Kebakaran Hebat Landa Toko Bangunan di Minahasa Utara, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Sebuah insiden kebakaran hebat menggemparkan warga Desa Kauditan 2, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Sebuah toko bangunan ternama, El Jaya, dilalap si jago merah pada Selasa malam, 24 Maret 2026, sekitar pukul 22.45 Wita. Peristiwa tragis ini, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, diperkirakan menyebabkan kerugian materi yang sangat signifikan, mencapai angka Rp7 miliar.
Toko bangunan yang menjadi pusat perhatian dalam insiden ini bernama El Jaya, milik seorang pengusaha bernama Dewa Prasetyo. Lokasinya yang strategis, berada tepat di tepi jalan raya ruas Manado-Bitung, tepatnya di Jaga VII, membuat toko ini mudah diakses dan menjadi salah satu pusat perbelanjaan bahan bangunan terkemuka di wilayah tersebut. Sayangnya, lokasi yang ramai ini kini menjadi saksi bisu keganasan api yang meluluhlantakkan bangunan dan seluruh isinya.
Kronologi dan Penyelidikan Awal
Kejadian kebakaran ini telah dibenarkan oleh pihak berwenang. Kapolsek Kauditan, Ipda Romy Sumampouw, dan Camat Kauditan, Vilma Anthonie, memberikan konfirmasi terkait insiden tersebut. Menurut keterangan Kapolsek Kauditan, Ipda Romy Sumampouw, dugaan sementara titik api berasal dari ruang belakang lantai dua toko. Namun, penyebab pasti kebakaran ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.
“Dugaan sementara titik api kebakaran berasal dari ruang belakang lantai 2 toko dan masih dalam penyelidikan,” ujar Ipda Romy Sumampouw saat dihubungi. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa api kemungkinan besar bermula di area yang tidak terjangkau langsung oleh pandangan luar, sehingga memerlukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap akar permasalahannya.
Sementara itu, Camat Kauditan, Vilma Anthonie, juga menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih terus diselidiki. Pihak kecamatan bersama dengan kepolisian terus berupaya mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi mata untuk merangkai kronologi kejadian secara utuh.
Dampak dan Kerugian yang Dihitung
Kebakaran toko bangunan El Jaya ini tidak hanya meninggalkan duka bagi pemiliknya, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Perkiraan kerugian materi yang mencapai Rp7 miliar mencakup nilai bangunan, stok barang dagangan yang terdiri dari berbagai macam material bangunan seperti semen, pasir, batu bata, besi, keramik, hingga peralatan pertukangan, serta aset-aset lain yang berada di dalam toko.
Besarnya kerugian ini tentu akan berdampak pada operasional bisnis toko tersebut dan juga pada rantai pasok material bangunan di wilayah Minahasa Utara. Para pengusaha lokal dan masyarakat yang bergantung pada pasokan dari toko El Jaya mungkin perlu mencari alternatif lain sementara waktu.
Upaya Pemadaman dan Penanganan Pasca-Kebakaran
Petugas pemadam kebakaran setempat bekerja keras untuk memadamkan api yang berkobar hebat. Dengan mengerahkan berbagai unit mobil pemadam kebakaran, mereka berjuang tanpa kenal lelah untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Semangat pantang menyerah para petugas patut diapresiasi dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
Setelah api berhasil dipadamkan, tim identifikasi dari kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka meticulously mengumpulkan sampel dan bukti-bukti yang mungkin relevan untuk membantu proses penyelidikan. Pihak berwenang juga berkoordinasi dengan pemilik toko untuk mendapatkan data inventaris dan perkiraan kerugian yang lebih akurat.
Penanganan pasca-kebakaran juga mencakup upaya pembersihan area dan pengamanan lokasi. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan kepada pemilik toko yang mengalami musibah ini, baik melalui bantuan moril maupun materil, agar dapat segera bangkit dan memulai kembali usahanya.
Pentingnya Kewaspadaan dan Pencegahan Kebakaran
Insiden kebakaran toko bangunan El Jaya ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di area komersial yang menyimpan banyak material mudah terbakar. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
- Pemeriksaan Rutin Instalasi Listrik: Memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan tidak ada korsleting yang bisa memicu api.
- Penyimpanan Material yang Aman: Menyimpan material yang mudah terbakar di tempat yang sesuai, terhindar dari sumber panas dan percikan api.
- Ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR): Menempatkan APAR di lokasi yang mudah dijangkau dan memastikan alat tersebut dalam kondisi baik serta siap digunakan.
- Pelatihan Keselamatan Kebakaran: Memberikan pelatihan kepada karyawan mengenai prosedur evakuasi dan penggunaan alat pemadam api.
- Pemasangan Sistem Deteksi Dini: Mempertimbangkan pemasangan alarm kebakaran atau sistem deteksi asap untuk memberikan peringatan dini.
Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran. Dengan kerjasama seluruh elemen masyarakat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan toko bangunan El Jaya. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan dan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

















