Memperkuat Komitmen Sosial dan Spiritual: Ramadan di Lingkungan Pemerintah Kota Jambi
Bulan Ramadan selalu menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi. Momen ini dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat komitmen terhadap masyarakat serta meningkatkan nilai-nilai spiritualitas di kalangan aparatur pemerintah. Berbagai kegiatan sosial dan keagamaan menjadi bukti nyata upaya tersebut.
Pada malam ke-25 Ramadan, sebuah kegiatan penting dilaksanakan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Didampingi oleh Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E., Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, Dandenpom II/2 Jambi Letnan Kolonel Cpm Deka Piro Sandira, serta jajaran Pemkot Jambi lainnya, rombongan menyambangi Rumah Asuhan Ummi Ikhlas Jambi di Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo.
Kegiatan di rumah asuhan yang berlokasi di Kecamatan Alam Barajo ini meliputi pemberian bantuan paket sembako, paket makanan sahur, dan santunan dana sebesar Rp. 5.000.000,- yang disalurkan melalui Baznas Kota Jambi. Bantuan ini ditujukan khusus bagi anak-anak yatim piatu yang berada di bawah naungan Rumah Asuhan Ummi Ikhlas.
Memperdalam Spiritualitas di Penghujung Ramadan
Menjelang akhir bulan Ramadan 1447 Hijriah, Pemkot Jambi tidak hanya fokus pada aspek sosial, tetapi juga memperkuat sisi spiritualitas. Malam-malam ganjil di akhir Ramadan, yang diyakini memiliki keutamaan luar biasa, dimanfaatkan untuk menggelar Qiyamul Lail atau ibadah malam.
Kegiatan Qiyamul Lail ini dilaksanakan di Masjid Baitul Maqdis, yang merupakan rumah dinas Wali Kota Jambi. Wali Kota Maulana turut serta langsung dalam ibadah malam ini, didampingi oleh Ketua TP-PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.,OG, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi Abdullah Saman, Ketua FKRT Suparyono, serta jajaran Pemkot Jambi lainnya.
Komitmen Sosial yang Terus Ditingkatkan
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana menegaskan kembali komitmennya untuk senantiasa meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Ia menekankan bahwa upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab jajaran Pemerintah Kota, tetapi juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama para pelaku usaha.
“Alhamdulillah, di Kota Jambi, semua masyarakatnya sangat baik dan senantiasa membantu dalam berbagai kegiatan sosial. Seperti halnya pembagian paket bantuan sembako ini, selama Ramadan, Pemerintah Kota telah mendistribusikan sebanyak 130.000 paket,” ujar Wali Kota Maulana, menggarisbawahi partisipasi aktif masyarakat dalam program-program sosial.
Beliau berharap, bantuan yang diberikan kepada Rumah Asuhan Ummi Ikhlas dapat memberikan manfaat yang besar dan membawa kebahagiaan bagi setiap penerimanya. “Kami hadir di sini untuk bersilaturahmi, dan mudah-mudahan apa yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dalam menyambut Idul Fitri,” tambahnya, menunjukkan kepeduliannya terhadap persiapan anak-anak menyambut hari raya.
Wali Kota Maulana juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pengelolaan Rumah Asuhan Ummi Ikhlas. Menurutnya, dari segi tata kelola, rumah asuhan ini sudah berjalan dengan baik dan mampu menyediakan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak didiknya.
Keutamaan Malam Ganjil dan Lailatul Qadar
Lebih lanjut, Wali Kota Maulana turut menjelaskan mengenai keutamaan malam-malam ganjil di akhir bulan Ramadan. Malam-malam ini diyakini sebagai waktu yang paling utama untuk meraih Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
“Malam ini lebih baik dari seribu bulan. Keutamaannya meliputi ampunan dosa, pahala ibadah yang dilipatgandakan, serta turunnya malaikat membawa rahmat. Hal ini menuntut umat Muslim untuk meningkatkan i’tikaf, salat, dan doa,” jelasnya, menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadan untuk beribadah secara maksimal.
Qiyamul Lail: Membentuk Aparatur yang Berintegritas
Melalui kegiatan Qiyamul Lail ini, Pemkot Jambi berharap dapat menumbuhkan kesadaran spiritual yang lebih dalam di kalangan aparatur pemerintah. Diharapkan, kesadaran spiritual ini akan menjadi landasan dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik, yang selalu dilandasi oleh nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keikhlasan.
“Melalui Qiyamul Lail ini, kita berharap hati kita semakin bersih, iman semakin kuat, dan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, kita selalu diberikan petunjuk oleh Allah Subhana Wa Ta’ala,” ucap Wali Kota Maulana, memaparkan tujuan spiritual dari kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga berbagi pengalaman rohaninya bersama sang istri ketika beliau masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi. Pengalaman tersebut terkait dengan keutamaan besar dalam memuliakan seorang ulama. “Ini ada kaitan dan hubungan yang besar dengan kegiatan salat tahajud dan salat hajat yang kita lakukan hari ini,” ujarnya, mengaitkan pengalaman pribadi dengan kegiatan ibadah yang tengah dilaksanakan.
“Pada umumnya, semoga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi diri kita,” tutup Wali Kota Maulana, menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan membawa kebaikan bagi semua pihak.
Suasana khusyuk menyelimuti seluruh rangkaian ibadah Qiyamul Lail yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB. Kegiatan ini diawali dengan salat tahajud dan salat hajat secara berjamaah, dilanjutkan dengan tausiah yang mencerahkan, serta diakhiri dengan zikir dan doa bersama hingga menjelang waktu sahur.




















