Potensi Absennya Sheriddin Boboev dalam Laga Krusial PSM Makassar Melawan Persis Solo
Pertandingan pekan ke-26 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar dan Persis Solo yang dijadwalkan pada Sabtu, 4 April 2026, berpotensi besar tidak diperkuat oleh salah satu pemain andalannya, Sheriddin Boboev. Pemain asal Tajikistan ini dikabarkan masih terikat tugas membela tim nasional negaranya hingga tanggal 2 April, menyisakan waktu yang sangat sempit untuk kembali dan bergabung dengan skuad Juku Eja.
Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi tim kepelatihan PSM Makassar, mengingat posisi klub yang saat ini sedang berjuang keras untuk menjauh dari zona degradasi. Kehadiran Boboev, dengan kecepatan dan kemampuannya di lini serang, kerap menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan krusial.
Jadwal Padat dan Perjalanan Panjang Menjadi Kendala Utama
Kepulangan Sheriddin Boboev dari tugas negara dipastikan akan memakan waktu yang cukup lama. Pemain berusia 26 tahun ini telah meninggalkan klub sejak pertengahan Maret lalu untuk bergabung dengan pemusatan latihan (training camp) Tim Nasional Tajikistan. Panggilan ini datang untuk memperkuat timnya dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027.
Jadwal pertandingan internasional Boboev bersama Timnas Tajikistan melawan Timnas Filipina dijadwalkan pada Rabu, 31 Maret 2026, di Stadion Hisor Central, Tajikistan. Laga ini hanya berjarak empat hari dari pertandingan PSM Makassar melawan Persis Solo yang akan digelar di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 4 April 2026, pukul 16.30 Wita.
Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa pemanggilan Boboev ke Timnas Tajikistan baru akan berakhir pada Kamis, 2 April 2026, atau hanya dua hari sebelum pertandingan PSM melawan Persis Solo.
Perjalanan Antar Benua yang Melelahkan
Perjalanan dari Tajikistan menuju Indonesia bukanlah perkara mudah. Tidak adanya penerbangan langsung memaksa Boboev harus melakukan transit setidaknya satu hingga dua kali. Perkiraan waktu tempuh perjalanan ini bisa mencapai 11 hingga 18 jam. Rute transit yang umum biasanya melalui kota-kota besar seperti Istanbul di Turki, Doha di Qatar, atau Dubai di Uni Emirat Arab.
Setelah tiba di salah satu bandara internasional utama di Indonesia, seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Internasional Juanda di Surabaya, atau Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Boboev masih harus melanjutkan perjalanan lagi dengan penerbangan domestik menuju Makassar.
Perjalanan yang panjang dan melelahkan ini, ditambah dengan kelelahan fisik akibat pertandingan internasional, tentu akan sangat memengaruhi kondisi stamina Boboev jika dipaksakan untuk bermain.
Harapan Suporter dan Peran Penting Boboev
Para pendukung PSM Makassar, yang akrab disapa “The Macz Man”, tentu sangat berharap Sheriddin Boboev dapat hadir dan memperkuat tim kesayangan mereka. Kehadiran Boboev dianggap sangat krusial, terutama mengingat perjuangan PSM untuk keluar dari ancaman zona degradasi.
“Semoga Sheriddin Boboev tersedia tenaganya lawan Persis Solo,” ujar salah seorang suporter, Febri, yang menyuarakan harapannya. Menurutnya, di masa-masa krusial seperti ini, seluruh pemain PSM Makassar sangat dibutuhkan.
Febri menambahkan bahwa dengan ketersediaan seluruh pemain, pelatih Ahmad Amiruddin memiliki lebih banyak opsi dalam meracik strategi dan melakukan rotasi pemain. Rotasi yang tepat dapat membantu tim meraih hasil yang diinginkan dan menjaga intensitas permainan di setiap pertandingan yang menjadi “harga mati” bagi tim.
Potensi Absen dan Keputusan Akhir
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PSM Makassar mengenai status Sheriddin Boboev. Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menyatakan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada permintaan dari pemain itu sendiri dan izin dari tim.
“Tergantung kalau ada permintaan dari si pemain dan izin dari tim, biasanya begitu,” ucap Sulaiman.
Penting untuk dicatat bahwa rekan-rekan setim Boboev di PSM Makassar telah menikmati libur sebelum perayaan Idulfitri lalu. Sementara itu, Boboev harus tetap fokus pada tugas negaranya. Keputusan apakah Boboev akan diizinkan untuk beristirahat atau langsung bergabung dengan tim setelah perjalanan panjang akan menjadi salah satu poin penting yang dinanti.
Absennya Boboev tentu akan menjadi pukulan telak bagi PSM Makassar, namun tim diharapkan mampu mengatasi tantangan ini dengan kekuatan skuad yang ada, sambil terus berharap agar pemain andalan mereka dapat segera kembali dalam kondisi terbaik.



















