Penemuan Jasad dalam Kondisi Tengkorak di Aceh Tamiang
Pada malam hari Minggu (5/4/2026), sebuah jasad pria dalam kondisi sudah menjadi tengkorak ditemukan tersangkut di batang pohon di Dusun Peringgan, Kampung Panteperlak, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang. Kejadian ini mengejutkan warga setempat dan memicu penanganan dari pihak berwajib.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh sekelompok pemuda pengangon lembu. Mereka melihat bagian leher jasad pria itu tersangkut di batang pohon karet yang tingginya sekitar 2,5 meter. Kejadian ini langsung membuat suasana heboh, sehingga para pemuda segera melaporkannya kepada kepala desa setempat.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian dari Polres Aceh Tamiang dan Polsek Karangbaru segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan dari saksi, korban diyakini sebagai M Dahlan AF (69) yang merupakan warga Dusun Melati, Gampong Sugaipaohtanjung, Kota Langsa.
Korban Hilang Sejak Banjir Bandang
Menurut informasi yang diperoleh dari keluarga korban, M Dahlan AF dinyatakan hilang sejak terjadi banjir bandang pada 26 November 2025. Selama beberapa waktu, keluarga dan warga setempat telah mencari-cari korban di sekitar lokasi, tetapi tidak berhasil menemukannya.
Selama hidupnya, korban dikenal bekerja mencari daun pisang dan menanam labu air di dekat lokasi penemuan jasadnya. Dari penyelidikan yang dilakukan, pihak berwajib menyimpulkan bahwa korban hanyut saat banjir melanda Aceh Tamiang dan jasadnya akhirnya tersangkut pada batang pohon yang kala itu terendam air banjir.
Keputusan Keluarga untuk Tidak Lakukan Otopsi
Setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan jasad korban, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan otopsi. Mereka memilih untuk langsung menguburkan jasad korban sesuai dengan prosedur adat dan agama yang berlaku.
Keputusan ini diambil karena rasa kehilangan yang mendalam dan ingin memberikan ketenangan bagi jiwa korban. Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa tidak ada tindakan kriminal yang terlibat dalam kejadian ini.
Kesimpulan
Penemuan jasad dalam kondisi tengkorak ini menjadi peringatan akan bahaya banjir yang bisa terjadi di wilayah Aceh Tamiang. Dengan kejadian ini, masyarakat diharapkan lebih waspada dan siap menghadapi bencana alam yang bisa datang kapan saja.

















