Transjabodetabek SH2 Blok M-Bandara Soekarno Hatta: Solusi Transportasi Baru Menuju Bandara
Sebuah inovasi dalam sistem transportasi publik telah resmi diperkenalkan di Jakarta. Rute baru Transjabodetabek SH2, yang menghubungkan Terminal Blok M dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta, telah memulai operasinya pada Kamis, 12 Maret 2026. Peresmian rute ini dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta bersama dengan Wali Kota Tangerang, menandai upaya bersama untuk menyediakan alternatif transportasi yang lebih baik dan efisien bagi masyarakat yang hendak menuju bandara tersibuk di Indonesia.
Rute ini tidak hanya menawarkan kemudahan akses, tetapi juga dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan dan keterjangkauan bagi para penumpang. Dengan jarak tempuh sekitar 65,1 kilometer, bus ini akan melayani penumpang melalui 23 titik pemberhentian yang strategis. Keberadaan rute ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas dan memberikan pilihan transportasi yang lebih terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya.
Rincian Titik Pemberhentian Transjabodetabek SH2 Rute Blok M-Bandara Soetta
Bus Transjabodetabek SH2 dirancang untuk menjangkau berbagai area di Jakarta dan sekitarnya sebelum akhirnya tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Dengan total 23 halte, rute ini terbagi menjadi 13 halte yang berlokasi di wilayah Jakarta dan 10 halte di luar Jakarta. Penempatan halte-halte ini dipilih secara cermat untuk memaksimalkan jangkauan dan kemudahan akses bagi penumpang dari berbagai penjuru kota.
Berikut adalah daftar lengkap titik pemberhentian yang dilalui oleh Transjabodetabek SH2:
- Bus stop Blok M Jalur 6
- Bus stop Bundaran Senayan 2
- Bus stop FX Sudirman
- Bus stop Gelora Bung Karno 2
- Bus stop DPR MPR 1
- Bus stop DPR MPR 2
- Bus stop Sbr. Sowan Wisata Belanja
- Bus stop Jl. Cengkareng Golf Club 1
- Bus stop Foodhall 1
- Bus stop Jl. Cengkareng Golf Club 3
- Bus stop Terminal Kargo 1
- Bus stop Terminal Kargo 2
- Bus stop Perkantoran Soekarno-Hatta
- Bus stop Stasiun KA Bandara
- Bus stop Imigrasi SHIA
- Bus stop Bundaran Kargo
- Bus stop Sekolah Ibu Pertiwi
- Bus stop Swadaya Slipi
- Bus stop Perpustakaan Riset BPK
- Bus stop Sbr. DPR MPR 1
- Bus stop Gelora Bung Karno 1
- Bus stop Summitmas
- Bus stop Bundaran Senayan 1
Penting untuk dicatat bahwa bus ini tidak secara langsung berhenti di dalam terminal bandara. Titik pemberhentian terakhir terletak tepat di depan Stasiun Kalayang (Skytrain). Dari lokasi ini, penumpang dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan mereka menuju Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno Hatta menggunakan layanan Skytrain bandara tanpa dikenakan biaya tambahan. Integrasi ini memastikan kelancaran perpindahan penumpang dari bus ke moda transportasi udara.
Tarif Terjangkau Selama Periode Uji Coba
Salah satu daya tarik utama dari rute Transjabodetabek SH2 adalah tarifnya yang sangat terjangkau, terutama selama periode awal pengoperasiannya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan tarif khusus selama tiga bulan pertama untuk rute Blok M-Bandara Soetta. Selama masa uji coba ini, penumpang hanya dikenakan biaya sebesar Rp 3.500 untuk sekali perjalanan.
Pemberlakuan tarif promosi ini dimulai sejak 12 Maret 2026 dan bertujuan untuk mendorong masyarakat agar beralih menggunakan transportasi publik yang nyaman dan efisien. Kebijakan ini juga sangat relevan menjelang periode arus mudik Lebaran 2026, di mana mobilitas masyarakat diprediksi akan meningkat.
Namun, perlu diingat bahwa tarif khusus ini bersifat sementara. Setelah masa uji coba berakhir, tarif normal akan diberlakukan. Diperkirakan tarif normal untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta akan berada di kisaran Rp 10.000 hingga Rp 15.000. Meskipun demikian, tarif ini tetap dianggap kompetitif jika dibandingkan dengan biaya transportasi lain menuju bandara.
Fasilitas dan Kapasitas Penumpang
Bus Transjabodetabek SH2 dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman. Setiap bus mampu menampung sekitar 1.900 hingga 2.000 penumpang per hari. Estimasi waktu perjalanan satu arah adalah sekitar 65 hingga 70 menit, yang tentu saja sangat bergantung pada kondisi lalu lintas di Jakarta.
Armada yang digunakan untuk rute ini adalah bus Metrotrans baru yang dilengkapi dengan desain lantai rendah atau low entry. Desain ini sangat memudahkan penumpang, terutama mereka yang membawa barang bawaan atau memiliki keterbatasan mobilitas, untuk naik dan turun dari bus. Total terdapat 14 unit bus yang siap melayani rute ini.
Jadwal operasional bus dimulai dari pukul 05.00 pagi hingga 22.00 malam. Waktu tunggu antar bus atau headway diperkirakan antara 10 hingga 20 menit di setiap halte, memastikan penumpang tidak perlu menunggu terlalu lama.
Selain desain low entry, kenyamanan penumpang juga ditingkatkan dengan fasilitas-fasilitas berikut:
- Ruang Penyimpanan Koper: Disediakan ruang khusus untuk menyimpan koper penumpang, sehingga perjalanan menjadi lebih lega dan nyaman.
- Konektivitas dengan Skytrain: Titik pemberhentian akhir yang terintegrasi langsung dengan Stasiun Kalayang (Skytrain) Bandara Soetta, memudahkan perpindahan ke terminal bandara.
- Integrasi dengan Halte Transjakarta: Bus ini terintegrasi dengan sistem halte Transjakarta di Jakarta, memungkinkan penumpang untuk melanjutkan perjalanan mereka dengan sistem transportasi busway.


Rute Transjabodetabek SH2 Blok M-Bandara Soekarno Hatta ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang strategis dan ramah di kantong bagi masyarakat yang sering bepergian melalui Bandara Soekarno Hatta.
Tanya Jawab Seputar Transjabodetabek
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam, berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai layanan Transjabodetabek:
Apa itu Transjabodetabek?
Transjabodetabek adalah sebuah layanan bus pengumpan yang dirancang untuk mengangkut penumpang dari daerah-daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi menuju koridor-koridor utama busway Transjakarta.
Berapa biaya Transjabodetabek SH2?
Saat ini, tarif untuk sebagian besar rute Transjabodetabek, termasuk rute SH2 Blok M-Bandara Soekarno Hatta, adalah Rp 3.500. Tarif promosi ini berlaku selama tiga bulan pertama operasional, yaitu hingga sekitar Juni 2026.
Berapa ongkos Transjabodetabek?
Tarif Transjabodetabek saat ini sebagian besar adalah Rp 3.500, berlaku untuk rute-rute seperti Bogor-Jakarta dan Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (SH2) dalam masa promosi awal 3 bulan (hingga sekitar Juni 2026). Ada juga tarif khusus Rp 2.000 untuk rute SH2 sebelum pukul 07:00 pagi.




















