Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Batam tumpah ruah memadati Masjid Agung Batam Centre pada Sabtu malam, 28 Februari 2026. Mereka hadir untuk mengikuti acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Acara yang penuh makna ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, beserta Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Momentum Berbagi dan Mempererat Silaturahmi
Lebih dari sekadar agenda buka puasa, kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Batam. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam tidak hanya berbuka puasa bersama, tetapi juga turut menyerahkan santunan kepada 1.200 anak yatim.
Setiap anak yatim yang hadir menerima bantuan sebesar Rp150.000. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan upaya Pemko Batam untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Kehadiran para tokoh penting lainnya turut memeriahkan acara, termasuk Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar; Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); jajaran Pemerintah Kota Batam; serta perwakilan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Pesan Wali Kota: Silaturahmi Sebagai Energi Pembangunan
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan bahwa acara buka puasa bersama ini bukanlah sekadar kegiatan seremonial belaka. Beliau menegaskan bahwa momen kebersamaan ini memiliki nilai strategis yang sangat penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui kebersamaan ini, kita ingin memperkuat silaturahmi dan komunikasi yang harmonis antara pemerintah, DPRD, instansi vertikal, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Wali Kota Amsakar Achmad. Beliau menambahkan bahwa silaturahmi memegang peranan kunci dalam mendukung kemajuan dan pembangunan daerah.
Hubungan yang erat dan komunikasi yang baik, menurut Wali Kota, menjadi pondasi utama terciptanya kolaborasi yang solid dan efektif. “Silaturahmi harus menjadi budaya kita di Batam. Ini menjadi energi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan. Jika hubungan terjaga dengan baik, maka kolaborasi untuk memajukan Batam akan semakin kuat,” tegasnya.
Ajakan untuk Meningkatkan Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan
Lebih lanjut, Wali Kota Batam turut mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial. Beliau mendorong agar kegiatan berbagi kepada sesama, terutama kepada fakir miskin dan anak yatim, dapat terus digalakkan. Selain itu, momen bulan puasa juga diharapkan dapat mempererat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman yang ada di Kota Batam.
Acara buka puasa bersama ini menjadi bukti nyata komitmen Pemko Batam dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakatnya, sekaligus menunjukkan perhatian yang besar terhadap kesejahteraan anak yatim piatu, khususnya di bulan Ramadan yang penuh kemuliaan. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam acara ini diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang, menjadi kekuatan pendorong kemajuan Kota Batam di masa depan.
Kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan santunan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral dan rasa kebersamaan bagi anak-anak yatim. Kehadiran para pemimpin daerah dan masyarakat luas menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dan selalu ada yang peduli terhadap mereka.
Masjid Agung Batam Centre yang megah menjadi saksi bisu ribuan hati yang bersatu dalam kehangatan Ramadan. Suasana khidmat terasa saat adzan maghrib berkumandang, menandai waktu berbuka puasa. Senyum kebahagiaan terpancar dari wajah anak-anak yatim saat menerima santunan, sebuah harapan kecil yang diberikan oleh pemerintah kota.
Lebih dari sekadar santunan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat Batam. Berbagai lapisan masyarakat, dari pejabat hingga warga biasa, berkumpul dalam satu tujuan: merayakan kebersamaan dan berbagi kebaikan. Pertukaran sapa, canda tawa, dan doa bersama menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental.
Pemko Batam terus berupaya untuk tidak hanya memberikan pelayanan publik yang prima, tetapi juga membangun hubungan emosional yang kuat dengan warganya. Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran sosial masyarakat akan semakin meningkat, dan semangat gotong royong akan semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari.
Bulan Ramadan memang selalu menjadi momentum yang istimewa untuk merenungkan kembali makna berbagi dan kepedulian. Dengan adanya kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini, Pemko Batam telah memberikan contoh teladan yang baik bagi seluruh warganya untuk senantiasa berbuat kebaikan dan mempererat persaudaraan. Inisiatif ini patut diapresiasi dan terus dilanjutkan, demi terwujudnya Batam yang lebih harmonis, peduli, dan sejahtera.



















