No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tragedi Maut di Pinang Merah Jambi: Ayah Tewas Dibunuh Tetangga

Hendra by Hendra
30 April 2026 - 15:02
in Breaking News
0

Kekerasan Berujung Pembunuhan di Jambi

Kasus pembunuhan yang terjadi di Kota Jambi menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Indra Kusuma (39) tewas dengan 17 luka tusuk akibat pengeroyokan oleh tetangga. Insiden ini dipicu oleh masalah sepele antar-anak yang berujung pada kesalahpahaman ucapan kata “anjing”. Muhammad Perdi (21), putra korban, juga mengalami luka-luka saat berusaha menolong ayahnya dari serangan sajam.

Salah satu pelaku berusia 17 tahun telah diamankan oleh polisi, sementara dua paman pelaku masih dalam pencarian. Pakar hukum menyampaikan bahwa kejadian ini mencerminkan lemahnya kontrol orang tua dan pengaruh negatif dari tontonan kekerasan pada anak-anak.

Suasana Tenang Berubah Mencekam

Suasana tenang di RT 10, Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, berubah menjadi mencekam pada Minggu (27/4/2026) menjelang waktu Magrib. Perselisihan sepele antar-anak berujung pada aksi pengeroyokan brutal yang menewaskan Indra Kusuma (39). Tidak hanya sang ayah, putranya, Muhammad Perdi (21), juga menjadi korban luka saat mencoba memberikan pembelaan.

Perdi menceritakan detik-detik mengerikan tersebut saat ditemui di rumah duka. Kejadian bermula ketika adiknya yang masih kelas 6 SD pulang sambil menangis akibat salah paham dengan anak pelaku. Meski pihak keluarga korban sempat mencoba mendatangi rumah pelaku untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, situasi justru memanas saat pelaku datang bersama rombongannya.

“Mereka datang bertiga satu motor, langsung bilang ‘ini orangnya’, lalu menyerang bapak kami,” kenang Perdi dengan raut wajah trauma. Ketiga pelaku diduga telah menyiapkan senjata tajam berupa pisau dan golok. Serangan itu berlangsung sangat brutal di dalam rumah korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban Indra Kusuma mengalami sekitar 17 luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Baca Juga  BERITA TERKINI: Kecelakaan Maut di Jalan Soekarno Hatta, Pelajar SMP Tewas Di Tempat

“Bapak langsung tersungkur bersimbah darah. Bahkan setelah tidak bergerak lagi, mereka masih menyerang secara membabi buta,” ungkap Perdi yang juga mengalami luka-luka di tangan dan punggung akibat sabetan senjata tajam saat berusaha melindungi ayahnya.

Hanya Karena Kata ‘Anjing’

Fakta mengejutkan terungkap mengenai motif di balik pembunuhan sadis di Alam Barajo. Okta (18), anak korban lainnya, membeberkan seluruh kengerian ini dipicu oleh kesalahpahaman yang sangat sepele. Saat itu, adik korban sedang bermain dan spontan menyebut kata “anjing” karena digonggong oleh hewan tersebut.

“Diduga mamanya pelaku mengira adik kami menyebut anaknya anjing, jadi langsung marah. Adik kami sampai sembunyi di semak-semak karena ketakutan,” ujar Okta. Upaya ibu korban untuk meluruskan masalah justru disambut dengan teriakan dan ancaman oleh pihak pelaku yang bertetangga dekat.

Lokasi Kejadian yang Terisolasi

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa rumah korban dan pelaku hanya berjarak sekitar 70 meter. Lingkungan tersebut relatif sepi, hanya terdapat sekitar lima rumah warga yang dikelilingi kebun ubi dan semak belukar. Kondisi lingkungan yang lengang disinyalir membuat aksi brutal para pelaku tidak segera diketahui warga sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, rumah korban telah dipasangi garis polisi dengan bekas bercak darah yang masih terlihat jelas di lantai. Pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan salah satu pelaku yang masih berusia 17 tahun (pelajar SMA). Diketahui, remaja tersebut diduga mengajak dua orang pamannya untuk melakukan penyerangan berencana tersebut. Saat ini, dua pelaku dewasa lainnya masih dalam pengejaran intensif oleh Tim Opsnal Kepolisian.

Analisis Pakar Hukum

Menanggapi insiden berdarah di Pinang Merah, Pakar Hukum Pidana Jambi, Prof. Sahuri, menilai ada pergeseran perilaku sosial yang mengkhawatirkan. Menurut dosen Universitas Jambi (UNJA) ini, insiden tersebut dipicu oleh kombinasi faktor internal seperti lemahnya iman dan kepribadian buruk, serta faktor eksternal berupa tekanan sosial-ekonomi.

