• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Pocong Bangkalan Minta Maaf: Celurit Konten Bikin Resah Warga

Luna by Luna
19 Juni 2026 - 05:50
in Lokal
0

Teror Pocong Bersenjata di Bangkalan Terungkap: Motif Konten dan Permohonan Maaf Pelaku

Keresahan masyarakat di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, yang disebabkan oleh beredarnya video teror pocong bersenjata tajam, akhirnya menemui titik terang. Aksi yang terekam kamera CCTV ini, memperlihatkan sosok misterius berpakaian pocong mengetuk pintu dan jendela rumah warga sambil membawa celurit, sempat memicu kepanikan dan simpang siur informasi mengenai lokasi kejadian.

Awalnya, narasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa aksi mengerikan tersebut terjadi di beberapa desa di Kecamatan Kamal, Bangkalan. Ada yang menyebutkan kejadian itu berlokasi di Desa Kebun, sementara yang lain menunjuk Desa Binajuh. Namun, semua rumor tersebut telah dibantah tegas oleh pihak kecamatan.

Kronologi dan Kebingungan Awal

Ketika video-video teror pocong pertama kali muncul, kebingungan melanda masyarakat. Informasi yang simpang siur mengenai lokasi kejadian membuat warga resah. Narasi awal video tersebut seolah mengarahkan penonton bahwa kejadian terjadi di salah satu rumah warga di Desa Kebun, Kecamatan Kamal. Tak lama kemudian, muncul pula klaim dari sebagian warga yang menyebutkan bahwa video pocong bersenjata celurit itu berlokasi di Desa Binajuh, yang juga masih berada di Kecamatan Kamal.

Perbedaan informasi ini semakin memperkeruh suasana dan menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat. Banyak yang mulai merasa tidak aman, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah yang dikabarkan menjadi lokasi kejadian.

Bantahan Tegas dari Pihak Kecamatan

Menanggapi keresahan yang meluas, Camat Kamal, Ainul Yaqin, memberikan bantahan tegas. Pada Senin, 1 Juni 2026, usai mengikuti gelaran Upacara Hari Kelahiran Pancasila di Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan, beliau menyatakan dengan gamblang bahwa kejadian teror pocong di wilayahnya adalah hoaks.

Baca Juga  Peningkatan Keterampilan di Bangkalan Dukung Peningkatan Penempatan Kerja 2025

“Kejadian (teror pocong) di Kamal itu tidak benar, hoaks semua itu, tidak ada yang namanya pocong,” tegas Camat Yaqin.

Beliau menjelaskan bahwa pihak kecamatan, bersama dengan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kamal, telah melakukan penelusuran mendalam ke sejumlah desa di wilayah mereka setelah beredarnya video-video tersebut. Namun, hasil penelusuran tersebut nihil. Tidak ada satupun laporan atau bukti yang mengkonfirmasi bahwa peristiwa teror pocong bersenjata itu benar-benar terjadi di Kecamatan Kamal.

“Hoaks semua karena setiap malam kami bersama muspika selalu koordinasi. Masyarakat jangan percaya karena itu ingin mengadu domba, biar masyarakat takut untuk keluar rumah,” pungkas Camat Yaqin, menekankan bahwa penyebaran informasi palsu ini bertujuan untuk menakut-nakuti masyarakat dan menimbulkan ketakutan yang tidak beralasan.

Pelaku Muncul dan Ungkap Motif: Demi Konten

Di tengah kebingungan dan keresahan yang masih menyelimuti masyarakat, sebuah titik terang muncul. Pelaku di balik aksi teror pocong tersebut akhirnya teridentifikasi dan muncul ke publik. Sosok berinisial SF, seorang pemuda yang diketahui merupakan warga Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, Bangkalan, akhirnya angkat bicara.

SF menyampaikan permohonan maaf terbuka atas aksinya yang telah meresahkan banyak pihak. Melalui sebuah video yang beredar, ia mengakui bahwa seluruh aksi teror pocong tersebut dilakukan murni demi pembuatan konten yang viral.

