan hidup dan kebersihan taman, pohon tersebut tumbang saat hujan deras dan angin kencang melanda pada hari Minggu sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa akar pohon yang sudah sangat tua tidak lagi mampu menahan terpaan angin kencang, sehingga akhirnya pohon tersebut roboh ke arah kawasan Taman Sport Center.
“Akar pohon ini sudah cukup tua dan tidak kuat lagi menahan beban saat angin kencang,” ujar Adrian kepada awak media.
Menyikapi kondisi yang ada, tim petugas lingkungan hidup dan kebersihan taman segera bergerak untuk melakukan penanganan. Upaya evakuasi batang pohon yang berukuran sangat besar ini menjadi prioritas utama. Proses pemindahan batang pohon yang melintang dan memakan sebagian badan jalan serta area taman diperkirakan akan memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.
Selain mengevakuasi batang pohon, tim petugas juga akan segera melaporkan dan menyarankan pihak terkait untuk melakukan perbaikan terhadap Landmark Taman Sport Center yang hancur. Perbaikan ini diharapkan dapat segera dilakukan agar taman kebanggaan warga Polman ini dapat kembali berfungsi dan dinikmati oleh masyarakat.
Upaya Pemulihan dan Antisipasi ke Depan
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan dan pengawasan terhadap pohon-pohon besar yang berada di sekitar fasilitas publik. Pihak terkait diharapkan dapat melakukan inventarisasi pohon-pohon tua dan berisiko di wilayah Polman, serta melakukan tindakan pencegahan seperti pemangkasan rutin atau bahkan penebangan jika memang dinilai membahayakan.
Pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan diharapkan dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk segera mengajukan anggaran perbaikan landmark dan pagar taman. Upaya pemulihan ini tidak hanya untuk mengembalikan fungsi taman, tetapi juga untuk menjaga estetika dan kenyamanan bagi para pengunjung.
Taman Sport Center Polewali diharapkan dapat segera kembali pulih dan berfungsi sebagaimana mestinya, menjadi ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Polewali Mandar. Kejadian ini, meskipun menimbulkan kerugian materiil, setidaknya memberikan pelajaran berharga mengenai kekuatan alam dan pentingnya antisipasi dini terhadap potensi bencana.













