• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

PKS: Sikap Terhadap Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD

Hendra by Hendra
31 Desember 2025 - 13:45
in politik
0

Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD: PKS Lakukan Kajian Mendalam, Gerindra Beri Dukungan Awal

Wacana mengenai perubahan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali mengemuka, kali ini dengan usulan agar pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota tidak lagi dilakukan secara langsung oleh rakyat, melainkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Usulan ini memicu beragam tanggapan dari berbagai partai politik. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan bahwa partainya masih dalam tahap kajian mendalam untuk menentukan sistem terbaik bagi masyarakat dan masa depan demokrasi Indonesia.

Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menyatakan bahwa partainya belum mengambil sikap final terkait usulan tersebut. PKS tengah mengevaluasi secara komprehensif mana yang paling menguntungkan bagi masyarakat dan kelangsungan demokrasi di Indonesia. “Kami sedang mengkajinya mana yang terbaik buat masyarakat dan masa depan demokrasi kita,” ujar Kholid pada Senin, 29 Desember 2025.

Proses kajian yang dilakukan PKS tidak hanya bersifat internal. PKS berencana untuk mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk partai-partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan. Selain itu, suara dari masyarakat luas, para pakar, tokoh bangsa, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga civitas akademika di perguruan tinggi juga akan menjadi pertimbangan penting. “Kita juga ingin dengarkan masukan dari para ahli, dari masyarakat sipil, ormas, kampus, dan tokoh-tokoh bangsa,” tambah Kholid. Komitmen untuk berdiskusi dengan partai politik lain, khususnya sesama anggota koalisi, juga ditekankan. “Kami juga siap mendiskusikannya dengan teman-teman partai politik lain, khususnya dengan teman-teman partai koalisi,” pungkasnya.

Gerindra Ungkapkan Dukungan Terhadap Mekanisme Pemilihan oleh DPRD

Sementara itu, Partai Gerindra secara terbuka telah menyatakan dukungannya terhadap usulan agar pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, berargumen bahwa sistem ini dapat memberikan efisiensi yang signifikan, terutama dari sisi anggaran.

Baca Juga  Pancasila di Tengah Polarisasi: Merawat Persatuan

Sugiono menjelaskan bahwa pemilihan kepala daerah oleh DPRD dinilai lebih efisien dalam berbagai aspek. Mulai dari proses penjaringan kandidat, mekanisme pelaksanaan, alokasi anggaran, hingga keseluruhan biaya politik yang dikeluarkan. “Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ungkap Sugiono dalam keterangannya pada hari yang sama.

Untuk mengilustrasikan efisiensi anggaran, Sugiono merujuk pada data pelaksanaan pilkada sebelumnya. Pada tahun 2015, dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penyelenggaraan pilkada diperkirakan mencapai hampir Rp 7 triliun. Angka ini melonjak drastis pada tahun 2024, di mana dana hibah APBD untuk pilkada menembus angka lebih dari Rp 37 triliun. Lonjakan biaya ini menjadi salah satu alasan kuat Gerindra untuk mendukung perubahan sistem.

Selain isu anggaran, Gerindra juga menyoroti tingginya biaya politik yang kerap menjadi kendala bagi calon kepala daerah yang memiliki kompetensi namun terkendala modal. “Biaya kampanye untuk seorang calon kepala daerah, kita terbuka saja, itu angkanya prohibitif. Mahal dan ini yang juga kita harus evaluasi,” ujar Sugiono, yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. Ia menekankan pentingnya menciptakan sistem yang memungkinkan individu-individu yang benar-benar memiliki kapabilitas dan niat tulus untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dapat maju tanpa terhalang oleh besarnya biaya kampanye. “Kita harus cari bagaimana supaya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan mengabdi kepada masyarakatnya, mengabdi kepada bangsa dan negara itu, bisa maju tanpa harus dihalang-halangi oleh angka dan biaya kampanye yang luar biasa,” tegasnya.

Oleh karena itu, Partai Gerindra memandang positif usulan agar DPRD mengambil peran dalam memilih gubernur, bupati, dan wali kota. “Dari sisi efisiensi, baik itu proses, mekanisme, dan juga anggarannya kami mendukung rencana untuk melaksanakan pilkada lewat DPRD,” pungkas Sugiono. Dukungan ini menunjukkan adanya pandangan yang berbeda antara PKS yang masih dalam tahap kajian, dengan Gerindra yang telah menunjukkan preferensi awal terhadap usulan tersebut. Perkembangan lebih lanjut dari kajian PKS dan dinamika politik antarpartai akan menjadi sorotan dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga  Ancaman Demo Besar Mahasiswa: Polda Metro Jaya Janji Humanis
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Analisis Penangkapan KPK Oknum Pejabat Daerah Terkait Suap Proyek Infrastruktur dan Dampaknya Terhadap Respons Pemerintah
berita

Analisis Penangkapan KPK Oknum Pejabat Daerah Terkait Suap Proyek Infrastruktur dan Dampaknya Terhadap Respons Pemerintah

23 Juni 2026 - 08:28
Mengenang Epy Kusnandar: Peran Ikonik dan Dampaknya pada Industri Hiburan Indonesia
berita

Analisis Lengkap Kasus Suap Proyek Infrastruktur: Pelajaran dari Penangkapan KPK Terhadap Oknum Pejabat Daerah

23 Juni 2026 - 07:03
Anggota DPRD Kota Batam Muhammad Syafei Hadiri Paripurna DPRD Kepri, Apresiasi Raihan WTP Ke-16 Berturut-turut
Batam

Anggota DPRD Kota Batam Muhammad Syafei Hadiri Paripurna DPRD Kepri, Apresiasi Raihan WTP Ke-16 Berturut-turut

23 Juni 2026 - 06:02
Hadiri Malam Apresiasi Wajib Pajak, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ucapkan Selamat
Batam

Hadiri Malam Apresiasi Wajib Pajak, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ucapkan Selamat

23 Juni 2026 - 06:02
Kabar Terbaru: Mengapa Kominfo Blokir 5 Aplikasi Media Sosial Populer di Asia Tenggara dan Dampaknya
berita

Kabar Terbaru: Mengapa Kominfo Blokir 5 Aplikasi Media Sosial Populer di Asia Tenggara dan Dampaknya

22 Juni 2026 - 22:35
DPRD Batam Sambut Unjukrasa PMII, Siap Teruskan Tuntutan Evaluasi Program MBG ke Pemerintah Pusat
Batam

DPRD Batam Sambut Unjukrasa PMII, Siap Teruskan Tuntutan Evaluasi Program MBG ke Pemerintah Pusat

22 Juni 2026 - 22:02
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

    Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Analisis Penangkapan KPK Oknum Pejabat Daerah Terkait Suap Proyek Infrastruktur dan Dampaknya Terhadap Respons Pemerintah

Analisis Penangkapan KPK Oknum Pejabat Daerah Terkait Suap Proyek Infrastruktur dan Dampaknya Terhadap Respons Pemerintah

23 Juni 2026 - 08:28
Aries: June 4th Wellness Forecast

Aries: June 4th Wellness Forecast

23 Juni 2026 - 08:25
Pisces: June 4th Finance Forecast

Pisces: June 4th Finance Forecast

23 Juni 2026 - 07:47
iPhone 18 Ultra Resmi Dirilis: Spesifikasi Layar Hologram dan Fitur Terbaru Terungkap

iPhone 18 Ultra Resmi Dirilis: Spesifikasi Layar Hologram dan Fitur Terbaru Terungkap

23 Juni 2026 - 07:45
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In