• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Local

Remaja Pelaku Cabul 4 Bocah Tetangga Serpong: Pemeriksaan Intensif

Hidayat by Hidayat
24 Februari 2026 - 10:23
in Local
0

Remaja Terduga Pelaku Pencabulan Empat Bocah di Serpong Utara Masih Diperiksa Intensif

Tangerang Selatan – Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang remaja berinisial EZ sebagai terduga pelaku terhadap empat bocah di sebuah kontrakan di kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, masih terus bergulir. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap EZ, sembari berupaya mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk merangkai kronologi lengkap peristiwa kelam ini.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, mengkonfirmasi bahwa EZ telah diamankan dan menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam oleh penyidik. “Terduga pelaku saat ini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik,” ujar Boy pada Sabtu (21/2/2026).

Menurut Boy, penyusunan kronologi dugaan pelecehan yang dialami oleh keempat korban masih dalam proses. Hal ini melibatkan pengumpulan keterangan dari berbagai saksi dan pihak terkait. “Sementara korban lebih dari satu, untuk kronologi pelecehan masih dilakukan pemeriksaan mendalam,” tambahnya.

Keempat korban yang diduga menjadi sasaran pelecehan adalah anak laki-laki. Tiga di antaranya telah diketahui inisialnya, yaitu A (11 tahun), I (5 tahun), dan M (3 tahun). Mereka adalah anak kandung dari pelapor, seorang ibu bernama H. Sementara itu, satu korban lainnya adalah anak dari tetangga yang identitasnya belum terungkap.

Keterangan awal dari pelapor, H, mengungkapkan bahwa anak-anaknya menjadi korban pencabulan di sebuah kontrakan di wilayah Serpong Utara. Yang lebih memilukan, terduga pelaku EZ ternyata adalah tetangga korban dan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga korban.

Modus Operandi dan Ancaman Terhadap Korban

Para korban diduga tidak berdaya melawan pelaku karena adanya ancaman. Hal ini terungkap ketika kasus ini mulai terbongkar pada awal Februari 2026. Pemicu awal terbongkarnya kasus ini adalah pemanggilan orang tua murid oleh pihak sekolah untuk memberikan penjelasan terkait kejadian yang dialami oleh dua anaknya.

Baca Juga  BRI Peduli Berbagi Berkah Ramadan: 700 Paket Sembako untuk Sri Meranti

Awalnya, H mengaku tidak memiliki kecurigaan sedikit pun ketika anaknya mengeluh sakit pada bagian anus. Ia sempat menduga keluhan tersebut hanya masalah pencernaan atau bahkan sembelit. Namun, rasa sakit yang dialami sang anak terus berulang selama beberapa hari, yang akhirnya menimbulkan kejanggalan.

Di lingkungan sekolah, para guru korban mulai merasa curiga ketika melihat adanya luka kemerahan di bagian leher salah satu korban. Dari situlah, korban akhirnya mengaku dan menceritakan perlakuan tidak pantas yang diterimanya dari pelaku.

Lebih lanjut, para korban juga menyebutkan bahwa mereka sempat diberi minuman yang diduga telah dicampur dengan sesuatu sebelum kejadian pelecehan berlangsung. “Katanya disuruh minum obat dicampur minuman,” tutur H, menirukan pengakuan anaknya.

H menambahkan, berdasarkan keterangan yang ia dengar, anaknya yang berusia 5 tahun telah mengalami pelecehan lebih dari satu kali oleh pelaku. Pelaku juga menggunakan ancaman untuk membungkam para korban. “Katanya kalau berontak dibekap badannya, terus diancam jangan sampai bilang ke orang tua,” ujarnya dengan nada prihatin.

H menekankan bahwa anak-anaknya yang masih sangat kecil tidak memiliki kemampuan untuk melindungi diri dari tindakan keji tersebut. “Dicubit saja dia sudah takut. Apalagi diancam,” kata H lirih, menggambarkan kerapuhan anak-anak di bawah ancaman kekerasan.

Sebelum melaporkan kasus ini secara resmi ke Polres Tangerang Selatan, H mengaku sempat mencoba mendatangi keluarga terduga pelaku untuk meminta penjelasan. Namun, upayanya tersebut tidak mendapatkan respons yang baik.

Harapan Pelapor Terhadap Proses Hukum

Dengan penuh harap, H memohon agar aparat kepolisian dapat menuntaskan kasus ini secepatnya. Ia menginginkan kepastian hukum yang adil bagi para korban dan berharap pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap anak dan pentingnya peran serta masyarakat dalam melaporkan segala bentuk kekerasan terhadap anak.

Baca Juga  UK Couple Drowns at Unpatrolled Shellharbour Beach

Pihak kepolisian terus bekerja keras untuk mengumpulkan bukti dan keterangan demi terciptanya keadilan bagi para korban. Proses pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku diharapkan dapat segera mengungkap seluruh tabir misteri di balik dugaan pencabulan yang menggemparkan warga Serpong Utara ini.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Street Tragedy: Neighbours Hear Dog Shot After Schoolgirl’s Pet Hit by Police Car
Local

Street Tragedy: Neighbours Hear Dog Shot After Schoolgirl’s Pet Hit by Police Car

17 Juni 2026 - 20:06
Tragic Toddler’s Oregon Escape: Dad Watched Helplessly
Local

Tragic Toddler’s Oregon Escape: Dad Watched Helplessly

16 Juni 2026 - 23:21
Tenant Fury: Landlord’s ‘Creepy’ Logbook Tracks Boyfriend’s Stays
Local

Tenant Fury: Landlord’s ‘Creepy’ Logbook Tracks Boyfriend’s Stays

16 Juni 2026 - 22:42
Drought Bites: Watchdog Drowning in Complaints
Local

Drought Bites: Watchdog Drowning in Complaints

15 Juni 2026 - 16:12
Melbourne NAPLAN Test Heist
Local

Melbourne NAPLAN Test Heist

13 Juni 2026 - 21:24
Sydney’s Empty Spaces: Safe Havens for Women
Local

Sydney’s Empty Spaces: Safe Havens for Women

13 Juni 2026 - 15:34
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Analisis Nota Keuangan Kuartal II 2026: Dampak dan Prediksi Menteri Keuangan untuk Makassar

Analisis Nota Keuangan Kuartal II 2026: Dampak dan Prediksi Menteri Keuangan untuk Makassar

19 Juni 2026 - 09:52
Rekap Seru BFA Jakarta 2026 Hari 3: Penuh Keceriaan & Inspirasi!

Rekap Seru BFA Jakarta 2026 Hari 3: Penuh Keceriaan & Inspirasi!

19 Juni 2026 - 09:43
Teddy Ungkap Keberhasilan Prabowo Tak Respons Presiden Asing

Teddy Ungkap Keberhasilan Prabowo Tak Respons Presiden Asing

19 Juni 2026 - 09:17
GPT-6 oleh OpenAI: Revolusi Penalaran Manusia dan Dampaknya di Makassar

GPT-6 oleh OpenAI: Revolusi Penalaran Manusia dan Dampaknya di Makassar

19 Juni 2026 - 09:10
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In