Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadan 1447 H: Panduan Lengkap untuk Kotamobagu, Bolmong, dan Mitra
Bagi umat Muslim yang berada di wilayah Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), informasi mengenai jadwal imsakiyah dan waktu buka puasa sangatlah krusial, terutama di bulan suci Ramadan. Pada hari Senin, 23 Februari 2026, yang bertepatan dengan tanggal 5 Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim di ketiga wilayah ini dapat menyimak jadwal lengkap yang telah disusun secara cermat.
Penyusunan jadwal ini merupakan hasil perhitungan astronomi yang akurat, menggabungkan metode hisab (perhitungan) dan rukyat (pengamatan hilal), sesuai dengan kaidah falakiyah yang berlaku. Data ephemeris, yang merupakan data posisi benda-benda langit, juga dimanfaatkan untuk memastikan ketepatan waktu. Sebagai langkah antisipasi dan kehati-hatian agar ibadah puasa dapat dilaksanakan sesuai waktu yang ditentukan, dalam jadwal ini telah ditambahkan waktu ihtiyath (kehati-hatian) selama dua menit. Hal ini bertujuan untuk memberikan jeda yang cukup bagi umat Muslim dalam mempersiapkan diri sebelum waktu imsak atau berbuka puasa tiba.
Ketiga wilayah ini memiliki karakteristik geografis dan jarak tempuh yang berbeda dari pusat Provinsi Sulawesi Utara, Manado.
- Kota Kotamobagu: Merupakan salah satu dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara. Jarak dari pusat kota Kotamobagu ke pusat Kota Manado (Zero Point) diperkirakan sekitar 170 kilometer. Perjalanan darat dengan kendaraan bermotor biasanya memakan waktu sekitar 4 jam 30 menit, melewati Jalan Trans Sulawesi dan melintasi wilayah Bolaang Mongondow, serta Minahasa Selatan sebelum mencapai Manado.
- Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong): Ibu kota Bolmong berjarak lebih dekat ke Manado, yaitu sekitar 155 kilometer. Waktu tempuh berkendara diperkirakan sekitar 3 jam 40 menit melalui Jalan Trans Sulawesi.
- Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra): Wilayah Mitra berjarak sekitar 120 kilometer dari Kota Manado. Perjalanan darat umumnya memakan waktu sekitar tiga jam melalui rute umum yang melewati Ratahan, Langowan, Tomohon, sebelum akhirnya tiba di Manado.
Jadwal imsakiyah dan buka puasa ini diterbitkan oleh Kantor Kementerian Agama, sebagai panduan resmi bagi umat Muslim di wilayah tersebut. Melalui jadwal ini, umat Muslim di Kotamobagu, Bolmong, dan Mitra dapat dengan mudah mengetahui waktu-waktu penting selama bulan Ramadan, mulai dari waktu imsak, jadwal salat lima waktu, hingga kapan waktu yang tepat untuk berbuka puasa.
Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 5 Ramadan 1447 H
Senin, 23 Februari 2026
Berikut adalah rincian jadwal untuk masing-masing wilayah:
Untuk Wilayah Kota Kotamobagu:
- Imsak: 04:28 Wita
- Subuh: 04:38 Wita
- Dzuhur: 12:00 Wita
- Ashar: 15:16 Wita
- Magrib: 18:02 Wita (Waktu Berbuka Puasa)
- Isya: 19:11 Wita
Untuk Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong):
- Imsak: 04:29 Wita
- Subuh: 04:39 Wita
- Dzuhur: 12:01 Wita
- Ashar: 15:17 Wita
- Magrib: 18:03 Wita (Waktu Berbuka Puasa)
- Isya: 19:13 Wita
Untuk Wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra):
- Imsak: 04:25 Wita
- Subuh: 04:35 Wita
- Dzuhur: 11:56 Wita
- Ashar: 15:13 Wita
- Magrib: 18:00 Wita (Waktu Berbuka Puasa)
- Isya: 19:08 Wita
Momen Ramadan yang Penuh Toleransi: Perburuan Takjil di Manado
Selain informasi jadwal ibadah, bulan Ramadan juga seringkali diwarnai dengan berbagai tradisi menarik yang menunjukkan keharmonisan antarumat beragama. Salah satu momen yang paling dinanti warga saat Ramadan adalah berburu takjil. Takjil merujuk pada hidangan ringan, baik makanan maupun minuman manis, yang disantap untuk menyegerakan berbuka puasa. Umumnya, takjil dikonsumsi sesaat setelah azan Maghrib berkumandang, sebelum hidangan utama disajikan.
Fenomena menarik terjadi di sudut-sudut kota Manado, di mana para pedagang menjajakan berbagai macam takjil. Yang unik, sebelum waktu berbuka puasa tiba, umat Kristiani di Manado terlihat antusias ikut meramaikan perburuan takjil.
Salah seorang warga Kristiani bernama Irina, saat ditemui di kawasan Tuminting, mengaku sudah membeli takjil meskipun waktu berbuka puasa belum tiba. Dengan nada ceria, ia mengatakan, “Siapa cepat dia dapat,” sambil tertawa.
Irina menambahkan bahwa berburu takjil merupakan momen yang paling ia tunggu-tunggu. Ia menekankan bahwa takjil tidak hanya diperuntukkan bagi umat Muslim, tetapi untuk semua orang. Baginya, semakin banyak takjil yang terjual, semakin besar pula keuntungan yang didapat oleh para pedagang kecil. Ia pun berpesan kepada umat Muslim agar lebih sigap dalam berburu takjil keesokan harinya, karena persaingan akan semakin ketat.
Momen seperti ini menunjukkan semangat toleransi dan kebersamaan yang kuat di antara warga Manado, di mana perayaan keagamaan dapat dirayakan dan dinikmati bersama oleh seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang keyakinan. Ini adalah contoh nyata bagaimana keberagaman dapat memperkaya kehidupan sosial dan menciptakan suasana yang hangat serta penuh pengertian.



