Berikut adalah kutipan pernyataan permohonan maaf dari SF:

“Sehubungan dengan adanya konten pocong yang viral di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, kami selaku pemeran utama teror pocong memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Mrandung, warga Mrandung, serta masyarakat Bangkalan. Kami tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi.”

Video permohonan maaf yang berdurasi sekitar 43 detik ini menunjukkan SF tidak sendirian. Ia didampingi oleh beberapa tokoh masyarakat setempat dan juga personel dari Polsek Klampis. Kehadiran mereka menandakan bahwa kasus ini telah ditangani oleh pihak berwenang dan pelaku telah memberikan pengakuan serta penyesalan atas perbuatannya.

Baca Juga  Bupati & Trash Hero: Selamatkan Laut Bosnik

SF juga menambahkan bahwa mereka tidak akan lagi membuat konten yang dianggap tidak bermutu dan meresahkan. Pernyataan tersebut dibuat tanpa adanya paksaan dari pihak manapun, yang diperkuat dengan adanya surat pernyataan yang ditandatanganinya.

Selain SF yang berperan sebagai pemeran utama pocong, diduga masih ada dua pemuda lain yang terlibat dalam pembuatan konten teror ini. Inisial KD disebut sebagai pihak yang mengatur rekaman CCTV, sementara ZH diduga sebagai otak atau perencana di balik aksi tersebut.

Terungkapnya motif pembuatan konten ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital dan etika dalam bermedia sosial. Meskipun tujuan awalnya adalah untuk mencari popularitas atau sekadar iseng, dampak negatif yang ditimbulkan dapat sangat luas, mulai dari kepanikan massal hingga potensi perpecahan antarwarga akibat informasi palsu. Pihak kepolisian diharapkan dapat terus menindaklanjuti kasus ini untuk memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Tags: bangkalan
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Suhu Kemarau Lampung Normal, BMKG Tegaskan
Lokal

Suhu Kemarau Lampung Normal, BMKG Tegaskan

19 Juni 2026 - 06:42
Perempuan Penghayat Kepercayaan: Belajar Sejarah Bupati Gresik Pertama
Lokal

Perempuan Penghayat Kepercayaan: Belajar Sejarah Bupati Gresik Pertama

19 Juni 2026 - 06:16
Kuasa Presiden RI dan Kejaksaan, Ponco Santoso: Doli Siregar Menghilang Sehingga Tidak Cukup Alat Bukti
Lokal

Jadwal Samsat Keliling Jogja Hari Ini: Juni 2026

19 Juni 2026 - 02:22
BPOM Tarik Obat Ilegal di Medan: Daftar Lengkap & Bahaya Bahan Kimia Berbahaya
Aktual

BPOM Tarik Obat Ilegal di Medan: Daftar Lengkap & Bahaya Bahan Kimia Berbahaya

19 Juni 2026 - 02:07
YBM PLN Cirebon: Berbagi Kurban, Sebarkan Kepedulian
Lokal

YBM PLN Cirebon: Berbagi Kurban, Sebarkan Kepedulian

19 Juni 2026 - 01:56
Adonara: Warisan Persaudaraan, Damai, dan Maju
Lokal

Adonara: Warisan Persaudaraan, Damai, dan Maju

19 Juni 2026 - 01:04
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Megyn Kelly Slams Jill Biden’s ‘Perfect’ Joe Biden Mental Health Claims

Megyn Kelly Slams Jill Biden’s ‘Perfect’ Joe Biden Mental Health Claims

19 Juni 2026 - 07:08
Pakar Hukum: Vonis Bebas untuk Kerry Riza dalam Kasus Pertamina

Pakar Hukum: Vonis Bebas untuk Kerry Riza dalam Kasus Pertamina

19 Juni 2026 - 07:08
Kabar Makassar: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,4 Persen, Dampaknya pada UMKM dan Investasi

Kabar Makassar: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,4 Persen, Dampaknya pada UMKM dan Investasi

19 Juni 2026 - 07:03
Suhu Kemarau Lampung Normal, BMKG Tegaskan

Suhu Kemarau Lampung Normal, BMKG Tegaskan

19 Juni 2026 - 06:42
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In