Baca Juga  Plateau Reaffirms Motorcycle Ban Following Gunmen Attack

“Kalau saya lihat faktor sosial-ekonomi. Ini masalah ekonomi, mungkin sebelum itu ada keributan,” kata Prof. Sahuri. Ia juga menyoroti pengaruh globalisasi dan media sosial di mana tontonan kekerasan dapat memengaruhi mentalitas anak-anak untuk mencoba tindakan agresif.

Jeratan Hukum bagi Pelaku Anak

Mengingat salah satu pelaku masih berusia 17 tahun, Prof. Sahuri menjelaskan bahwa proses hukum tetap berjalan menggunakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Meskipun masih dikategorikan anak, pelaku tetap bisa dijatuhi pidana.

“Kalau pembunuhan biasa berarti 7,5 tahun (separuh dari dewasa). Nah, kalau direncanakan berarti bisa 20 tahun, jadi diambil separuh dari ancaman maksimal orang dewasa,” tuturnya. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan umum (general prevention) guna menanggulangi gejala sosial yang berkembang menjadi “penyakit masyarakat” seperti ini.

Tags: dibunuhjambi,pinangtetanggatragedi
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Bareskrim sita aset Rp 15,3 miliar milik istri dan anak Ko Erwin
Breaking News

Bareskrim sita aset Rp 15,3 miliar milik istri dan anak Ko Erwin

30 April 2026 - 23:19
Kronologi 3 WNI Ditangkap di Makkah Terkait Penawaran Haji Ilegal
Breaking News

Kronologi 3 WNI Ditangkap di Makkah Terkait Penawaran Haji Ilegal

30 April 2026 - 22:29
19 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan Akibat Tabrakan di Bekasi Timur
Breaking News

19 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan Akibat Tabrakan di Bekasi Timur

30 April 2026 - 19:42
Korban KA Argo Bromo Anggrek vs KRL, 14 Tewas dan 84 Luka di 9 Rumah Sakit
Breaking News

Korban KA Argo Bromo Anggrek vs KRL, 14 Tewas dan 84 Luka di 9 Rumah Sakit

30 April 2026 - 19:15
Kondisi RSUD Bekasi Mulai Stabil Pasca Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL
Breaking News

Kondisi RSUD Bekasi Mulai Stabil Pasca Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL

30 April 2026 - 19:02
Pihak Taksi Green SM Angkat Bicara Usai Armadanya Diduga Picu Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL
Breaking News

Pihak Taksi Green SM Angkat Bicara Usai Armadanya Diduga Picu Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL

30 April 2026 - 17:58
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Harta 50 Orang Kaya RI Setara 55 Juta Rakyat, Ketimpangan Memburuk

Harta 50 Orang Kaya RI Setara 55 Juta Rakyat, Ketimpangan Memburuk

1 Mei 2026 - 19:07
Kekerasan di Daycare, Sultan Yogya: Pendampingan Korban Kunci

Kekerasan di Daycare, Sultan Yogya: Pendampingan Korban Kunci

1 Mei 2026 - 18:58
Maruarar Sirait: Warga Sorong Menunggu Perhatian Pemerintah Selama 30 Tahun

Maruarar Sirait: Warga Sorong Menunggu Perhatian Pemerintah Selama 30 Tahun

1 Mei 2026 - 18:54
Manchester United Tundukkan Brentford 2-1, Butuh Dua Poin Lagi untuk Tiket Liga Champions

Manchester United Tundukkan Brentford 2-1, Butuh Dua Poin Lagi untuk Tiket Liga Champions

1 Mei 2026 - 18:50
Tim SAR Berjuang Selamatkan Penumpang KA Argo Bromo dan KRL, Korban Tewas Jadi 5 Orang

Tim SAR Berjuang Selamatkan Penumpang KA Argo Bromo dan KRL, Korban Tewas Jadi 5 Orang

1 Mei 2026 - 18:46

Pilihan Redaksi

Harta 50 Orang Kaya RI Setara 55 Juta Rakyat, Ketimpangan Memburuk

Harta 50 Orang Kaya RI Setara 55 Juta Rakyat, Ketimpangan Memburuk

1 Mei 2026 - 19:07
Kekerasan di Daycare, Sultan Yogya: Pendampingan Korban Kunci

Kekerasan di Daycare, Sultan Yogya: Pendampingan Korban Kunci

1 Mei 2026 - 18:58
Maruarar Sirait: Warga Sorong Menunggu Perhatian Pemerintah Selama 30 Tahun

Maruarar Sirait: Warga Sorong Menunggu Perhatian Pemerintah Selama 30 Tahun

1 Mei 2026 - 18:54
Manchester United Tundukkan Brentford 2-1, Butuh Dua Poin Lagi untuk Tiket Liga Champions

Manchester United Tundukkan Brentford 2-1, Butuh Dua Poin Lagi untuk Tiket Liga Champions

1 Mei 2026 - 18:50
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.